Jumat, 23 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Keberhasilan Ahmad Luthfi Atasi Kemiskinan di Jawa Tengah Dipuji Muhaimin Iskandar

Indospektrum by Indospektrum
4 September 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar dan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi saat Rapat Koordinasi Daerah Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Graha Wisata Niaga, Kota Surakarta, Jumat (4/9/2026). Foto : Ist.

SURAKARTA – Upaya penanganan kemiskinan secara terpadu yang dilakukan oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menuai berbagai apresiasi dari berbagai pihak. Salah satunya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar. Ia menilai, upaya pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem yang dilakukan Gubernur Jateng sangat progresif.

“Langkah-langkah para bupati, wali kota, dan juga Pak Gubernur tadi sangat progresif, agresif, inovatif, bahkan kreatif dalam menangani semua masalah kemiskinan, khususnya kemiskinan ekstrem,” kata Muhaimin dalam Rapat Koordinasi Daerah Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Graha Wisata Niaga, Kota Surakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurut Muhaimin, kepemimpinan kepala daerah menjadi penentu keberhasilan kebijakan tersebut. Gubernur memegang peran strategis sebagai koordinator tingkat provinsi untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional, memastikan pemutakhiran data, serta mengoordinasikan para bupati dan wali kota.

Pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem dapat ditekan hingga nol persen pada 2026 dan angka kemiskinan turun menjadi lima persen pada 2029. Muhaimin memastikan berbagai inovasi daerah akan didorong melalui program pemerintah pusat dan koordinasi lintas sektor.

“Semua program para bupati dan wali kota tadi akan saya dorong dan bantu melalui koordinasi lintas sektor, sesuai dengan prioritas masing-masing bupati dan wali kota,” ujarnya.

Senada, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menyebut, penurunan kemiskinan Jawa Tengah berlangsung secara konsisten. Tingkat kemiskinan yang masih berada di angka 11,8 persen pada Tahun 2021 berhasil ditekan menjadi 9,21 persen dalam kurun lima tahun. “Kalau kita lihat kemiskinan di Jawa Tengah, dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan,” kata Amalia.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi menjelaskan, penurunan kemiskinan di Jawa Tengah tidak tercapai secara instan. Pemprov menerapkan pendekatan collaborative government (pemerintahan kolaboratif) dengan melibatkan pemerintah pusat, kabupaten dan kota, BUMN, BLUD, dunia usaha, perguruan tinggi, serta masyarakat.

Pendekatan tersebut turut mendorong penurunan tingkat kemiskinan Jawa Tengah menjadi 9,21 persen pada Bulan Maret 2026. Angka itu turun 0,18 poin dibandingkan September 2025. Penurunan itu menjadikan sekitar 59,39 ribu penduduk keluar dari angka kemiskinan.

Untuk mempercepat penurunan tersebut, Luthfi mengarahkan intervensi secara menyeluruh terhadap setiap keluarga miskin. Perbaikan rumah diikuti dengan pemeriksaan kondisi kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan kebutuhan perlindungan sosial seluruh anggota keluarga.

“Jadi, masyarakat miskin ekstrem tidak hanya dibantu rumahnya saja. Sandang, pangan, papan, pendidikan, kesehatan, dan pekerjaannya kita tangani bersama-sama,” kata Luthfi.

Buktinya, melalui kolaborasi berbagai sumber pembiayaan, sekitar 270 ribu rumah tidak layak huni telah ditangani sepanjang 2025. Dari sekitar 1,2 juta keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan, sebanyak 46.542 keluarga juga telah mengikuti graduasi atau keluar dari jerat kemiskinan.

Penguatan kemandirian masyarakat turut ditopang penciptaan lapangan kerja. Realisasi investasi Jawa Tengah pada 2025 mencapai sekitar Rp110 triliun dan menyerap 257 ribu tenaga kerja. Pada 2026, Pemprov Jawa Tengah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,65 triliun untuk penanganan kemiskinan.

