Sabtu, 2 Mei 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Strategi Jateng Kejar Swasembada: Beri Insentif PBB Rp0 hingga Tekan Alih Fungsi Lahan

Indospektrum by Indospektrum
24 Januari 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan langkah tegas untuk menjaga lahan pertanian demi mengejar target swasembada pangan nasional 2026.

Selain menggenjot produksi padi dan jagung, Pemprov tak segan menerapkan sanksi administratif hingga pidana bagi pelaku alih fungsi sawah produktif, sekaligus memberi insentif berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi petani yang mempertahankan lahannya.

Dengan target produksi padi mencapai 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2026, Jawa Tengah memperkuat perannya sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Namun, pemerintah mengakui tantangan besar datang dari terus menyusutnya luas sawah, yang dalam enam tahun terakhir telah berkurang puluhan ribu hektare akibat alih fungsi lahan.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah, Defransisco Dasilva Tavares, menyatakan Jateng saat ini menjadi salah satu penopang utama pangan nasional. Pada 2025, produksi padi Jawa Tengah menempati peringkat ketiga nasional.

“Potensi kita besar, tetapi tantangannya juga besar. Karena itu, 2026 kita siapkan langkah yang lebih agresif,” kata Defransisco di Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu, 24 Januari 2026.

Pemprov Jawa Tengah menargetkan produksi padi sebesar 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG) pada 2026, meningkat dari realisasi 2025 yang mencapai 9,4 juta ton. Produksi jagung juga ditargetkan naik menjadi 3,7 juta ton pipilan kering.

Upaya peningkatan produksi dilakukan melalui pemulihan produktivitas di sedikitnya 12 kabupaten, antara lain Cilacap, Kebumen, Brebes, Demak, Grobogan, dan Pati. Daerah dengan produktivitas di bawah rata-rata provinsi, yakni 5,6 ton per hektare, menjadi prioritas pendampingan. Selain itu, indeks pertanaman didorong minimal dua kali tanam per tahun.

Pemprov juga memperkuat sinkronisasi data produksi dengan Badan Pusat Statistik (BPS), mengoptimalkan jaringan irigasi bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), serta meningkatkan perlindungan tanaman dari dampak perubahan iklim dan serangan organisme pengganggu tanaman.

Namun demikian, Defransisco mengakui tantangan terbesar datang dari alih fungsi lahan pertanian. Berdasarkan data pemerintah provinsi, Jawa Tengah kehilangan sekitar 62 ribu hektare sawah sepanjang 2019-2024, dan bertambah 17 ribu hektare pada 2025.

“Ini yang paling mengkhawatirkan. Bagaimana mau meningkatkan produksi kalau lahannya terus berkurang,” tegasnya.

Untuk menekan laju alih fungsi lahan, Pemprov Jawa Tengah menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif. Insentif diberikan kepada petani yang mempertahankan sawah, antara lain berupa pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten/kota.

Sebaliknya, alih fungsi lahan yang tidak sesuai ketentuan akan dikenai sanksi administratif hingga pidana, sesuai peraturan perundang-undangan. Pengalihfungsian sawah beririgasi teknis juga diwajibkan menyediakan lahan pengganti tiga kali lipat dari luas yang dialihfungsikan.

“Kalau tidak beralih fungsi harus ada insentif sebagai bentuk penghargaan. Namun jika beralih fungsi tanpa izin tim tata ruang, maka ada disinsentif dan sanksi,” ujarnya.

Sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah bahkan telah menerapkan kebijakan PBB Rp0 bagi lahan sawah yang tidak dialihfungsikan.

“Aturannya jelas dan saat ini sudah ada ketentuan pidananya,” imbuh Defransisco.

Kebijakan tersebut diperkuat dengan komitmen tertulis Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama seluruh bupati dan wali kota untuk menjaga lahan pertanian pangan berkelanjutan.

“Pak Gubernur sudah menegaskan, jangan sampai ada yang bermain-main dengan alih fungsi lahan. Target swasembada pangan kita tinggi,” katanya.

Selain menjaga lahan, Pemprov Jawa Tengah juga mendorong keterlibatan petani milenial dan generasi Z dalam sektor pertanian. Dukungan diberikan melalui penyediaan benih unggul, sarana dan prasarana pertanian, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga skema proteksi usaha tani.

