Categories: IndeksNews

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di Solo Raya. Foto: Ist.

SOLO – Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di wilayah Solo Raya. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk melaksanakan penguatan ketahanan pangan nasional.

Sinergi antar-instansi terus ditingkatkan untuk mewujudkan target Perusahaan. Dalam kegiatan penyerapan gabah/beras BULOG Surakarta menggandeng TNI, Polri, Gapoktan, dan para petani lokal untuk ikut menyukseskan program pemerintah mencapai swasembada pangan.

Dengan lonjakan penyerapan yang masif di berbagai sentra produksi wilayah Solo Raya, BULOG Surakarta terus berupaya menjaga ketahanan stok dengan menambah gudang sewa sebagai tempat penyimpanan. Berdasarkan data yang dihimpun, penyerapan gabah/beras tahun 2026 per hari ini adalah 70.893 ton setara beras atau 75,62% dari target pengadaan tahun 2026.

“Menyambut panen gadu yang diperkirakan pada bulan Juli/Agustus ini, penyerapan BULOG Surakarta sudah mencapai 75%. Diharapkan saat panen gadu nanti, penyerapan kami dapat dilakukan lebih optimal. Kami akan membentuk tim, untuk terjun langsung ke lapangan menyerap gabah/beras milik petani di wilayah Solo Raya. Kami optimis, sebelum akhir tahu dapat melampaui target yang ditetapkan Perusahaan,” kata Nanang Harianto, Pemimpin Cabang BULOG Surakarta dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).

Saat ini, beberapa sentra produsen beras di wilayah Solo Raya seperti di wilayah Sragen, Klaten, dan Wonogiri berperan besar dalam kegiatan penyerapan gabah/beras di BULOG Cabang Surakarta. Di Sragen sendiri terdapat Sentra Pengolahan Padi milik Perum BULOG yang dilengkapi dengan mesin pengolahan berteknologi modern, sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan beras yang berkualitas di wilayah Jawa Tengah, khususnya Solo Raya.

Penguatan stok beras dengan menyerap gabah/beras milik petani ini dirasa masih perlu dilaksanakan, untuk memenuhi kebutuhan pasar terhadap beras yang berkualitas dengan harga yang relatif terjangkau seperti beras SPHP. Daya beli masyarakat terhadap beras SPHP cukup tinggi baik di pasar-pasar tradisional maupun di retail modern.

Indospektrum

Recent Posts

Menyusuri Jejak Masa Lalu: Jasirah Heritage Cycling 2026 Rajut Sejarah dan Pariwisata Jawa Tengah

SEMARANG – Di sepenggal pagi pada Sabtu 20 Juni 2026, matahari baru beranjak dari peraduannya,…

1 jam ago

Perkuat Kaderisasi, Prodi Penjas UMS Pastikan Lulusan Miliki KTAM

SOLO - Program Studi (Prodi) Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah…

2 jam ago

Wisuda Periode IV 2025/2026, UMS Luluskan 1.217 Wisudawan dan Kukuhkan 10 Mahasiswa Internasional

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali melepas putra-putri terbaiknya dalam Upacara Wisuda Program…

2 jam ago

Inovasi Wisuda UMS: Gunakan Gelang Barcode Berbasis AI untuk Efisiensi Prosesi

SOLO - Ada yang berbeda dalam Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 Universitas Muhammadiyah Surakarta…

4 jam ago

Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Siapkan Rp38,2 Miliar

SRAGEN - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat penanganan jalan provinsi yang rusak parah di Kabupaten…

6 jam ago

Seleksi Beasiswa Santri Jateng 2026 Ketat, Wagub Taj Yasin: Tidak Ada Titipan

BANYUMAS – Program beasiswa santri dan pengasuh pesantren 2026 dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah…

6 jam ago

This website uses cookies.