Pemprov Jateng selanjutnya memperkuat intervensi berdasarkan karakteristik wilayah, terutama di perdesaan. Daerah pesisir, kawasan pertanian dan lahan kering, serta wilayah perbukitan mendapatkan penanganan berbeda agar program semakin tepat sasaran.

“Kebijakan kita (harus) bergeser, tidak hanya bantuan sosial, tapi harus kepada pemberdayaan yang berkelanjutan. Di antaranya adalah bagaimana masyarakat kita mempunyai daya saing terkait dengan potensi wilayah masing-masing,” kata Luthfi.

Tags: Ahmad LuthfiKemiskinan Jawa TengahMuhaimin Iskandar
Previous Post

Aksi Unik Xanana Gusmao di Rumah Jokowi, Nyanyi Lagu Bengawan Solo dan Jadi Dirijen Keroncong

Next Post

PPK Ormawa HMP PTI UMS Bangun Greenhouse Smart Farming Berbasis IoT untuk Petani Kopi Desa Seboto

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

RS UMS A.R. Fachrudin menjalani kredensialing BPJS Kesehatan. Foto: Ist.
Indeks

RS UMS A.R. Fachrudin Jalani Kredensialing BPJS Kesehatan untuk Perluas Akses Layanan Masyarakat

by Indospektrum
23 Oktober 2026
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana  (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan saat menghadiri kegiatan co-working Space Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Minta Seluruh Jalur Pendakian Gunung Ditutup Sementara untuk Antisipasi Karhutla

by Indospektrum
23 Oktober 2026
Ajang Football Santri 2026 bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Foto : Ist.
Indeks

Santri Diberi Kesempatan Kembangkan Potensi Sepak Bola Lewat Football Santri 2026

by Indospektrum
23 Oktober 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi hadiri peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pancasila, Kota Tegal, Kamis (22/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, Ada Beasiswa hingga Jaminan Pesantren Aman

by Indospektrum
23 Oktober 2026
Penerima beasiswa santri Jawa Tengah yang kini menempuh pendidikan ke luar negeri. Foto : Ist.
Indeks

Para Santri Kini Bisa Rasakan Kuliah Sampai Luar Negeri

by Indospektrum
22 Oktober 2026
Next Post
Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 membangun greenhouse berbais IoT. Foto : Ist.

PPK Ormawa HMP PTI UMS Bangun Greenhouse Smart Farming Berbasis IoT untuk Petani Kopi Desa Seboto

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

RS UMS A.R. Fachrudin menjalani kredensialing BPJS Kesehatan. Foto: Ist.
Indeks

RS UMS A.R. Fachrudin Jalani Kredensialing BPJS Kesehatan untuk Perluas Akses Layanan Masyarakat

23 Oktober 2026
Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana  (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan saat menghadiri kegiatan co-working Space Rumah Rakyat, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Pemprov Jateng Minta Seluruh Jalur Pendakian Gunung Ditutup Sementara untuk Antisipasi Karhutla

23 Oktober 2026
Ajang Football Santri 2026 bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026. Foto : Ist.
Indeks

Santri Diberi Kesempatan Kembangkan Potensi Sepak Bola Lewat Football Santri 2026

23 Oktober 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi hadiri peringatan Hari Santri Nasional 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Jalan Pancasila, Kota Tegal, Kamis (22/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, Ada Beasiswa hingga Jaminan Pesantren Aman

23 Oktober 2026
Penerima beasiswa santri Jawa Tengah yang kini menempuh pendidikan ke luar negeri. Foto : Ist.
Indeks

Para Santri Kini Bisa Rasakan Kuliah Sampai Luar Negeri

22 Oktober 2026
Wagub Jateng Taj Yasin seusai menghadiri kegiatan pembekalan dan pentasharufan (penyaluran) bantuan jambanisasi dan RTLH oleh Baznas Provinsi Jawa Tengah, di Kota Tegal, Kamis (22/10/2026). Foto : Ist.
Ekonomi

Santri Masa Kini Diharapkan Ikut Berjuang Sejahterakan Masyarakat

22 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum