Categories: IndeksPendidikan

Angkat Inovasi Platform Digital dan Ketahanan Pangan, Delegasi UMS Bersinar di ADIYC 2026

Tim HATTA UMS menorehkan prestasi dalam ajang ADIYC 2026. Foto: Ist.

SOLO – Delegasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id yang tergabung dalam Tim HATTA menorehkan prestasi dalam ajang Ahmad Dahlan International Youth Camp (ADIYC) 2026.

Berkolaborasi dengan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi, tim tersebut berhasil meraih tiga penghargaan dalam kegiatan yang berlangsung pada 27-29 Oktober 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Pujon Hill Camp Ground.

Tiga penghargaan yang diraih meliputi First Winner Best FGD Category Parallel Sub-Theme FGD, Honorable Mention III Digital Poster Competition, serta Best Creative Content II Creative Content Competition (Reels/Shorts). Prestasi tersebut diperoleh melalui gagasan inovasi platform digital lintas budaya, pengolahan sampah untuk mendukung ketahanan pangan, serta karya video kreatif selama kegiatan.

Tim tersebut terdiri atas Sela Fika Salsabilah, mahasiswa Program Studi Gizi; Muhammad Rama Pratama, mahasiswa Program Studi Sains Informasi Geografi; dan Nasywa Athiyyatinnaja, mahasiswa Program Studi Hukum. Tim mendapatkan pendampingan dari dosen pembimbing Dr. Choirul Amin, S.Si., M.M.

Ketua tim, Sela, menjelaskan keikutsertaan mereka dalam ADIYC 2026 berawal dari penunjukan sebagai delegasi fakultas masing-masing. Selain menjadi kesempatan untuk membawa nama fakultas, kegiatan tersebut juga membuka ruang interaksi dan kolaborasi dengan peserta dari berbagai negara.

“Kami bertiga mengikuti ADIYC karena memang ditunjuk sebagai delegasi fakultas masing-masing. Selain itu, kami juga sangat antusias untuk mengikuti camp tersebut karena pasti akan bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman yang berbeda negara,” jelasnya, Sabtu (7/11/2026).

Dalam Digital Poster Competition, tim mengembangkan gagasan Nexss: Digital Platform Innovation for Intercultural Cross-Border Project for Skill Exchange and Humanitarian Dialogue. Inovasi tersebut menawarkan platform digital yang memungkinkan masyarakat internasional melakukan pertukaran keterampilan tanpa batas geografis sekaligus membuka ruang dialog kemanusiaan lintas budaya.

Sementara itu, dalam kategori Focus Group Discussion (FGD), tim mengangkat gagasan Optimalisasi Maggot dan Aquaponik untuk Mengatasi Masalah Food Waste dan Climate Change, yang menghubungkan pengelolaan sampah makanan dengan pemanfaatan maggot dan sistem aquaponik untuk mendukung ketahanan pangan. Penghargaan ketiga diraih melalui video vlog yang mendokumentasikan pengalaman selama kegiatan.

Rama Prathama, salah satu anggota tim mengungkapkan persiapan kompetisi dilakukan melalui latihan presentasi menggunakan bahasa Inggris dan diskusi untuk merumuskan gagasan. Hal tersebut menjadi penting karena seluruh rangkaian kegiatan ADIYC menggunakan bahasa Inggris.

“Saya latihan untuk presentasi menggunakan bahasa Inggris karena kegiatan 100 persen menggunakan bahasa Inggris. Saya juga melakukan brainstorming ide-ide yang akan digunakan untuk perlombaan, seperti poster digital dan Forum Group Discussion,” ungkapnya.

Menurut Rama, pengalaman mengikuti ADIYC 2026 tidak hanya memberikan pencapaian dalam kompetisi, tetapi juga membuka perspektif baru mengenai pentingnya terus belajar dan mengembangkan kemampuan. Interaksi dengan delegasi dari berbagai perguruan tinggi dan negara membuatnya menyadari masih banyak hal yang dapat dipelajari.

“Prestasi yang diraih kemarin memberikan makna bahwa saya masih punya banyak ruang untuk bertumbuh. Melihat berbagai delegasi ADIYC dari berbagai kampus dan negara menunjukkan bahwa banyak hal yang masih bisa ditingkatkan dan dipelajari kedepannya,” tuturnya.

Melalui capaian tersebut, partisipasi mahasiswa UMS dalam ADIYC 2026 menjadi ruang untuk memperluas pengalaman internasional, mengasah kemampuan komunikasi lintas budaya, serta membangun kolaborasi dalam menghasilkan gagasan inovatif. Pengalaman ini sekaligus menjadi bekal bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam menjawab berbagai persoalan masyarakat.

Indospektrum

Recent Posts

Penuhi Kebutuhan Program, Jateng Siapkan Sejuta Keping Genteng dari 17 IKM Lokal

MAJALENGKA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan produksi satu juta keping genteng untuk mendukung Program…

25 menit ago

Optimalkan Pendapatan dari Sektor Pajak, Pemprov Jateng Tebar Casback

TANGERANG — Pendapatan yang bersumber dari masyarakat melalui pajak memberikan keleluasaan bagi Pemerintah Provinsi Jawa…

31 menit ago

UMS Hibahkan Satu Unit Mobil untuk Dukung Mobilitas Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menghibahkan satu unit mobil kepada Majelis Pendidikan Tinggi,…

45 menit ago

CMSE 2026 Ditutup: Catat Rekor 15.372 Pengunjung Langsung dan Lonjakan Antusiasme Pasar Modal

JAKARTA – Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2026 mencatat rekor baru dengan kehadiran 15.372…

7 jam ago

Cek Kesehatan Gratis Speling Jangkau 20,84 Juta Warga Jateng di 1.603 Desa

SEMARANG - Deteksi penyakit sejak dini kini semakin dekat dengan masyarakat Jawa Tengah. Hingga akhir…

22 jam ago

Blibli Histeria 11.11 Gelar Sports Day, Tawarkan Promo Gear Olahraga dan Tips Belanja Hemat

JAKARTA - Punya wishlist running shoes yang lagi hype, sneakers incaran, atau raket padel yang…

23 jam ago

This website uses cookies.