SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menunjukkan kepercayaan masyarakat yang tinggi menjelang pelaksanaan Masa Ta’aruf dan Penyambutan Mahasiswa Baru (Masta PMB) 2026. Hingga Sabtu (1/8/2026) pukul 13.10 WIB, jumlah pendaftar Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UMS telah mencapai 26.808 orang.
Direktur Direktorat Akademik dan Admisi UMS, Dr. Triyono, S.E., M.Si., mengatakan capaian tersebut mencerminkan konsistensi UMS sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang tetap menjadi pilihan masyarakat di tengah semakin beragamnya alternatif pendidikan tinggi di Indonesia.
“Di tengah banyaknya pilihan perguruan tinggi, alhamdulillah UMS masih dipercaya oleh masyarakat. Hingga hari ini, Sabtu 1 Agustus 2026 pukul 13.10 WIB, jumlah pendaftar mencapai 26.808 orang,” ujar Triyono melalui keterangan tertulis, Minggu (2/8/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah program studi dengan tingkat persaingan tinggi telah menutup pendaftaran karena kuota telah terpenuhi, di antaranya Program Studi Kedokteran dan Program Studi Kedokteran Gigi. Sementara itu, program studi lainnya masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa untuk bergabung melalui beberapa jalur seleksi yang tersedia.
Adapun jalur penerimaan yang masih dibuka meliputi Jalur Rapor, Jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), dan Jalur Computer Based Test (CBT). Selain itu, UMS juga masih membuka kesempatan bagi calon mahasiswa penerima Beasiswa KIP Kuliah Sekolah.
Triyono menyampaikan bahwa pendaftaran dan pembuatan akun Sistem Informasi Manajemen (SIM) KIP Kuliah jalur mandiri Perguruan Tinggi Swasta (PTS) UMS masih dibuka hingga 8 Agustus 2026 di laman https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id. Informasi mengenai tahapan dan jadwal KIP Kuliah dapat diakses melalui laman resmi https://pmb.ums.ac.id/pendaftaran/kipk/ sehingga calon mahasiswa dapat mengikuti seluruh proses sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari sisi sebaran pendaftar, PMB UMS tahun ini menunjukkan jangkauan yang semakin luas. Tercatat, calon mahasiswa berasal dari 429 kabupaten/kota dan 3.714 SMA/SMK/MA di berbagai wilayah Indonesia. Meski demikian, Jawa Tengah masih menjadi daerah dengan jumlah pendaftar terbanyak.
“Secara umum tren PMB tahun 2026 relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya. Pada periode yang sama, hal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap UMS tetap terjaga dari tahun ke tahun,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan terdapat sejumlah faktor yang mendorong masyarakat memilih UMS sebagai tempat melanjutkan pendidikan tinggi. Di antaranya adalah reputasi dan akreditasi UMS yang terus meningkat, biaya kuliah serta biaya hidup di Surakarta yang relatif terjangkau, serta didukung fasilitas kampus yang lengkap dan lokasi yang mudah diakses.
Menjelang pelaksanaan Masa Ta’aruf pada awal September mendatang, Triyono mengimbau seluruh calon mahasiswa yang telah diterima di UMS untuk aktif memantau informasi resmi mengenai rangkaian kegiatan tersebut melalui laman SPADA Masta UMS https://spadamasta.ums.ac.id/. Selain itu, mahasiswa baru juga diharapkan mencermati kalender akademik tahun ajaran 2026/2027 sebagai panduan dalam mempersiapkan awal perkuliahan.
Melalui capaian PMB yang tetap kuat, jangkauan pendaftar yang semakin luas, serta kesiapan menyambut mahasiswa baru, UMS terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, adaptif, dan berdaya saing. Kepercayaan masyarakat yang terus terjaga menjadi motivasi bagi UMS untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan bagi seluruh sivitas akademika.
SOLO - Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id bersama Polres…
SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memberikan apresiasi kepada para alumninya melalui UMS Alumni…
JAKARTA - Menutup semester pertama tahun 2026, Perseroan berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun,…
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta pengurus baru Persatuan Tenis Meja Indonesia (PTMSI)…
SOLO - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad kembali mengharumkan…
WONOGIRI - Untuk mengurangi ketergantungan harga daging bagi para pengusaha bakso Wonogiri, perlunya menyiapkan peternakan…
This website uses cookies.