SUKOHARJO – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, Jawa Tengah menerima laporan tiga kasus terkonfirmasi penyakit campak pada awal Tahun 2026. Ada tiga laporan kasus masing-masing dari satu pasien dewasa dan dua pasien bayi.
Kepala DKK Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu mengatakan, petugas kesehatan langsung melakukan penanganan pada tiga temuan kasus yang dilaporkan. Kasus ini terdeteksi dan dilaporkan pada dinas pada akhir Februari dan awal Maret 2026, yakni satu kasus dewasa dan dua kasus bayi.
“Seluruh pasien saat ini telah dinyatakan sembuh dan tidak memerlukan perawatan inap,” kata dia.
Tri Tuti Rahayu menjelaskan, tiga kasus tersebut tidak memenuhi kriteria Kejadian Luar Biasa (KLB). Karena kasus terjadi di lokasi dan waktu yang berbeda serta tidak memiliki keterkaitan satu sama lain.
Penetapan status KLB campak memiliki indikator tertentu, di antaranya adanya minimal 10 kasus suspek dalam kurun waktu empat minggu terakhir, dengan setidaknya dua kasus terkonfirmasi melalui pemeriksaan laboratorium.
“Penyebaran kasus masih dalam batas terkendali,” ujarnya.
Lebih lanjut Tri Tuti Rahayu menambahkan, jumlah kasus campak pada periode ini disebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan rata-rata kasus per bulan sepanjang Tahun 2025 di Sukoharjo.
Pihaknya berharap tren penurunan ini dapat terus dipertahankan. Masyarakat diimbau tetap waspada dengan menjaga kesehatan serta melengkapi imunisasi guna mencegah penyebaran penyakit campak.
SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan kiprahnya di panggung global melalui penyelenggaraan…
SOLO – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Salwa Talitha Zahra…
SEMARANG — Pedagang bakso di Jawa Tengah berdasarkan catatan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Nusantara…
SOLO - Agama Islam merupakan agama yang tidak berkutat pada urusan spiritual. Islam juga menekankan…
SOLO - Perum BULOG Cabang Surakarta menegaskan komitmennya menjaga stabilitas pasokan dan harga minyak goreng…
JAKARTA - PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli), pelopor ekosistem perdagangan omnichannel dan gaya hidup…
This website uses cookies.