“Kami berharap petani semakin bersemangat. Pertanian itu menjanjikan, dan menjadi kunci ketahanan pangan nasional,” ungkap Defransisco.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa Tengahswasembada pangan
Previous Post

Rayakan HUT ke-79 Megawati, Kader PDIP Sragen Tebar 7.900 Benih Ikan di Waduk Kembangan

Next Post

Gelar Gathering di Malang, FKIP UMS Akselerasi Publikasi Scopus dan Penguatan Riset Nasional

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan atraksi tandem paralayang di kawasan Curug Sewu, Kabupaten Kendal, Sabtu (2/5/2026). Foto : Ist.
Indeks

Taj Yasin Rasakan Pengalaman Atraksi Paralayang di Curug Sewu Kendal

by Indospektrum
2 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Jawa Tengah dipusatkan di SMK Negeri 1 Kedawung, Kabupaten Sragen. Foto : Ist.
Indeks

Gubernur Jateng jadi Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas di SMKN 1 Kedawung Sragen

by Indospektrum
2 Mei 2026
Ketua Program Studi PTI UMS, Sukirman, S.T., M.T., Ph.D (tengah) saat memaparkan tantangan akademik mahasiswa. Foto: Ist.
Indeks

Dorong Percepatan Kelulusan, PTI UMS Gelar Temu Wali dan Evaluasi Studi Mahasiswa

by Indospektrum
2 Mei 2026
Alumni UMS, Niken Probowati, SE., MBA saat memberikan motivasi kepada alumni FEB UMS. Foto: Ist.
Bisnis

Tembus Omzet Rp1,5 Miliar Per Bulan, Alumni UMS Ini Bagikan Pengalaman Bangun Bisnis dari Nol di Luar Negeri

by Indospektrum
2 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menemui para buruh dan mahasiswa yang menggelar aksi May Day, Jumat, 1 Mei 2026.
Indeks

Turun Langsung Temui Buruh dan Mahasiswa, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi dari Masalah PHK hingga Pendidikan Murah

by Indospektrum
2 Mei 2026
Next Post
Suasana gathering keluarga besar FKIP UMS. Foto: Ist.

Gelar Gathering di Malang, FKIP UMS Akselerasi Publikasi Scopus dan Penguatan Riset Nasional

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen melakukan atraksi tandem paralayang di kawasan Curug Sewu, Kabupaten Kendal, Sabtu (2/5/2026). Foto : Ist.
Indeks

Taj Yasin Rasakan Pengalaman Atraksi Paralayang di Curug Sewu Kendal

2 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menjadi inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Jawa Tengah dipusatkan di SMK Negeri 1 Kedawung, Kabupaten Sragen. Foto : Ist.
Indeks

Gubernur Jateng jadi Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas di SMKN 1 Kedawung Sragen

2 Mei 2026
Ketua Program Studi PTI UMS, Sukirman, S.T., M.T., Ph.D (tengah) saat memaparkan tantangan akademik mahasiswa. Foto: Ist.
Indeks

Dorong Percepatan Kelulusan, PTI UMS Gelar Temu Wali dan Evaluasi Studi Mahasiswa

2 Mei 2026
Alumni UMS, Niken Probowati, SE., MBA saat memberikan motivasi kepada alumni FEB UMS. Foto: Ist.
Bisnis

Tembus Omzet Rp1,5 Miliar Per Bulan, Alumni UMS Ini Bagikan Pengalaman Bangun Bisnis dari Nol di Luar Negeri

2 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menemui para buruh dan mahasiswa yang menggelar aksi May Day, Jumat, 1 Mei 2026.
Indeks

Turun Langsung Temui Buruh dan Mahasiswa, Ahmad Luthfi Serap Aspirasi dari Masalah PHK hingga Pendidikan Murah

2 Mei 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menghadiri Pengajian dan Halalbihalal Majlis Ta'lim Nurul Qolbi di Wisma Perdamaian Kota Semarang, Jumat, 1 Mei 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tekankan Pentingnya Akhlak dan Ketulusan Melayani dalam Kepemimpinan

2 Mei 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum