SEMARANG – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) Regional Office (RO) VII Semarang memperluas jangkauan pembiayaan kepemilikan rumah bagi pekerja peserta BPJS Ketenagakerjaan. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng DIY guna menyediakan akses perumahan yang inklusif, kompetitif, dan berkah bagi jutaan pekerja Penerima Upah.
Kehadiran BSI sebagai bank penyalur Manfaat Layanan Tambahan (MLT) memberikan alternatif pembiayaan perumahan berbasis syariah yang aman dan tenang. Sinergi ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mendukung program pemerintah mengikis angka backlog perumahan nasional.
Regional CEO BSI RO VII Semarang, Ficko Hardowiseto, menegaskan melalui kemitraan strategis dengan BPJS Ketenagakerjaan, BSI RO VII Semarang hadir memberikan solusi nyata bagi para pekerja untuk memiliki hunian layak dengan prinsip syariah.
Ficko menambahkan, solusi BSI Griya MLT ini dirancang fleksibel untuk menjawab kebutuhan nasabah. “Dengan skema syariah, kepastian angsuran yang tetap hingga akhir tenor memberikan ketenangan serta memudahkan perencanaan keuangan jangka panjang keluarga pekerja,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Jateng DIY, Cahyaning Indriasari, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan wujud komitmen dalam menghadirkan manfaat yang makin relevan dan menyentuh kebutuhan mendasar peserta.
“MLT merupakan salah satu manfaat tambahan yang kami hadirkan untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja. Kolaborasi bersama BSI membuka ruang dan opsi pembiayaan berbasis syariah yang transparan. Kami berharap semakin banyak pekerja di Jateng dan DIY yang terfasilitasi sehingga cita-cita memiliki rumah yang layak dan nyaman dapat segera terwujud,” ungkap Cahyaning.
Manfaat nyata dari program BSI Griya MLT ini dirasakan langsung oleh Luthfi Nurohman, seorang karyawan yang resmi memanfaatkan pembiayaan BSI Griya MLT BPJS Ketenagakerjaan untuk rumah pertamanya.
“Sebagai pekerja, salah satu kekhawatiran terbesar saat mengambil KPR adalah kenaikan suku bunga yang mendadak. Dengan BSI Griya MLT, cicilannya tetap sampai lunas sehingga arus kas bulanan keluarga kecil kami tetap stabil dan terukur,” cerita Luthfi.
Luthfi juga mengapresiasi kemudahan integrasi layanan antara BSI dan BPJS Ketenagakerjaan. “Proses pengajuannya sangat dibantu dari awal hingga akad. Syarat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan benar-benar memberikan nilai tambah dan keringanan nyata buat kami para pekerja,” tuturnya.
SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menggelar EXIT 2026: Architecture of…
JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon…
SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) menggulirkan program…
SEMARANG — Rencana investasi pembangunan mini refinery berkapasitas 10 ribu barel per hari senilai Rp5…
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan…
SEMARANG - Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI sangat tinggi.…
This website uses cookies.