Categories: IndeksNews

Haji 2024 Raih Indeks Kepuasan 88,20%, Layanan Era Gus Yaqut Dinilai Sangat Memuaskan

Ilustrasi – Pelaksanaan Haji 2024 dinilai menjadi salah satu yang terbaik sepanjang masa musim Haji di Indonesia. Foto: Ist.

SEMARANG – Ibadah Haji adalah salah satu Rukun Islam yang sangat membutuhkan kehadiran Negara untuk para pelaksananya. Tak lain karena ini terkait soal jarak, waktu dan berbagai aspek lainnya.

Indonesia dalam sejarahnya selalu hadir dalam proses ibadah dari tahun ke tahunnya, dan pelaksanaan Haji 2024 dinilai menjadi salah satu yang terbaik sepanjang masa musim Haji di Indonesia.

Senyum kebahagiaan, kepuasaan jamaah atas hadirnya Negara pada Haji 2024 sangat luar biasa. Gus Yaqut saat menahkodai Kemenag kala itu benar-benar bekerja, Khidmah yang luar biasa. Angka Indeks kepuasan Haji tahun 2024 sebesar 88,20% adalah masuk kategori sangat memuaskan dan sangat tinggi.

Guru Besar Universitas Indonesia, Prof Wisnu Jatmiko. Foto: Ist.

Prof Wisnu Jatmiko yang merupakan Guru Besar Universitas Indonesia bersama istri serta ratusan ribu jamaah Haji 2024 lainnya merasakan layanan tersebut.

Dengan berbagai prestasi Haji 2024, Inovasi Murur, Tanazul, Smart Card Jamaah, Catering cita rasa Indonesia dan lainnya cukup menilai bahwa Haji 2024 adalah prestasi. Bahkan Haji 2024 efisiensi anggaran bisa mencapai Rp600 miliar.

Prof Wisnu Jatmiko menuturkan bahwa ia bersama istri berangkat haji dan tergabung di Kloter 13 Depok. Sejak awal, yakni mulai dari kegiatan manasik, fasilitas yang diberikan sangat bermanfaat dan membantu kelancaran ibadah haji. Saat itu ia difasilitasi oleh KUA di Kecamatan Cinere. Saat keberangkatan ke tanah suci, ia masuk di Gelombang I.

“Kami datang di Madinah lebih dahulu. Di sana hotel sangat dekat dengan Masjid Nabawi. Sehingga kami bisa salat 5 waktu secara berjamaah. Dan merasa dekat dengan Allah, apalagi itu di Kota Nabi,” kata Wisnu.

Usai menjalakan ibadah di Madinah, ia dan rombongan menuju Makkah selama 30 hari. Di Makkah, hotel yang ditempati juga tidak begitu jauh. Sehingga untuk menuju Masjidil haram bisa jalan kaki, atau jika mau naik bus juga sudah disediakan.

“Selama perjalanan ibadah 40 hari, transportasi hingga makanan semuanya berjalan baik,” tuturnya.

Secara keseluruhan ia menilai pelayanan ibadah hjai bagi jamaah berjalan baik. Meskipun tetap ada hal-hal kecil yang bisa ditingkatkan.

“Mungkin ada hal-hal kecil yang harus diperbaiki apo overall alhamdulillah berjalan dengab baik,” tandasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Adeging Mangkunegaran 2026: Motor Penggerak Ekonomi Solo dengan Multiplier Effect Rp87,9 Miliar

SOLO – Adeging Mangkunegaran 2026 tak lagi sekadar agenda budaya tahunan. Acara yang memadukan budaya,…

1 jam ago

PMI Solo Luncurkan Program ‘Rising Heroes’ untuk Gaet Donor Darah Generasi Z

SOLO - PMI Kota Surakarta (Solo) meluncurkan program Rising Heroes sebagai upaya meningkatkan partisipasi donor…

8 jam ago

Wisuda Periode IV 2026, UNS Luluskan 593 Mahasiswa Termasuk Satu Lulusan Internasional

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo meluluskan 593 lulusan pada Wisuda Periode IV Tahun…

1 hari ago

Politeknik AKBARA Surakarta Sembelih Hewan Kurban Bersama Griya PMI Peduli

SOLO – Politeknik AKBARA Surakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul…

1 hari ago

FKG UMS Gelar Kuliah Umum “Digital Smile Design”, Integrasikan Teknologi dalam Kedokteran Gigi Estetik

SOLO - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) www.ums.ac.id menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk…

1 hari ago

Cegah Kekerasan di Pesantren, Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Gerakan Bersama

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, pencegahan kasus kekerasan di lingkungan pesantren tidak…

1 hari ago

This website uses cookies.