Categories: IndeksNews

Benning x Padelions 2026: Turnamen Padel Terbesar di Solo Mengusung Misi Kemanusiaan

Dokter pendiri Benning Aesthetic Clinic, dr. Kristian Sanjaya; Project Officer Padelions, Aland Adhi dan President Lions Club Solo Bengawan, Amelia Ong memberikan keterangan pers, Selasa (29/9/2026). Foto: Indospektrum.com

SOLO – Olahraga padel di Kota Solo kini tidak hanya sekadar tren kompetisi fisik, melainkan berevolusi menjadi ruang kolaborasi sosial. Hal ini diwujudkan melalui “Benning x Padelions 2026”, turnamen padel terbesar di Solo yang diinisiasi oleh Lions Club Solo Bengawan dengan dukungan penuh dari Benning Clinic.

Mengusung tema “Play with Purpose, Serve for Humanity”, kejuaraan ini siap digelar pada 2 hingga 4 Oktober 2026 mendatang di Zing Padel Solo. Ajang bergengsi ini dipastikan berlangsung meriah dengan partisipasi 440 peserta yang datang dari berbagai kota.

“Padelions menyiapkan total hadiah uang tunai hingga Rp100 juta bagi para pemenang,” kata Project Officer Padelions, Aland Adhi, Selasa (29/9/2026).

Kemeriahan juga ditambah dengan tebaran doorprize menarik, termasuk 2 unit sepeda motor listrik, paket eksklusif dari Benning Clinic, serta ragam hadiah dari berbagai mitra pendukung lainnya.

Lebih dari sekadar mengejar prestasi, Padelions merupakan sebuah charity event (acara amal) yang lahir dari kesamaan visi antara Lions Club Solo Bengawan dan Benning Clinic. Keduanya merupakan entitas yang lahir, tumbuh, dan berkembang di Solo, serta memiliki komitmen kuat untuk memajukan dan memberikan dampak positif bagi kota tersebut.

Lions Club Solo Bengawan, yang telah 35 tahun mengabdi di Solo, adalah bagian dari Lions Clubs International—organisasi sosial kemanusiaan terbesar di dunia setelah Palang Merah.

“Berpegang pada motto “We Serve”, organisasi nirlaba ini didorong oleh energi anggota-anggota mudanya yang dinamis untuk berkontribusi pada berbagai pilar pengabdian, meliputi kesehatan mata, penanganan kelaparan, diabetes, lingkungan, pemuda, kanker anak, bantuan kemanusiaan, hingga tanggap bencana,” kata President Lions Club Solo Bengawan periode 2026–2027, Amelia Ong.

Melalui acara ini, padel dipilih karena kemampuannya menyatukan berbagai elemen—mulai dari komunitas, pelaku usaha, hingga masyarakat umum. Energi kompetitif dan antusiasme yang terbangun selama pertandingan nantinya akan disalurkan kembali dalam bentuk program-program kemanusiaan nyata bagi masyarakat Solo.

Padelions 2026 diharapkan dapat menjadi pionir yang membuktikan bahwa sebuah acara olahraga mampu memiliki tujuan mulia untuk menggerakkan komunitas dan menciptakan manfaat sosial. Melalui kejuaraan ini, kemenangan sejati tidak lagi diukur semata dari skor di papan nilai, melainkan ketika keringat dan aksi di atas lapangan mampu membawa manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan di luar lapangan.

Sementara itu, pemilik sekaligus dokter pendiri Benning Aesthetic Clinic, dr. Kristian Sanjaya mengemukakan, olahraga dan gaya hidup dapat menjadi salah satu pintu masuk untuk memperkuat potensi medical tourism di Kota Solo.

Dikatakannya, Benning Clinic yang berdiri sejak 2010 telah mengembangkan layanan estetika terpadu dan memiliki dua ruang operasi khusus untuk pelayanan bedah plastik.

Menurut dr. Kristian, potensi wisata medis di Solo antara lain terlihat dari kunjungan pasien luar kota yang mencapai lebih dari 100 pasien setiap bulan untuk berbagai layanan, termasuk prosedur bedah plastik dan injection contouring.

“Kedatangan peserta dan pengunjung event olahraga luar daerah secara langsung menggerakkan roda ekonomi daerah. Hotel menjadi laku, sektor kuliner hidup, dan pusat oleh-oleh menggeliat. Visi kami sejalan dengan Lions Club, ingin menjadikan Solo sebagai pusat medical tourism, sekaligus center olahraga padel di Jawa Tengah bahkan nasional,” kata Kristian.

Indospektrum

Recent Posts

Platform Skrining Perkembangan Anak Mahasiswa UMS Sabet Silver Medal di WICE 2026

SURAKARTA – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id berhasil mengembangkan inovasi digital di bidang kesehatan…

1 jam ago

Dua Tim Mahasiswa UMS Sabet Medali Perak dan Perunggu di Lomba Esai NESCO 3 Bali

SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ kembali mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada…

1 jam ago

Generasi Muda Harus Belajar dari Sejarah dan Al-Qur’an

SURAKARTA - Sejarah bukan sekadar catatan masa lalu, melainkan sumber pelajaran untuk membentuk generasi yang…

1 jam ago

Wagub Jateng: Budaya Donor Darah Modal Sosial Penting Menuju Medical Tourism

SEMARANG - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menegaskan pentingnya memperkuat ekosistem kesehatan guna…

4 jam ago

Soroti Peran Perempuan dan Pendidikan, BEM FAI UMS Hidupkan Ruang Diskusi Intelektual Mahasiswa

SOLO – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Agama Islam (BEM FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS)…

5 jam ago

Sukses Gelar “Lakon-Lakon Pada Malam Itu”, Teater Lintang SMAN 8 Surakarta Pukau Penonton di TBJT

SOLO – Teater Lintang SMA Negeri 8 Surakarta sukses menggelar pementasan teater bertajuk "Lakon-Lakon Pada…

6 jam ago

This website uses cookies.