Categories: BisnisNews

Ahmad Luthfi Koordinasi dengan Pusat Percepat HGB KITB untuk Jaga Iklim Investasi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara Halalbihalal dan Reuni Ikatan Alumni Kenotariatan Undip di Kota Semarang, Selasa, 14 April 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pengelola Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) terkait penerbitan Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan industri tersebut. Hal itu dilakukan supaya iklim investasi di kawasan industri itu terus berjalan lancar.

Menurut dia, kewenangan penerbitan HGB berada pada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Karena itu, BPN di daerah diminta menjalin koordinasi intensif dengan kementerian terkait untuk memastikan kejelasan dasar hukum.

Hal itu disampaikan usai acara Halalbihalal dan Reuni Ikatan Alumni Kenotariatan (Ikanot) Universitas Diponegoro (Undip) di Kota Semarang, Selasa, 14 April 2026.

Koordinasi tersebut sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendukung dan mengawal program strategis nasional dan realisasi investasi, baik yang sudah masuk maupun yang akan masuk di wilayahnya.

Sebagaimana disampaikan oleh Luthfi dalam berbagai kesempatan. Investasi merupakan salah satu elemen penting dalam rangka pembangunan wilayah. Realisasi investasi di Jawa Tengah pada 2025 lalu tercatat mencapai Rp88,5 triliun, terbesar dalam 10 tahun terakhir.

Progres investasi di KITB hingga saat ini sudah hampir Rp22 triliun. Jumlah tersebut merupakan akumulasi selama tiga tahun KITB beroperasi. Pengelola memiliki target cukup besar sampai tahun 2030 mendatang yakni sekitar Rp70 triliun.

Menurut Luthfi, salah satu daya tarik investasi di Jawa Tengah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya kondusifitas wilayah, perizinan yang mudah dan cepat, hingga tenaga kerja kompetitif.

“Investasi ini terus kita kawal, terutama terkait perizinan dan lainnya,” katanya dalam berbagai kesempatan.

Dalam kegiatan halalbihalal itu, Luthfi mengajak para notaris membangun kolaborasi dalam pembangunan di wilayahnya. Sebab, keberadaannya berperan penting dalam memberikan kepastikan hukum sebuah pendirian usaha maupun pertanahan.

“Kepastian hukum daripada pertanahan untuk menarik investasi di suatu wilayah diperlukan ada notaris. Banyak juga konflik agraria, batas lahan, dan sebagainya yang perlu adanya kepastian hukum yang jelas,” kata dia.

Menurut dia, membangun Jawa Tengah diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak, salah satunya para notaris. Apalagi, notaris juga memiliki peran untuk peningkatan literasi atau memberikan pemahaman hukum kepada masyarakat.

“Melalui kolaborasi ini, membangun wilayah bisa dilakukan secara bersama-sama,” ujar dia.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari, mengatakan permasalahan lahan berupa belum terbitnya Hak Guna Bangunan (HGB) di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) sudah dirapatkan lintas kementerian dan lembaga pada 21 Januari lalu. Melibatkan kementerian lembaga seperti Kemenko Bidang Perekonomian, Dewan Nasional KEK, BP BUMN, Kejaksaan Agung hingga perwakilan KITB.

Menurutnya, dalam jangka pendek pemerintah akan mendorong penerbitan HGB sesuai ketentuan yang berlaku.

Indospektrum

Recent Posts

Angkat Inovasi Platform Digital dan Ketahanan Pangan, Delegasi UMS Bersinar di ADIYC 2026

SOLO - Delegasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id yang tergabung dalam Tim HATTA menorehkan…

26 menit ago

Penuhi Kebutuhan Program, Jateng Siapkan Sejuta Keping Genteng dari 17 IKM Lokal

MAJALENGKA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan produksi satu juta keping genteng untuk mendukung Program…

28 menit ago

Optimalkan Pendapatan dari Sektor Pajak, Pemprov Jateng Tebar Casback

TANGERANG — Pendapatan yang bersumber dari masyarakat melalui pajak memberikan keleluasaan bagi Pemerintah Provinsi Jawa…

34 menit ago

UMS Hibahkan Satu Unit Mobil untuk Dukung Mobilitas Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menghibahkan satu unit mobil kepada Majelis Pendidikan Tinggi,…

47 menit ago

CMSE 2026 Ditutup: Catat Rekor 15.372 Pengunjung Langsung dan Lonjakan Antusiasme Pasar Modal

JAKARTA – Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 mencatat rekor baru dengan kehadiran 15.372…

7 jam ago

Cek Kesehatan Gratis Speling Jangkau 20,84 Juta Warga Jateng di 1.603 Desa

SEMARANG - Deteksi penyakit sejak dini kini semakin dekat dengan masyarakat Jawa Tengah. Hingga akhir…

22 jam ago

This website uses cookies.