SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam melalui Tabligh Akbar dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. Kegiatan yang menghadirkan Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, M.Si., berlangsung di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Minggu (18/10/2026), dengan dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah.
Tabligh akbar ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-68 UMS yang mengusung semangat bersinergi, berdampak, dan berkelanjutan. Selain menjadi ruang penguatan spiritual, kegiatan tersebut mempertemukan warga Muhammadiyah, keluarga mahasiswa, dan masyarakat untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat komitmen dalam kehidupan beragama.
Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Jadi UMS sebagai kesempatan untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.
“Setiap orang memiliki waktu yang sama, yakni 168 jam dalam sepekan. Karena itu, momentum tabligh akbar ini menjadi kesempatan untuk meluangkan waktu bagi penguatan rohani dan menambah pemahaman keagamaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengenal dan mempercayakan pendidikan generasi muda kepada UMS, yang terus mengembangkan kualitas pendidikan serta memperluas kontribusinya bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi ke-68 UMS, Prof. Mochamad Solikin, S.T., M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Milad UMS merupakan hasil sinergi berbagai pihak.
“Dukungan ini tidak hanya datang dari sivitas akademika, tetapi juga orang tua mahasiswa, masyarakat sekitar, serta pelaku usaha yang turut mendukung kehidupan mahasiswa selama menempuh pendidikan,” tambahnya.
Ia berharap UMS dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat, baik di lingkungan terdekat maupun lebih luas. Semangat keberlanjutan juga menjadi perhatian agar UMS terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi umat serta bangsa.
Dalam sambutannya, Ia juga mengajak peserta untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama, termasuk masyarakat yang sedang mengalami musibah. Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa penguatan nilai keagamaan perlu berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.
Antusiasme peserta terlihat dari kehadiran jamaah sejak pagi hari. Salah satunya Eni Setyawati dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Boyolali yang mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut.
Ia menilai penyampaian materi oleh Ustadz Das’ad Latif berlangsung komunikatif sehingga membuat peserta menikmati kajian.
“Alhamdulillah, bagus sekali, luar biasa, dan semuanya antusias untuk mendengarkan. Tak terasa waktu satu jam itu ibaratnya hanya lima menit,” ungkapnya.
Eni berharap kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus diselenggarakan UMS untuk membantu membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki pemahaman agama dan akhlak yang baik.
Ia juga mengapresiasi kesempatan bertemu dengan jamaah dari berbagai daerah yang memiliki semangat dan visi serupa.
SEMARANG — Sebanyak 5.500 pelari dari berbagai kalangan meramaikan gelaran AHY Run Semarang 2026, di…
SEMARANG - Potensi gejolak kenaikan upah minimum kembali membayangi dunia ketenagakerjaan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja…
SOLO - Menjelang Tabligh Akbar Milad ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ panitia kegiatan mulai…
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai…
SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk…
SOLO - Sehari setelah menjabat Kapolresta Surakarta, AKBP Condro Sasongko langsung tancap gas membangun komunikasi…
This website uses cookies.