
SOLO – PMI Kota Surakarta (Solo) meluncurkan program Rising Heroes sebagai upaya meningkatkan partisipasi donor darah di kalangan generasi muda. Program ini memberikan apresiasi bagi Generasi Z yang melakukan donor darah pertama tepat saat berusia genap 17 tahun.
Program ini menjadi langkah strategis PMI Solo untuk menumbuhkan budaya donor darah sejak usia muda, sekaligus memastikan ketersediaan stok darah yang berkelanjutan di masa depan.
Peluncuran program Rising Heroes didasarkan pada hasil survei yang dilakukan PMI Surakarta beberapa waktu lalu yang menunjukkan bahwa tingkat partisipasi donor darah di kalangan usia muda, khususnya Generasi Z, masih tergolong rendah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius sehingga harapannya dengan adanya program ini para generasi muda sebagai penerus estafet kepedulian sosial dan donor darah di masa mendatang dapat terus berpartisipasi.
Sebagai pendonor pertama dalam program Rising Heroes, Argana Rhaka Kurniawan (17) mendapatkan kejutan dan apresiasi khusus dari PMI Solo saat mendonorkan darahnya pada Sabtu (30/5/2026).
Raka mengaku merasa senang dan tidak menyangka akan mendapatkan perhatian khusus pada momen donor darah pertamanya.
“Senang sekali dan tidak mengira bakal dirayakan seperti ini, karena ini baru pertama kali saya donor,” ungkap Raka.
Motivasi Raka untuk menjadi pendonor muda juga tidak lepas dari teladan yang diberikan keluarganya. Ia mengaku terinspirasi oleh orang tua dan kakaknya yang rutin mendonorkan darah untuk membantu sesama.
“Saya donor karena kakak. Dan orang tua saya semua telah donor darah, jadi saya ingin mencoba seperti mereka,” tambahnya.
Melalui program Rising Heroes, PMI Solo ingin menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi para pendonor muda yang baru memasuki usia 17 tahun. Selain sebagai bentuk apresiasi, program ini juga diharapkan mampu mendorong semakin banyak anak muda untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup positif dan wujud nyata kepedulian terhadap sesama.
Ketua PMI Solo menyampaikan bahwa keterlibatan Generasi Z sangat penting dalam menjaga keberlangsungan gerakan donor darah di Indonesia. Dengan jumlah populasi yang besar dan semangat sosial yang tinggi, Generasi Z memiliki potensi besar untuk menjadi agen perubahan dalam membangun budaya donor darah yang kuat di masyarakat.
Program Rising Heroes juga diharapkan dapat menjadi alternatif perayaan ulang tahun yang lebih bermakna. Momentum bertambahnya usia tidak hanya dirayakan dengan kebahagiaan pribadi, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kemanusiaan yang dapat menyelamatkan nyawa orang lain.
PMI Solo mengajak seluruh generasi muda yang telah berusia 17 tahun untuk bergabung dalam program Rising Heroes dan merayakan hari ulang tahun dengan cara yang berbeda, yaitu berbagi kehidupan melalui donor darah. Saat usia bertambah satu tahun, saatnya berbagi harapan bagi kehidupan orang lain.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program Rising Heroes, masyarakat dapat menghubungi PMI Kota Surakarta atau mengikuti informasi melalui kanal media sosial resmi PMI Kota Surakarta.










