Categories: IndeksPendidikan

ICIMS 2026: Membedah Etika Kecerdasan Buatan dalam Perspektif Islam dan Kemuhammadiyahan

Sambutan Ketua Panitia atau Chairman of the Committee ICIMS 2026, Dr. Muh. Nur Rochim Maksum, S.Pd.I, M.Pd.I. Foto: Ist.

SOLO – 6th International Conference on Islamic and Muhammadiyah Studies (ICIMS) 2026 mengangkat tema “Religious Ethics in Times of Artificial Intelligence” dan diselenggarakan di Ruang Seminar Auditorium Moh. Djazman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Selasa (10/2/2026). Konferensi internasional ini menjadi ruang dialog akademik untuk merespons perkembangan kecerdasan buatan dari perspektif etika keislaman dan kemuhammadiyahan.

Ketua Panitia atau Chairman of the Committee ICIMS 2026, Dr. Muh. Nur Rochim Maksum, S.Pd.I, M.Pd.I., menyampaikan bahwa konferensi ini terbuka bagi para akademisi dan peneliti lintas disiplin untuk terus berkontribusi dalam pengembangan riset.

“Kami mengundang untuk terus berpartisipasi pada ICIMS kali ini dan icims yang akan datang,” ujarnya.

Wakil Dekan III Fakultas Agama Islam (FAI) UMS, Fauzul Hanif Noor Athief, Lc., M.Sc., menegaskan kesiapan FAI UMS dalam memperkuat riset berdaya saing global.

“Kami memiliki dua program studi yang terakreditasi unggul, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Hukum Ekonomi Syari’ah (HES), sementara untuk Ilmu Qur’an dan Tafsir (IQT) saat ini terakreditasi A,” jelasnya.

Ia menambahkan, bahwa FAI UMS memiliki jurnal yang terindeks Scopus, yaitu Journal of Islamic Economic Laws dari Program Studi HES.

Menurut Fauzul, ICIMS menjadi momentum strategis dalam pengembangan riset keislaman yang relevan dengan tantangan kontemporer.

“ICIMS adalah sebuah langkah awal untuk sebuah perubahan dalam bidang riset dengan mengintegrasikan nilai keislaman dan kemuhammadiyahan,” katanya.

Dalam sambutannya, Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menekankan bahwa konferensi akademik harus melahirkan karya ilmiah yang beretika dan berdampak nyata.

“Saya berharap paper yang dibuat ini bernilai dan beretika dari semua partisipan, karena konferensi ini tidak ada apa-apanya jika tidak diamalkan, maka konferensi ini harus memiliki nilai dampak dan nilai transendensi,” pesannya.

ICIMS 2026 menghadirkan keynote speaker internasional dan nasional. Keynote speaker pertama, Prof. Abdelkader Bekhouche, Ph.D. dari Qatar University sekaligus Editor in Chief Journal of College of Sharia and Islamic Studies terindeks Scopus, mengangkat tema “Artificial Intelligence and Human Dignity: An Islamic Ethical Approach” yang menekankan pentingnya menjaga martabat manusia dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.

“Artificial intelligence harus ditempatkan dalam kerangka etika Islam yang menjunjung tinggi martabat manusia, karena teknologi tidak boleh menggerus nilai kemanusiaan yang menjadi inti ajaran Islam,” ujar Abdelkader.

Sementara itu, Keynote speaker kedua, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa kecerdasan buatan tidak dapat dilepaskan dari tanggung jawab etis manusia.

“AI adalah hasil dari kecerdasan manusia, tetapi ia tidak memiliki moral, nurani, dan perasaan atau emosi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa manusia memiliki posisi sentral dalam pengendalian teknologi.

“Secanggih-canggihnya AI, AI tetaplah buatan manusia, dan manusialah yang bertanggung jawab penuh atas apa yang telah diciptakannya,” tegasnya.

Melalui ICIMS 2026, lanjutnya, UMS menegaskan komitmennya dalam memperkuat integrasi antara pengembangan ilmu pengetahuan, nilai etika agama, dan spirit kemuhammadiyahan untuk menjawab tantangan peradaban di era kecerdasan buatan.

Indospektrum

Recent Posts

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

SEMARANG – Pameran Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXI tahun 2026 di Jawa Tengah yang…

13 jam ago

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

SOLO – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, melakukan kunjungan kerja ke…

15 jam ago

Inovasi Yoghurt Daun Pakis, Tim YOGREEN UMS Lolos KMI Expo XVII 2026

SOLO - Tim YOGREEN Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan prestasi dengan lolos seleksi…

17 jam ago

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

SEMARANG – Sehari sebelum penutupan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31 tahun 2026, ribuan…

17 jam ago

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

SOLO - Pembagian harta peninggalan orang meninggal atau yang disebut dengan harta waris seringkali menimbulkan…

19 jam ago

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

SEMARANG – Malam sudah menjelang saat gelaran final Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Nasional ke-31…

19 jam ago

This website uses cookies.