Sabtu, 19 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, Pemprov Jateng Luncurkan Roadmap Ketahanan Pangan 2026

Indospektrum by Indospektrum
14 Januari 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur Ahmad Luthfi memberikan arahan dalam di acara penandatangan komitmen bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah di Solo, Rabu (14/1/2026). Foto: Ist.

SOLO – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat upaya mewujudkan swasembada pangan 2026 dan penumpu pangan nasional dengan menandatangani komitmen bersama seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Tengah. Komitmen diteken langsung Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebagai bagian dari roadmap pembangunan daerah bertajuk “Meneguhkan Posisi Jawa Tengah sebagai Lumbung Pangan Nasional.”

Penandatanganan dilakukan di Solo Rabu (14/1/2026) dan turut melibatkan instansi vertikal, antara lain Kodam IV/Diponegoro, Polda Jawa Tengah, serta Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah.

Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, pencapaian swasembada pangan tidak bisa dijalankan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi antarpemerintah daerah dan lintas sektor.

“Swasembada pangan nasional kita roadmap-kan di Jawa Tengah pada 2026. Ini tidak bisa dilakukan oleh gubernur sendiri, tetapi harus terkoneksi dengan bupati dan wali kota. Mulai dari luasan lahan, komoditas unggulan, potensi wilayah, distribusi, hingga pemasaran. Termasuk dukungan instansi vertikal seperti Kodam dan Polda,” ujar Ahmad Luthfi didampingi Wakil Gubernur Taj Yasin.

Dalam roadmap ketahanan pangan 2026, Pemprov Jawa Tengah menargetkan produksi padi mencapai sekitar 10,5 juta ton gabah kering giling (GKG) atau naik 12,22 persen dibandingkan realisasi 2025. Produksi jagung ditargetkan 3,7 juta ton, meningkat 0,17 persen, sementara tebu dipatok 4,4 juta ton.

Untuk mencapai target tersebut, Pemprov Jateng menetapkan sejumlah daerah prioritas intervensi sebagai sentra produksi pangan. Intervensi benih padi melalui APBD 2026 akan dilakukan di 12 kabupaten, yakni Cilacap, Kebumen, Tegal, Brebes, Pemalang, Demak, Grobogan, Sragen, Sukoharjo, Blora, Rembang, dan Pati.

Sementara itu, produksi jagung akan difokuskan pada lahan seluas 3.200 hektare di delapan kabupaten, meliputi Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Karanganyar, Kendal, Pemalang, dan Rembang. Program ini juga melibatkan koordinasi dengan Polda Jawa Tengah dan jajaran polres.

Adapun komoditas tebu turut menjadi perhatian, menyusul berkurangnya lahan pengembangan di Kabupaten Blora akibat penghentian penanaman di kawasan KHDTK milik UGM. Kondisi tersebut diperkirakan berdampak pada penurunan produksi hingga 410.679 ton, sehingga lokasi pengembangan baru akan disesuaikan dengan arahan pemerintah pusat dan keberadaan pabrik gula.

Selain intervensi wilayah, Pemprov Jawa Tengah juga menyiapkan daerah ini sebagai pusat benih nasional. Gubernur Ahmad Luthfi menginstruksikan Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk mengoptimalkan 75 balai pertanian dan perkebunan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Di sisi lain, ia menegaskan larangan tegas terhadap alih fungsi lahan pertanian produktif dan lahan hijau menjadi kawasan permukiman. Instruksi tersebut telah disampaikan kepada seluruh kepala daerah dan dikoordinasikan dengan Kementerian ATR/BPN.

“Jangan main-main soal alih fungsi lahan. Kalau terbukti melanggar akan saya tindak,” tegasnya.

Untuk menjaga ketersediaan pangan di dalam daerah, Pemprov Jateng juga menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) terkait pengendalian distribusi hasil panen, khususnya padi, agar kebutuhan dalam daerah terpenuhi sebelum dijual ke luar Jawa Tengah.

“Intinya kebutuhan pangan Jawa Tengah harus terpenuhi dulu. Setelah itu baru bisa didistribusikan ke daerah lain,” kata Ahmad Luthfi.

Upaya swasembada pangan juga mencakup sektor peternakan dan perikanan. Pada 2026, produksi susu ditargetkan mencapai 942.497 ton, daging 76.570 ton, dan telur 917.863 ton. Sedangkan untuk sektor kelautan dan perikanan, target perikanan tangkap dipatok 354.029 ton, perikanan budidaya 600.000 ton, serta produksi garam 541.775 ton.

Pemprov Jateng juga mendorong penguatan sentra garam rakyat di sejumlah daerah pesisir, antara lain Rembang, Pati, Demak, Jepara, Brebes, Cilacap, dan Purworejo.

Dengan langkah terintegrasi tersebut, Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi penopang utama ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat posisi sebagai lumbung pangan Indonesia pada 2026.

Tags: Gubernur Jawa Tengah Ahmad LuthfiKetahanan Panganswasembada pangan
Previous Post

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Daerah Ajukan Asuransi Gagal Panen Guna Siasati Ancaman Cuaca Ekstrem

Next Post

Kapolri dan Gubernur Jateng Resmikan Jembatan Merah Putih di Klaten

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

by Indospektrum
19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

by Indospektrum
19 September 2026
Ribuan kafilah MTQ dan warga Jawa Tengah berkumpul di halaman Masjid Agung Semarang, Jumat malam, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

by Indospektrum
19 September 2026
Dosen Fakultas Agama Islam UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

by Indospektrum
19 September 2026
Ribuan penonton menyaksikan malam final MTQ Tingkat Nasional ke-31 Cabang Seni Baca Al-Qur'an Golongan Dewasa digelar di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

by Indospektrum
19 September 2026
Next Post
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan Jembatan Merah Putih yang menghubungkan Desa Cucukan dan Desa Kotesan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Rabu (14/1/2026). Foto: Ist.

Kapolri dan Gubernur Jateng Resmikan Jembatan Merah Putih di Klaten

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

19 September 2026
Tim YOGREEN UMS lolos seleksi kelompok usaha P2MW untuk mengikuti KMI Expo XVII Tahun 2026. Foto: Ist.
Uncategorized

Inovasi Yoghurt Daun Pakis, Tim YOGREEN UMS Lolos KMI Expo XVII 2026

19 September 2026
Ribuan kafilah MTQ dan warga Jawa Tengah berkumpul di halaman Masjid Agung Semarang, Jumat malam, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

19 September 2026
Dosen Fakultas Agama Islam UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

19 September 2026
Ribuan penonton menyaksikan malam final MTQ Tingkat Nasional ke-31 Cabang Seni Baca Al-Qur'an Golongan Dewasa digelar di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

19 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum