Rabu, 24 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Pemprov Jateng Berdayakan TP PKK Dukung Program Dampingi Ibu Hamil

Indospektrum by Indospektrum
19 Mei 2026
in Gaya Hidup, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Pemprov Jateng dan TP PKK meluncurkan program Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil) di Desa Nglangitan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Selasa (19/5/2026). Foto : Ist.

BLORA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) setempat, memasifkan gerakan kolaboratif untuk mendampingi ibu hamil. Yakni gerakan untuk memperkuat pencegahan stunting, serta penurunan angka kematian ibu dan bayi melalui pendampingan intensif terhadap ibu hamil.

Hal itu ditandai dengan peluncuran program Kencan Bumil (Kenali dan Cek Kesehatan Ibu Hamil) di Desa Nglangitan, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Selasa (19/5/2026). Dalam acara itu juga dilakukan peluncuran Sistem Informasi Manajemen (SIM) PKK Provinsi Jawa Tengah

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai penguat gerakan bersama, dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak. “Marilah kita jadikan momentum ini sebagai titik balik untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi secara signifikan,” ucapnya.

Launching Kencan Bumil bersamaan dengan SIM TP PKK, menurut Nawal, menjadi langkah penting. Sebab, melalui SIM TP PKK, organisasi akan lebih mudah dalam menentukan skala prioritas dalam menyelesaikan isu strategis. Salah satunya, penurunan AKI dan AKB.

Ia menjelaskan, melalui pemanfaatan sistem informasi, diharapkan layanan terhadap isu strategis, khususnya kepada ibu hamil agar menjadi lebih terukur, cepat dan adaptif.

Upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Jawa Tengah sendiri menunjukkan tren yang terus membaik. Data Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah mencatat, jumlah kasus kematian ibu pada 2023 sebanyak 438 kasus, turun menjadi 427 kasus pada 2024 dan kembali turun menjadi 337 kasus pada 2025. Hingga Triwulan I 2026, jumlah AKI tercatat sebanyak 70 kasus.

Tren serupa juga terjadi pada angka kematian bayi. Pada 2023 tercatat sebanyak 4.612 kasus, kemudian turun menjadi 4.326 kasus pada 2024 dan kembali menurun menjadi 3.650 kasus pada 2025. Sementara hingga Triwulan I 2026, jumlah AKB tercatat sebanyak 799 kasus.

Nawal mengatakan, PKK Provinsi Jawa Tengah akan fokus pada tiga langkah utama dalam pendampingan ibu hamil, yakni penjangkauan, peningkatan pengetahuan, dan pendampingan secara berkelanjutan.

“AKI ini harus kita kawal supaya angkanya tidak tinggi di Provinsi Jawa Tengah. Karena itu, tiga hal ini menjadi fokus pendampingan pada masa kehamilan. Satu kader satu ibu hamil,” katanya.

Pendampingan tersebut, lanjutnya, tidak hanya dilakukan selama masa kehamilan, tetapi juga hingga pasca nifas dan pengurusan administrasi. Karena itu, dibutuhkan kolaborasi berbagai unsur, yang mengawal kesehatan ibu hamil.

“Ini sifatnya kolaboratif. Jadi yang pertama adalah kader-kader kesehatan, kemudian kader pos kesehatan, lalu kader-kader PKK. Tiga kader ini yang nanti akan berkolaborasi mengawal kesehatan ibu hamil,” jelasnya.

Nawal menjelaskan, persoalan kehamilan tidak hanya dipengaruhi faktor medis seperti hipertensi, eklamsia, perdarahan, infeksi, dan komplikasi lainnya, tetapi juga dipengaruhi faktor sosial, ekonomi, pendidikan, hingga rendahnya literasi kesehatan keluarga.

Ia juga menyoroti kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus, seperti ibu hamil penyandang disabilitas, ibu hamil usia anak, ibu hamil karena menjadi korban kekerasan seksual, kehamilan yang tidak dikehendaki, hingga ibu hamil dengan HIV. Karenanya, ia menandaskan, agar jangan sampai ada kelompok yang ditinggal dalam memberikan layakan kesehatan bagi ibu hamil dan balita.

Nawal optimistis, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PKK, dan Posyandu akan mampu menekan angka kematian ibu, angka kematian bayi, sekaligus stunting. Menurutnya, Jawa Tengah memiliki kekuatan besar berupa komitmen pemerintah, semangat gotong royong, serta jaringan kader kesehatan yang luas, untuk mengatasi persoalan tersebut.

Berdasarkan data SIM PKK Jawa Tengah, saat ini terdapat 212.823 unit PKK tingkat RT dan 452.426 dasawisma. Selain itu, Jawa Tengah memiliki 49.149 unit Posyandu dan 268.357 kader Posyandu bidang kesehatan. Jumlah kader posyandu bidang kesehatan ini naik 18.725 kader, dibanding pada 2025

“Kunci keberhasilan gerakan ini adalah kolaborasi dan inklusif. Kader menjadi ujung tombak di masyarakat, tenaga kesehatan sebagai penjamin mutu layanan, pemerintah daerah sebagai penguat kebijakan, dan keluarga sebagai sistem pendukung utama bagi ibu hamil,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menilai, edukasi menjadi hal penting dalam pendampingan ibu hamil. Menurutnya, program Kencan Bumil dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai kesehatan ibu hamil dan langkah penanganannya. “Dengan adanya Kencan Bumil masyarakat lebih teredukasi, pentingnya mengetahui bagaimana penanggulangannya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Blora Arief Rohman menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Blora terhadap program-program prioritas PKK. “Kami berharap keberadaan PKK ini bisa memberikan manfaat untuk masyarakat. Semoga sinergi antara pemerintah kabupaten se-Jawa Tengah dengan pemerintah provinsi dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Blora,” pungkasnya.

Kegiatan launching berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga sejak pagi hari. Berbagai layanan dihadirkan, mulai dari cek kesehatan gratis, pameran pangan, hingga pengurusan administrasi kependudukan anak.

Tags: Pemprov Jatengprogram Kencan BumilProgram kesehatanTP PKK
Previous Post

Gubernur Jateng Luncurkan SPMB 2026: “No Titip, No Jastip, Nek Nekat Tak Coret!”

Next Post

FT UMS Gelar Seminar Nasional, Bahas Strategi Infrastruktur Tahan Bencana dan Perubahan Iklim

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat menghadiri Semarang Business Matching 2026, Rabu, 24 Juni 2026. Foto: Ist.
Bisnis

Pemprov Jateng Apresiasi Semarang Business Matching 2026, Pariwisata Jadi Kunci Dongkrak Ekonomi

by Indospektrum
24 Juni 2026
Wakapolresta Solo, AKBP Sigit menunjukkan barang bukti kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang SPG, Rabu sore (24/6/2026). Foto: Indospektrum.com
Indeks

Polisi Tetapkan Oknum ASN sebagai Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap SPG di Solo

by Indospektrum
24 Juni 2026
UNS Solo meraih capaian membanggakan pada THE Sustainability Impact Ratings 2026. Foto: Ist.
Indeks

UNS Raih Peringkat 101–200 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

by Indospektrum
24 Juni 2026
UMS mencatatkan prestasi global dengan menduduki peringkat 401-600 dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026. Foto: Ist.
Indeks

UMS Raih Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

by Indospektrum
24 Juni 2026
Ilustrasi - Memboncengkan anak  sesuai standar keamanan berkendara. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Instruktur Safety Riding Ingatkan Bahaya Memboncengkan Anak di Depan

by Ary Wahyu Wibowo
24 Juni 2026
Next Post
Ketua Panitia Agus Susanto, S.T., M.T. menyampaikan laporan. Foto: Ist.

FT UMS Gelar Seminar Nasional, Bahas Strategi Infrastruktur Tahan Bencana dan Perubahan Iklim

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno saat menghadiri Semarang Business Matching 2026, Rabu, 24 Juni 2026. Foto: Ist.
Bisnis

Pemprov Jateng Apresiasi Semarang Business Matching 2026, Pariwisata Jadi Kunci Dongkrak Ekonomi

24 Juni 2026
Wakapolresta Solo, AKBP Sigit menunjukkan barang bukti kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang SPG, Rabu sore (24/6/2026). Foto: Indospektrum.com
Indeks

Polisi Tetapkan Oknum ASN sebagai Tersangka Pelecehan Seksual Terhadap SPG di Solo

24 Juni 2026
UNS Solo meraih capaian membanggakan pada THE Sustainability Impact Ratings 2026. Foto: Ist.
Indeks

UNS Raih Peringkat 101–200 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

24 Juni 2026
UMS mencatatkan prestasi global dengan menduduki peringkat 401-600 dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026. Foto: Ist.
Indeks

UMS Raih Peringkat 401-600 Dunia dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

24 Juni 2026
Ilustrasi - Memboncengkan anak  sesuai standar keamanan berkendara. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Instruktur Safety Riding Ingatkan Bahaya Memboncengkan Anak di Depan

24 Juni 2026
Penyerahan surat keputusan yang diterima oleh Wakil Dekan III FAI UMS. Foto: Ist.
Indeks

FAI UMS Resmi Buka Program Studi PPG Keagamaan, Siap Cetak Guru Agama Profesional

24 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum