SOLO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta mencatat tren positif pada layanan Kereta Api (KA) Batara Kresna. Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, sebanyak 359.396 pelanggan tercatat menggunakan moda transportasi lokal yang menghubungkan Solo hingga Wonogiri tersebut.
Angka kunjungan terbagi secara merata, yakni 179.698 penumpang berangkat (naik) dan 179.698 penumpang tiba (turun) di seluruh stasiun pemberhentian. Capaian ini menunjukkan peningkatan sebesar 5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, yang saat itu mencatatkan total 252.376 penumpang.
Berdasarkan data bulanan, antusiasme masyarakat tertinggi terjadi pada bulan Februari dengan jumlah 35.862 pelanggan. Menyusul kemudian bulan Desember sebanyak 34.498 pelanggan dan April sebanyak 34.428 pelanggan, yang bertepatan dengan momen libur panjang.
Stasiun Wonogiri menjadi titik tersibuk sepanjang tahun 2025 dengan total volume mencapai 162.234 pelanggan. Posisi berikutnya ditempati oleh:
– Stasiun Purwosari: 143.697 pelanggan
– Stasiun Solokota: 26.530 pelanggan
– Stasiun Sukoharjo: 21.643 pelanggan
– Stasiun Pasarnguter: 5.292 pelanggan
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan bahwa capaian ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap KA Batara Kresna, baik untuk keperluan mobilitas harian maupun wisata.
“KA Batara Kresna terus menjadi pilihan masyarakat. Perannya tidak hanya sebagai sarana transportasi yang efisien, tetapi juga mendukung konektivitas antardaerah serta mendorong pertumbuhan pariwisata di wilayah Soloraya,” ujar Feni dalam keterangan resmi yang dikutip, Jumat (16/1/2026).
Selain dampak ekonomi, kehadiran KA lokal ini juga menjadi bagian penting dari ekosistem transportasi berkelanjutan. Dengan menggunakan kereta api, masyarakat secara langsung berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas jalan raya dan menurunkan emisi karbon.
KAI Daop 6 berkomitmen untuk terus menjaga standar pelayanan yang aman, tepat waktu, dan nyaman bagi para pelanggan. Hal ini diharapkan dapat menjaga tren positif minat masyarakat terhadap transportasi publik di masa mendatang.
“Kami berharap tren ini berlanjut seiring meningkatnya kesadaran masyarakat. KAI berkomitmen memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif,” pungkas Feni.
SOLO – Adeging Mangkunegaran 2026 tak lagi sekadar agenda budaya tahunan. Acara yang memadukan budaya,…
SOLO - PMI Kota Surakarta (Solo) meluncurkan program Rising Heroes sebagai upaya meningkatkan partisipasi donor…
SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo meluluskan 593 lulusan pada Wisuda Periode IV Tahun…
SOLO – Politeknik AKBARA Surakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul…
SOLO - Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) www.ums.ac.id menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk…
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan, pencegahan kasus kekerasan di lingkungan pesantren tidak…
This website uses cookies.