Categories: IndeksNews

10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema Cost Sharing Bappenas di Universitas Negeri

Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menandatangi kesepakatan bersama program beasiswa cost sharing di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Selasa (28/7/2026). Foto : Ist.

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen meningkatkan sinergisitas dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Sinergisitas itu salah satunya diwujudkan dalam peningkatan kapasitas aparatur sipil negara (ASN) bidang perencanaan pembangunan melalui program karyasiswa beasiswa cost sharing.

Asisten Administrasi Setda Provinsi Jawa Tengah, Dhoni Widianto mengatakan, program beasiswa cost sharing tersebut baru tahun ini dilakukan oleh Kementerian PPN/Bappenas. Total ada 10 pegawai negeri sipil (PNS) bidang perencanaan pembangunan dari Pemprov Jateng yang lolos seleksi.

Mereka yang lolos akan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi S2 dan S3 berbagai disiplin ilmu strategis di empat universitas di Indonesia. Di antaranya di Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Universitas Padjadjaran, dan Universitas Airlangga.

“Adanya program cost sharing ini sangat bermanfaat dan tentu bisa mendukung peningkatan mutu ASN di Jawa Tengah. Dengan keterbatasan fiskal yang ada, ini sangat membantu. Jadi ada pembiayaan SPP dari Bappenas dan untuk living cost-nya dari APBD masing-masing daerah,” kata Dhoni saat mewakili Gubernur Ahmad Luthfi menandatangi kesepakatan bersama program beasiswa cost sharing di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Selasa (28/7/2026).

Dhoni menambahkan, selama ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berupaya berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi ASN. Sistem meritokrasi di Jawa Tengah saat ini sudah berjalan cukup tinggi. Guna meningkatkan sistem meritokrasi yang sudah berjalan, maka dibutuhkan peningkatan mutu dan kualitas ASN.

“Gubernur Ahmad Luthfi punya komitmen untuk meningkatkan sistem merit tersebut. Kami akan tempatkan kembali sesuai dengan komitmen keilmuan sebagai penerima beasiswa. Semoga ini bisa mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan visi misi Jawa Tengah,” jelasnya.

Salah seorang penerima beasiswa asal Jawa Tengah, Bhakti Damar Jati menyampaikan, program beasiswa tersebut bukan sekadar bantuan pendidikan. Namun bentuk dukungan pemerintah dalam mendorong peningkatan kapasitas ASN di Indonesia.

“Semoga setelah pendidikan dapat mengabdi dan mengamalkan ilmu dalam pelayanan publik dan merencanakan pembangunan,” ujar PNS Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jawa Tengah ini.

Sebagai informasi, Tahun 2026 ini Kementerian PPN/Bappenas melakukan seleksi dan menetapkan karyasiswa sebagai penerima beasiswa. Tercatat ada 49 ASN penerima beasiswa internal, 56 beasiswa S2 afirmasi, 35 beasiswa cost sharing, serta beberapa beasiswa di Australia dan Singapura.

Menteri PPN/Bappenas, Rachmat Pambudy menambahkan, pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu faktor penentu kemajuan suatu daerah dan negara. Pengembangan SDM tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.

“Sumber daya alam (SDA) boleh melimpah, tapi selama modal manusia atau SDM tidak cukup kapasitas dan kemampuannya, maka sumber daya alam akan sia-sia,” katanya.

Ia menjelaskan, pembangunan harus dimulai dari pendidikan. Sudah banyak negara yang membuktikan hal itu. Selain itu, perencanaan pembangunan yang baik juga memerlukan SDM yang berkualitas dan kompeten. Beberapa daerah di Indonesia sudah mulai melakukan perencanaan pembangunan yang baik, salah satunya adalah Jawa Tengah, di sana juga banyak perguruan tinggi yang bagus.

“Tampaknya merencanakan itu mudah, tapi membuat rencana yang baik tidak mudah. Bappenas salah satu tempat terbaik merencanakan pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang. Kami ingin menularkan ilmu itu kepada daerah-daerah yang membutuhkan,” jelasnya.

Indospektrum

Recent Posts

UMS Gelar Pelatihan Ecoprint dan Branding untuk Dorong Ekonomi Kreatif Desa Wisata Jarum Klaten

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif…

7 jam ago

MPAI UMS Gelar Workshop Systematic Literature Review untuk Tingkatkan Kualitas Riset Mahasiswa

SOLO - Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan…

7 jam ago

Tolak Pelabelan ‘Londo Ireng’, Wartawan di Soloraya Gelar Aksi di Monumen Pers

SOLO - Puluhan wartawan dan lembaga pers mahasiswa (LPM) di Soloraya menggelar unjuk rasa di…

7 jam ago

Perkuat Sinergi Pendidikan Kesehatan, UNS dan Unimus Jalin Kerja Sama Pengembangan PPDS

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memperkuat sinergi antarperguruan…

24 jam ago

Pemprov Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter Air Bersih ke Daerah Terdampak Kekeringan

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama sejumlah stakeholder terus mendistribusikan air bersih ke sejumlah…

1 hari ago

Hilirisasi Dorong Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Pengamat UMS: Indonesia Masih Dilirik Investor

  SOLO – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang menembus Rp1.010,6 triliun menjadi…

1 hari ago

This website uses cookies.