Categories: IndeksPendidikan

Kisah Bayu Fedra, Mahasiswa UMS yang Membawa Solusi Pembelajaran Cyber Security ke Panggung Black Hat Europe

Bayu Fedra melakukan pesentasi hasil penelitiannya di Black Hat Europe. Foto: Ist.

SOLO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa program studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Bayu Fedra. Dia berhasil mengikuti Black Hat Europe di London, Inggris, Desember 8-11, 2025.

Black Hat Europe merupakan konferensi internasional yang menjadi rujukan utama bagi praktisi dan perusahaan-perusahaan keamanan siber dunia.

Proposal hasil karyanya di sesi Black hat Arsenal yang mengangkat Most Basic Penetration Testing Lab (MBPTL), berhasil lolos seleksi di antara ribuan proposal lainnya.

Dalam konferensi ini, Fedra mempresentasikan sebuah inovasi yang dibuat untuk memperkenalkan platform atau virtual lab pembelajaran cyber security secara komprehensif.

Fedra telah berkecimpung dalam teknologi informasi sejak tahun 2015, Inovasinya lahir dari keresahannya terhadap platform pembelajaran yang ada.

Berbeda pada berbagai platform keamanan siber lainnya yang terfokus pada tahap exploitation, inovasi Fedra memberikan platform yang aman untuk mengeksplorasi metodologi pengujian penetrasi, mulai dari tahap reconnaissance hingga tunneling.

Virtual lab ini mencakup berbagai komponen pembelajaran cyber security secara menyeluruh.

“Nah, jadi kalau yang platform yang biasa dipake orang, dia itu cuma fokusnya di satu poin. Sedangkan yang aku bikin, dia itu mencakup semua ini. Dan sangat mudah flownya buat dipelajari,” ungkap Fedra, Jumat (23/1/2026).

Menariknya, inovasi yang diciptakan olehnya tidak hanya berhenti sebatas konferensi saja. Platform yang ia kembangkan telah digunakan sebagai referensi materi dalam pembelajaran di beberapa perguruan tinggi, seperti Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Bina Nusantara (BINUS).

Konsep virtual lab MBPTL memberikan pembelajaran praktis dengan metodologi penetrasi, sehingga dapat mengembangkan keterampilan keamanan aplikasi dan memahami berbagai jenis kerentanan sistem.

Keberhasilan dalam konferensi Black Hat, Fedra mengaku tidak tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh universitas. Menurutnya, UMS berperan penting dalam membuka peluang karirnya di kancah internasional.

“Tapi aku beneran bersyukur buat masuk UMS, karena UMS itu yang ngenalin aku di dunia internasional,” tutur Fedra.

Melalui inovasi Fedra pada bidang teknologi informatika, membuktikan bahwa mahasiswa UMS mampu bersaing di kancah internasional dengan memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan cyber security.

Indospektrum

Recent Posts

Perkuat Sinergi Pendidikan Kesehatan, UNS dan Unimus Jalin Kerja Sama Pengembangan PPDS

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memperkuat sinergi antarperguruan…

3 jam ago

Pemprov Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter Air Bersih ke Daerah Terdampak Kekeringan

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama sejumlah stakeholder terus mendistribusikan air bersih ke sejumlah…

3 jam ago

Hilirisasi Dorong Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Pengamat UMS: Indonesia Masih Dilirik Investor

  SOLO – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang menembus Rp1.010,6 triliun menjadi…

9 jam ago

PMB UMS 2026: Pendaftar Meningkat, Calon Mahasiswa Diimbau Segera Amankan Kuota

SOLO - Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Tahun Akademik 2026/2027 menunjukkan…

10 jam ago

Terima Kunjungan Penasihat Khusus Presiden, Ahmad Luthfi Paparkan Jurus Pemprov Jateng Sejahterakan Buruh

SEMARANG – Beragam program dan kebijakan digulirkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam memperkuat…

10 jam ago

Buka Munas XIX BEM SI, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Strategis Pembangunan

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak mahasiswa mengambil peran lebih besar dalam pembangunan…

10 jam ago

This website uses cookies.