Categories: IndeksPendidikan

Luar Biasa, Rata-rata IPK Lulusan Ners UMS Capai 3,79 dengan Kelulusan UKOM Hampir Sempurna

Peserta Upacara Sumpah Profesi Ners Program Pendidikan Profesi Ners FIK UMS, Rabu (13/5/2026). Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali mengukuhkan tenaga kesehatan profesional melalui Upacara Sumpah Profesi Ners Program Pendidikan Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UMS. Acara digelar di Hotel Mercure Solo, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., jajaran Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), pimpinan FIK UMS, mitra rumah sakit, serta orang tua mahasiswa.

Ketua Program Studi Profesi Ners FIK UMS, Kartinah, S.Kep., Ns., M.P.H, dalam laporan pendidikan menyampaikan bahwa berdasarkan Surat Keputusan Rektor UMS Nomor 67/KEP-R/2026, sebanyak 44 mahasiswa Program Profesi Ners Angkatan 30 dinyatakan lulus dan mengikuti prosesi pengambilan sumpah profesi tahun 2026.

“Mahasiswa Program Profesi Ners Angkatan 30 dinyatakan lulus setelah menempuh 36 SKS yang seluruhnya merupakan praktik klinik di rumah sakit dan pusat pelayanan kesehatan lainnya,” jelas Kartinah.

Ia juga melaporkan capaian akademik yang membanggakan, di mana 96 persen mahasiswa dinyatakan lulus Uji Kompetensi (UKOM) CBT dan OSCE berdasarkan keputusan Komite Nasional Uji Kompetensi Mahasiswa Bidang Kesehatan periode I tahun 2026.

Selain itu, rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa Angkatan 30 mencapai 3,79 dengan IPK tertinggi sempurna 4,00. Hingga saat ini, total alumni Program Profesi Ners FIK UMS telah mencapai 1.804 orang.

Kartinah juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai institusi mitra, mulai dari rumah sakit umum, rumah sakit jiwa, puskesmas wilayah Solo Raya, hingga Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses pendidikan profesi Ners ini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DPW PPNI Jawa Tengah, Dr. Arwani, BN.Hons., MN, menegaskan bahwa sumpah profesi Ners bukan sekadar seremoni, tetapi momentum spiritual dan penguatan komitmen profesi.

Ia juga menyinggung momentum Hari Perawat Internasional dengan tema “Our Nurses. Our Future. Empowered Nurses Save Lives”, yang menegaskan pengakuan global terhadap profesi perawat.

“Perawat adalah profesi yang ada di seluruh dunia. Pengakuan global ini harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan kualitas diri,” ungkapnya.

Dalam pesannya, Arwani memperkenalkan akronim “BISA” sebagai bekal lulusan, yakni Bismillah, Ikhlas, Sabar, dan Alhamdulillah.
“Letakkan adab dan etika di atas ilmu. Karena sering kali masalah di lapangan bukan pada kompetensi, tetapi pada sikap dan adab,” tegasnya.

Sementara itu Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa profesi perawat harus dijalankan sebagai bagian dari pengabdian sekaligus ibadah.

“Bekerja itu bukan hanya duniawi, tetapi juga bernilai transendental, mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ujarnya.

Ia juga memaparkan penguatan jejaring internasional UMS di bidang kesehatan, termasuk kerja sama dengan berbagai institusi di Rusia, Uzbekistan, hingga Selandia Baru, serta peluang pengembangan karier lulusan di Jepang, Taiwan, Hongkong, dan negara mitra lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor juga menekankan konsep “4B” bagi lulusan, yaitu Berbakti kepada orang tua, Be Champion, Be Different, dan Be Pelopor. “Jadilah pelopor perubahan di mana pun berada,” pesannya.

Suasana acara semakin hangat dengan sambutan perwakilan mahasiswa Profesi Ners Angkatan 30, Heningdyah Sekar Trifa, S.Kep., Ns., yang menggambarkan perjuangan panjang selama menjalani pendidikan profesi.

“Kami lebih sering melihat matahari terbit di rumah sakit daripada di rumah sendiri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan harapan agar para lulusan dapat membawa nama baik UMS di tingkat nasional maupun internasional.

“Semoga kami tidak hanya dikenang sebagai mahasiswa remedial, tetapi sebagai alumni yang mengharumkan nama UMS,” tuturnya.

Indospektrum

Recent Posts

UMS Raih Penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 Berkat Standar Pendidikan Kedokteran Global

JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menerima penghargaan CNN Indonesia Awards 2026 "Karya Nyata…

3 jam ago

FAI UMS Jadi Lokasi Riset Kolaboratif, Soroti Literasi Tafsir Al-Qur’an Mahasiswa di Era Digital

SOLO - Kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi keagamaan di ruang digital menjadi salah satu tantangan…

5 jam ago

Usung Collaborative Government, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak UGM Ikut Bangun Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak kepada sivitas akademika Universitas Gajah Mada (UGM)…

8 jam ago

Jadikan Solo Raya Percontohan Ekonomi Aglomerasi, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Regional Leadership

KARANGANYAR — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Agglomeration Leadership Award untuk kategori Regional…

12 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Jawa Tengah

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi…

23 jam ago

Antisipasi Penimbunan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi Minta Satgas Pengendalian Harga Diperkuat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian…

24 jam ago

This website uses cookies.