Categories: EkonomiIndeks

Apresiasi Penataan Pasar Wage Purwokerto, Ahmad Luthfi Siapkan Dukungan Revitalisasi

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi blusukan ke Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Minggu, 17 Mei 2026. Foto: Ist.

BANYUMAS — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi blusukan ke Pasar Wage Purwokerto, Kabupaten Banyumas pada Minggu, 17 Mei 2026. Kunjungan untuk melihat penataan kios pedagang di pasar tersebut.

Dalam kunjungannya, Ahmad Luthfi melihat kondisi di Blok B Pasar Wage. Ia juga sempat berdialog dengan para pedagang. Ia menilai, penataan pasar tersebut sudah lebih baik dibandingkan dengan saat kunjungannya dua tahun silam.

Luthfi menyampaikan apresiasi kepada Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, pengelola pasar, dan para pedagang karena dapat menertibkan dan menata pasar dengan baik. Sebab, sebelumnya banyak pedagang yang berjualan di luar gedung atau di tepi jalan pasar sehingga tampak semrawut.

“Dulu saya pernah ke sini dan sekarang sudah berubah, mulai tertata. Ini tertib sekali. Tinggal 20 los (lantai 1) yang sebelah kiri, Bupati sudah koordinasi dengan saya. Kita segera revitalisasi agar lebih tertib ya,” kata Luthfi

Revitalisasi, lanjut Luthfi, juga akan dilakukan untuk lantai dua Pasar Wage. Sebab, kondisinya masih memprihatinkan pascakebakaran pada tahun 2020 silam. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan mendukung rencana revitalisasi lantai dua Pasar Wage agar tidak berbahaya bagi pedagang dan pembeli.

Adapun terkait biaya revitalisasi akan dikoordinasikan lebih lanjut. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memasukkan bantuan revitalisasi dalam pembahasan anggaran ke depan, termasuk koordinasi dengan kementerian terkait.

“Kami akan bantu. Jadi nanti akan ada bantuan dari provinsi atau lewat Menteri Perdagangan. Nanti kita koordinasikan lagi,” jelasnya.

Dalam tinjauan tersebut, Ahmad Luthfi sempat menyapa beberapa pedagang bahan pokok penting di Pasar Wage. Semua pedagang yang ditemui mengaku senang dengan kondisi pasar saat ini. Namun masih ada usulan agar dibuka akses pintu masuk baru di sebelah selatan agar pasar semakin ramai.

Terkait hal itu, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono mengatakan sudah ada rencana untuk memindahkan pintu utama Pasar Wage ke bagian selatan. Namun, pemindahan itu membutuhkan proses, karena harus membebaskan lahan dan renovasi bagian dalam pasar.

“Pembebasan lahan itu hampir Rp30 miliar, nanti dari APBD Kabupaten Banyumas,” kata dia.

Ia juga menyampaikan rencana pengembangan kawasan Pasar Wage menjadi sentra kuliner malam. Pengembangan ini akan memadukan unsur budaya. Sebab, daerah tersebut dekat dengan daerah Kauman dan Klenteng Hok Tek Bio.

Indospektrum

Recent Posts

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

SEMARANG – Pameran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Jawa Tengah yang…

8 jam ago

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

SOLO – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, melakukan kunjungan kerja ke…

10 jam ago

Inovasi Yoghurt Daun Pakis, Tim YOGREEN UMS Lolos KMI Expo XVII 2026

SOLO - Tim YOGREEN Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan prestasi dengan lolos seleksi…

12 jam ago

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

SEMARANG – Sehari sebelum penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 tahun 2026, ribuan…

12 jam ago

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

SOLO - Pembagian harta peninggalan orang meninggal atau yang disebut dengan harta waris seringkali menimbulkan…

14 jam ago

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

SEMARANG – Malam sudah menjelang saat gelaran final Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31…

14 jam ago

This website uses cookies.