Categories: Gaya HidupIndeks

Cegah Dampak Buruk Dunia Maya, Polresta Solo Ajak Orang Tua Jadi Teman Cerita Digital Bagi Anak

Kasi Humas Polresta Surakarta (Solo) AKP Lingga Ramadhani. Foto: Ist.

SOLO – Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Namun di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan yang perlu dihadapi bersama, terutama dalam melindungi anak-anak dari berbagai risiko di dunia maya.

Kasi Humas Polresta Surakarta (Solo) AKP Lingga Ramadhani mengajak seluruh orang tua untuk tidak hanya memberikan akses gadget kepada anak, tetapi juga hadir sebagai pendamping, pembimbing, sekaligus teman berdiskusi saat anak menjelajahi dunia digital.

“Anak bermain gadget bukan hanya membutuhkan kuota internet, tetapi juga membutuhkan arahan, perhatian, dan tempat bercerita. Orang tua jangan hanya menjadi penjaga password WiFi, tetapi juga menjadi sahabat yang mendampingi anak di ruang digital,” ujar AKP Lingga mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo dalam keterangan tertulis yang dikutip, Selasa (21/7/2026).

Menurutnya, kehadiran orang tua menjadi kunci utama dalam membangun kebiasaan positif anak saat menggunakan perangkat digital. Pendampingan yang dilakukan secara konsisten akan membantu anak lebih bijak dalam memanfaatkan teknologi sekaligus menghindari berbagai ancaman seperti konten negatif, perundungan siber (cyberbullying), hingga penyalahgunaan media sosial.

AKP Lingga menjelaskan, ada beberapa langkah sederhana yang dapat diterapkan orang tua dalam mendampingi anak, di antaranya menemani anak saat menggunakan gadget, mengajarkan etika dan kebijaksanaan dalam bermedia sosial, memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga privasi di internet, melindungi anak dari konten yang tidak sesuai usia, serta membangun komunikasi yang terbuka tanpa menghakimi.

“Jadilah teman cerita bagi anak, bukan sekadar pengawas. Ketika anak merasa nyaman untuk bercerita, mereka akan lebih terbuka menyampaikan pengalaman maupun permasalahan yang dihadapi di dunia digital,” tambahnya.

Polresta Solo juga mengingatkan bahwa literasi digital merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif dan bertanggung jawab.

Melalui edukasi ini, Polresta Surakarta mengajak seluruh masyarakat untuk mewujudkan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi anak-anak.

“Anak Aman, Orang Tua Nyaman. Mari dampingi anak di ruang digital, karena kasih sayang dan perhatian orang tua adalah perlindungan terbaik bagi masa depan mereka,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menggelar EXIT 2026: Architecture of…

4 jam ago

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon…

4 jam ago

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) menggulirkan program…

4 jam ago

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

SEMARANG — Rencana investasi pembangunan mini refinery berkapasitas 10 ribu barel per hari senilai Rp5…

4 jam ago

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan…

7 jam ago

Ribuan Warga Padati Simpang Lima, Meriahkan Malam MTQ Nasional XXXI di Semarang

SEMARANG - Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI sangat tinggi.…

7 jam ago

This website uses cookies.