Categories: IndeksNews

Ahmad Luthfi Terjunkan Dokter Spesialis dan Psikolog Tangani Korban Bencana di Purbalingga dan Pemalang

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menerjunkan dokter spesialis dan psikolog guna menangani kesehatan warga terdampak bencana di Purbalingga dan Pemalang. Foto: Ist.

PURBALINGGA – Kesehatan warga terdampak bencana di Purbalingga dan Pemalang menjadi konsentrasi Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Dokter Spesialis Keliling (Speling) diterjunkan guna melakukan pemeriksaan kesehatan hingga pendampingan psikologis.

Gubernur menerjunkan dokter spesialis dan psikolog dari RSUD Prof Dr Margono Soekarjo. Pendampingan ini sangat diperlukan mengingat masih ada warga yang mengungsi karena rumah rusak dan tak bisa ditempati.

Psikolog RSUD Prof Dr Margono Soekarjo, Dita Septi Aryani, mengatakan, pihaknya memberikan layanan berupa pemeriksaan dokter umum, pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam hingga pendampingan pertolongan pertama pada luka psikologis oleh psikolog bagi masyarakat dan anak-anak terdampak bencana.

“Layanan kesehatan Speling melakukan penanganan holistik berupa pemeriksaan dokter spesialis dan pendampingan psikologis,” kata Dita pada kegiatan yang digelar di Desa Serang Kabupaten Purbalingga.

Pada momen tersebut, dokter spesialis melakukan pengecekan kesehatan satu per satu pada warga terdampak bencana. Sementara anak-anak mendapatkan pendampingan trauma healing usai bencana. Mereka diajak bernyanyi, bermain, melakukan yel-yel guna membangun rasa optimis.

Gubernur Ahmad Luthfi dan Bupati Purbalingga Fahmi Muhammad Hanif juga menyambangi lokasi pemeriksaan kesehatan tersebut pada Jumat 31 januari 2026. Ahmad Luthfi menekankan beberapa hal pada saat bertemu langsung dengan warga.

Pertama, pendidikan harus tetap berjalan. Jika belum bisa memungkinkan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah maka guru bisa didatangkan di lokasi pengungsian.

“Bapak ibu, putranya harus tetap sekolah. Jika perlu guru didatangkan kesini,” tegas Luthfi.

Kedua, orang tua wajib mengawasi anak-anak. Setiap gejala sakit harus disampaikan ke dokter dan sesegera mungkin ditangani. Ia khawatir jika satu anak sakit maka akan menular dan anak-anak lain ikut sakit. Meskipun itu hanya penyakit batuk dan pilek. Sementara kebutuhan obat-obatan hingga bahan makanan pokok dijamin tercukupi.

Ketiga, pihaknya melakukan percepatan untuk pembangunan rumah hunian sementara dan tetap. Lantaran sebagian rumah warga rusak berat dan berada di wilayah rawan bencana.

“Saya dan bupati komitmen untuk memenuhi logistik. Termasuk hunian sementara dan tetap dilakukan percepatan,” tandasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Dukung Asta Cita, Korem 074/Warastratama Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Makan Bergizi Gratis

SOLO - Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., menegaskan pentingnya…

4 jam ago

Bukan Superman Tapi Super Team, Pesan Ahmad Luthfi untuk Kader PMII Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, butuh keterlibatan para mahasiswa dalam upaya bersama-sama…

4 jam ago

Rayakan Dies Natalis ke-50, UNS Hadirkan Peraih Nobel Ekonomi 2024 Daron Acemoglu

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan kiprahnya di panggung global melalui penyelenggaraan…

6 jam ago

Mahasiswa UMS Sabet Juara di JCC International Conference Usai Teliti Program CSR di Kudus

SOLO – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Salwa Talitha Zahra…

7 jam ago

Ahmad Luthfi Dorong Sertifikasi Halal bagi 17.500 Pedagang Bakso di Jawa Tengah

SEMARANG — Pedagang bakso di Jawa Tengah berdasarkan catatan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Nusantara…

7 jam ago

Dosen FAI UMS Kupas Tuntas Perbedaan Makna Infak dan Sedekah dalam Islam

SOLO - Agama Islam merupakan agama yang tidak berkutat pada urusan spiritual. Islam juga menekankan…

8 jam ago

This website uses cookies.