Categories: IndeksNews

Gegara Viral Cosplay Pocong di Solo, 3 Pria Diklarifikasi Polisi

Tiga pria yang dimintai klarifikasi aparat Polresta Solo gegara viral cosplay pocong di Ngoresan, Jebres. Foto: Indospektrum.com

SOLO – Tiga pria harus berurusan dengan aparat Polresta Solo gegara viral cosplay mengenakan pocong. Mereka dimintai klarifikasi terkait peristiwa yang terjadi di kawasan Ngoresan, Kecamatan Jebres, Kota Solo, 6 Juni 2026.

Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan mengatakan, pihaknya pada 9 Juni 2026 pukul 13.00 WIB telah melakukan klarifikasi terhadap tiga orang terkait video viral teror pocong di Ngoresan.

Dari klarifikasi, diperoleh keterangan pada 6 Juni 2026 pukul 01.15 WIB terdapat kegiatan kegiatan pendadaran beladiri di kuburan Mipitan. Sedangkan keberadaan DRA (20), SR (26) dan SM (36) sebagai pihak yang diklarifikasi, pada saat itu posisinya sebagai penguji mental siswa yang mengikuti pendadaran.

Setelah kegiatan, para siswa diminta mencari makan dan minum. Pada saat itu pula, DRA, SR dan SM mengikuti dari belakang dengan masih menggunakan cosplay penguji mental.

“Dari klarifikasi, DRA berperan mengenakan kain putih yaitu pocong,” kata Derry Eko Setiawan di Mapolresta Solo, Selasa (9/6/2026) sore.

Sedangkan SR merupakan penumpang motor yang memboceng di tengah, dan SM sebagai pengendara sepeda motor. Dari klarifikasi, mereka tidak ada maksud membuat teror atau masyarakat menjadi resah. Selain itu, juga tidak ada maksud untuk membuat konten terkait teror pocong.

“Motifnya hanya sebagai penguji mental dalam pelaksanaan pendadaran bela diri,” ucapnya.

Terkait peristiwa tersebut, Polresta Solo telah memberikan pembinaan kepada yang bersangkutan. Mereka juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar dan selalu menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing,” tuturnya.

Sementara itu, DRA menyatakan meminta maaf kepada masyarakat Solo karena perbuatannya telah membuat gaduh di media sosial.

“Kami berjanji tidak akan mengulanginya lagi,” ucap DRA.

Indospektrum

Recent Posts

15 Santri Jateng Tembus Beasiswa Luar Negeri, Puluhan Calon Mahasiswa S1-S3 Jalani Tes Akhir Wawancara

SEMARANG - Seleksi calon penerima beasiswa santri dan pengasuh pesantren Pemprov Jateng tahun 2026 memasuki…

11 jam ago

Momen Hari Anak Nasional, DPD PP PAUD Jateng Dorong Pendidikan Karakter dan Pengasuhan Komprehensif

SEMARANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) harus menjadi momentum bagi seluruh orang tua, pendidik,…

12 jam ago

Perkuat Sinergi Pendidikan, BIM University Sambangi SMA Santo Yoseph Denpasar

DENPASAR - BIM University kembali melaksanakan kunjungan ke sekolah menengah atas di Bali sebagai bagian…

17 jam ago

Debut Manis di Vietnam, Atlet Tapak Suci UMS Kirana Tias Raih Emas Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026

SOLO - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id di kancah internasional.…

20 jam ago

Gelar Temu Alumni 2026, FHIP UMS Pererat Silaturahmi dan Perluas Jejaring Profesional Lintas Angkatan

SOLO – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Temu…

20 jam ago

Diserbu Ratusan Pendaftar Mancanegara, Summer Camp Internasional FT UMS Sukses Beri Kesan Mendalam

SOLO - Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menutup rangkaian Science & Engineering…

23 jam ago

This website uses cookies.