SOLO – Direktorat Kemahasiswaan dan Pengembangan Talenta Inovasi (DKPTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Coaching Penyusunan Sub-Proposal PPK Ormawa Tahun 2026 di Edutorium UMS Lantai 2, Ruang Meeting 2, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan kepada Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dalam menyusun proposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) secara optimal sesuai panduan yang berlaku.
Kegiatan ini berisikan sesi pemaparan materi sekaligus bedah proposal oleh para pemateri, guna memberikan evaluasi dan masukan langsung terhadap draft yang telah disusun peserta.
Dalam laporannya, Ir. Ahmad Kholid Alghofari, S.T., M.T., menyampaikan bahwa sebanyak 142 proposal diajukan oleh 44 Ormawa. Setelah melalui proses seleksi internal, jumlah proposal mengerucut menjadi 34 Ormawa yang lolos tahap berikutnya.
“Dari jumlah tersebut, 15 tim terbaik akan dipilih, di mana 10 tim akan memperoleh pendanaan nasional, sedangkan 5 tim lainnya tetap mendapat dukungan pendanaan dari universitas,” ungkapnya saat dimintai keterangan, Kamis, (5/3).
Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta Inovasi UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., hadir memberikan sambutan secara daring. Ihwan menekankan bahwa coaching ini merupakan bagian penting dalam mempersiapkan Ormawa agar mampu menyusun proposal PPK Ormawa 2026 dengan kualitas maksimal.
“Melalui kegiatan coaching ini, diharapkan seluruh Ormawa dapat memperhatikan kualitas program, ketepatan perencanaan, serta dampak nyata bagi masyarakat. Proposal yang baik tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menunjukkan gagasan inovatif dan solusi nyata terhadap permasalahan masyarakat,” ungkap Ihwan.
Lebih lanjut, Ihwan menegaskan bahwa PPK Ormawa merupakan ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kolaborasi, serta kepekaan sosial. Setiap tim diharapkan menyusun program yang unggul secara konsep, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sasaran.
Kegiatan coaching dibuka dengan sesi Materi I tentang RAB Pendanaan PPK Ormawa 2026 yang disampaikan oleh Ninit Aldiana. Selanjutnya, Materi II mengenai Coaching Sub-Proposal PPK Ormawa 2026 disampaikan oleh Ir. Mintarti, M.Si. Pemateri tidak hanya menjelaskan teknis penyusunan proposal, tetapi juga melakukan bedah proposal langsung, memberikan catatan perbaikan yang spesifik dan aplikatif.
Sesi inti dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung aktif, menunjukkan antusiasme peserta dalam mempersiapkan proposal terbaiknya. Melalui kegiatan ini, DKPTI UMS berharap seluruh Ormawa mampu meningkatkan kualitas proposal sehingga dapat bersaing secara optimal serta mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat secara profesional, terukur, dan berdampak nyata.
SOLO – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang menembus Rp1.010,6 triliun menjadi…
SOLO - Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Tahun Akademik 2026/2027 menunjukkan…
SEMARANG – Beragam program dan kebijakan digulirkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam memperkuat…
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak mahasiswa mengambil peran lebih besar dalam pembangunan…
SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Rapat Koordinasi Panitia Besar guna mematangkan persiapan…
SOLO - Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah…
This website uses cookies.