Categories: IndeksPendidikan

Bukan Cuma Teknis, FKIP UNS Soroti Bobot Nilai Etika dan Kepribadian Mahasiswa PLP di Sekolah Mitra

Program Studi S1 PAP FKIP UNS menggelar pembekalan PLP tingkat program studi bagi 103 mahasiswa semester tujuh. Foto: Ist.

SOLO – Program Studi S1 Pendidikan Administrasi Perkantoran (PAP) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar pembekalan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) tingkat program studi. Kegiatan menyasar 103 mahasiswa semester tujuh.

Acara berlangsung 28 Agustus 2026 di di Ruang B202 Gedung B FKIP UNS. Kegiatan digelar untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman etika keguruan sebelum mereka diterjunkan ke sekolah mitra.

Pembekalan tingkat program studi, merupakan kelanjutan dari pembekalan yang sebelumnya diberikan di tingkat fakultas. Jika pembekalan fakultas menitikberatkan pada teknis pelaksanaan, penilaian, dan ujian, pembekalan di tingkat program studi kali ini difokuskan pada ranah etika dan sikap profesional selama mahasiswa berada di sekolah.

Materi disampaikan langsung oleh Ketua Program Studi S1 PAP, Subroto Rapih. Seluruh peserta akan menjalani PLP di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada program keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis (MPLB).

“Pembekalan di tingkat fakultas sudah sangat lengkap dari sisi teknis. Karena itu di tingkat program studi kami memilih memperdalam sisi etika, karena justru di situlah mahasiswa paling sering menghadapi situasi yang tidak ada panduan bakunya,” kata Subroto Rapih dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (29/8/2026).

Materi yang disampaikan mencakup cara mahasiswa memposisikan diri di sekolah mitra, etika berkomunikasi dengan guru pamong dan warga sekolah, ketentuan penampilan dan kehadiran, etika terhadap peserta didik, etika bermedia sosial, serta etika akademik dalam penyusunan perangkat ajar.

Sosialisasi juga menyoroti kerahasiaan arsip dan data sekolah, mengingat mahasiswa Program Studi PAP kerap bersinggungan dengan pekerjaan administrasi dan ruang tata usaha selama menjalankan PLP.

Selain paparan materi, peserta diajak berdiskusi mengenai sejumlah studi kasus yang lazim ditemui mahasiswa di lapangan, mulai dari benturan jadwal antara tugas administrasi dan jam mengajar hingga batas relasi dengan peserta didik.

“Mahasiswa kami punya kedekatan dengan ruang tata usaha yang tidak dimiliki program studi lain. Itu keunggulan, sekaligus tanggung jawab. Prinsip yang kami tanamkan sederhana, yaitu apa yang mereka lihat di ruang tata usaha berhenti di ruang tata usaha,” ungkapnya.

Penekanan pada aspek etika ini sejalan dengan struktur penilaian PLP yang berlaku di FKIP UNS. Dalam pedoman penilaian, aspek kepribadian dan aspek sosial memiliki bobot gabungan sekitar 27 persen dari nilai akhir mahasiswa, dinilai oleh guru pamong berdasarkan masukan kepala sekolah, kepala tata usaha, dan koordinator guru pamong.

Kegiatan PLP mahasiswa Program Studi S1 PAP FKIP UNS akan berlangsung mulai September sampai November 2026 di 11 sekolah mitra yang tersebar di Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Sukoharjo, dan Boyolali.

Indospektrum

Recent Posts

Bantu Siswa Tentukan Kampus Impian, Roemah Tiga Gelar Edu Expo 2026 di Solo

SOLO - Sebanyak 25 Perguruan Tinggi (PT) akan memeriahkan Edu Expo Roemah Tiga yang digelar…

3 jam ago

Inovasi Filter Air dari Daun Bambu Hantar Tiga Mahasiswa UMS Juara Internasional

SURAKARTA - Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, berhasil meraih juara I tingkat internasional…

4 jam ago

UMS Jajaki Kerjasama Akademik dengan Universitas Al-Azhar Kairo dan Universitas Islam Madinah

SURAKARTA - Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQT) Universitas Muhammadiyah Surakarta https://www.ums.ac.id/ (UMS), melakukan…

4 jam ago

Ambulans Gawat Darurat RS UMS A.R Fachrudin Jalani Verifikasi Kelaikan

SURAKARTA - Sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kesiapsiagaan penanganan kegawatdaruratan medis,…

4 jam ago

Pengelola KDMP Harus Promosi ke Warga Sediakan Segala Kebutuhan

BOYOLALI — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau operasional Koperasi Desa Meraih Putih (KDMP) diwilayahnya,…

5 jam ago

Catat Tanggalnya, Solo Batik Fashion 2026 Hadirkan Puluhan Desainer dan Brand Terkenal

SOLO — Pemkot Surakarta (Solo) kembali menggelar ajang tahunan Solo Batik Fashion (SBF) 2026 yang…

5 jam ago

This website uses cookies.