SOLO – Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus mengakselerasi program internasionalisasi melalui pematangan implementasi kerja sama akademik dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Kerja sama diarahkan pada penguatan mobilitas mahasiswa dan dosen, riset kolaboratif, serta perluasan jejaring global yang berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.
Dekan Fakultas Geografi UMS, Jumadi, S.Si., M.Sc., Ph.D., menegaskan bahwa kemitraan dengan UKM merupakan bagian dari strategi fakultas dalam meningkatkan daya saing global dan menghadirkan pengalaman internasional yang relevan bagi sivitas akademika.
“Kolaborasi dengan UKM kami dorong tidak hanya pada tataran MoU, tetapi langsung pada program-program konkret yang memberi manfaat nyata bagi mahasiswa dan dosen,” ujar Jumadi, Kamis (29/1/2026).
Salah satu program yang tengah dimatangkan adalah student exchange dengan skema pertukaran masing-masing lima mahasiswa dari UMS dan UKM. Program ini dirancang berlangsung selama satu bulan, dengan fokus pada penguatan kompetensi akademik, pemahaman kebumian regional, serta pengalaman lintas budaya di lingkungan kampus mitra.
Selain itu, lecturer exchange juga menjadi agenda strategis. Melalui pertukaran dosen selama dua pekan, kedua institusi menargetkan tidak hanya kegiatan perkuliahan, tetapi juga diskusi intensif dan penyusunan proposal riset bersama yang melibatkan mahasiswa.
“Fakultas Geografi UMS juga membuka peluang pendanaan hingga Rp.100 juta melalui skema Riset Kolaborasi Internasional (RKI),” ungkap Jumadi.
Skema ini, tambahnya, ditujukan untuk mendorong riset unggulan yang berorientasi global, namun tetap kontekstual dengan isu kebumian, kewilayahan, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Kerja sama juga diperluas melalui program magang internasional yang telah berjalan beberapa tahun terakhir. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam lingkungan akademik dan profesional internasional, sekaligus meningkatkan kesiapan lulusan menghadapi tantangan global.
Tak hanya bagi mahasiswa, peluang studi lanjut pascasarjana (S2 dan S3) di UKM juga terbuka bagi dosen dan alumni Fakultas Geografi UMS. Skema fleksibel untuk program doktor memungkinkan dosen tetap produktif mengajar di tanah air sambil menjalani kewajiban riset dan publikasi internasional.
Melalui penguatan implementasi kerja sama ini, Fakultas Geografi UMS optimistis dapat menghadirkan ekosistem akademik yang semakin inklusif, kolaboratif, dan berdaya saing global, sejalan dengan visi UMS sebagai perguruan tinggi yang unggul dan berorientasi internasional.
SOLO - Festival musik Projek-D Vol.5 akan kembali hadir pada 5 September 2026 di De…
BOYOLALI - Bandara Adi Soemarmo sukses menggelar acara olahraga inovatif yang mengusung tema "Yin Yoga…
SEMARANG - Seleksi calon penerima beasiswa santri dan pengasuh pesantren Pemprov Jateng tahun 2026 memasuki…
SEMARANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) harus menjadi momentum bagi seluruh orang tua, pendidik,…
DENPASAR - BIM University kembali melaksanakan kunjungan ke sekolah menengah atas di Bali sebagai bagian…
SOLO - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id di kancah internasional.…
This website uses cookies.