Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa Fisioterapi UMS Jalani Internship Internasional di Mahidol University Thailand

Mahasiswa Fisioterapi UMS (kanan) Muhammad Akhyar, (kiri) Oiwada Aiko Suda. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan langkah internasional melalui partisipasi dalam International Physiotherapy Internship di Mahidol University. Program ini berlangsung pada 20 April hingga 15 Mei 2026 dan diikuti oleh dua mahasiswa, yakni Muhammad Akhyar dan Ouwada Aiko Suda.

Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi strategis, meliputi Fakultas Fisioterapi Mahidol University, Klinik Fisioterapi Fakultas, serta Klinik Fisioterapi Pin Klao. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademik dan klinis yang komprehensif, sekaligus memperluas wawasan internasional mahasiswa dalam bidang fisioterapi.

Ketua Program Studi Profesi Fisioterapis UMS, Suryo Saputra Perdana, Ftr., M.Sc,PT., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari Student Mobility tahun kelima yang menjadi bukti komitmen prodi dalam mencapai standar global.

“Program Student Mobility tahun ke-5 di Mahidol University ini merupakan bukti nyata komitmen Prodi Profesi Fisioterapis terhadap standar keunggulan global. Fokus utama program ini adalah penguatan praktik klinik di Physiotherapy Center Mahidol University, pengembangan community-based physiotherapy, serta cultural exchange,” jelasnya Minggu (10/5/2026).

Ia menambahkan, melalui paparan langsung terhadap sistem kesehatan dan teknologi internasional, mahasiswa diharapkan memiliki daya saing tinggi dan siap berkarier di tingkat global.

Dengan berbagai pengalaman tersebut, ia berharap ilmu dan wawasan yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan fisioterapi di Indonesia, sekaligus mendorong pengembangan praktik fisioterapi yang lebih adaptif, berbasis bukti ilmiah, dan berorientasi global.

Selama mengikuti program, mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas, mulai dari observasi praktik klinik hingga partisipasi langsung dalam penanganan pasien di bawah supervisi clinical instructor. Mahasiswa mengobservasi beragam kasus fisioterapi, seperti muskuloskeletal, neurologi, hingga pediatri, dengan pendekatan berbasis evidence-based practice.

Selain itu, mahasiswa juga mengikuti kegiatan community-based physiotherapy melalui kunjungan ke Rumah Sakit Naraphirom. Dalam kegiatan ini, mereka mempelajari pendekatan fisioterapi berbasis komunitas, khususnya pada kelompok masyarakat agrikultur, lansia, serta pasien dengan penyakit kronis. Interaksi langsung dengan tenaga kesehatan setempat memberikan pemahaman mendalam terkait strategi pelayanan kesehatan di tingkat komunitas.

Pengalaman akademik mahasiswa semakin diperkuat melalui partisipasi dalam forum ilmiah internasional, yakni International Physical Therapy Research Symposium (IPTRS) 2026 di Chulalongkorn University. Dalam forum tersebut, kedua mahasiswa mempresentasikan case report mereka yang membahas intervensi fisioterapi pada kasus klinis spesifik. Kegiatan ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan sekaligus memperluas jejaring akademik global.

Tak hanya itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai teknologi mutakhir dalam fisioterapi, seperti motion capture system untuk analisis gerak, alat ukur parameter kinetik dan kinematik, hingga teknologi Transcranial Magnetic Stimulation (TMS) untuk evaluasi dan intervensi neurologis. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam menghadapi perkembangan fisioterapi berbasis teknologi dan data di masa depan.

Melalui program ini, mahasiswa juga mengidentifikasi sejumlah praktik unggulan yang dapat diadopsi oleh Prodi Fisioterapi UMS, di antaranya penguatan clinical exposure sejak dini, penerapan evidence-based practice secara konsisten, penggunaan ICF model dalam pengambilan keputusan klinis, serta peningkatan keterlibatan mahasiswa dalam forum ilmiah internasional.

Selain itu, sistem monitoring klinis yang terstruktur serta budaya diskusi kasus dan self-evaluation juga dinilai penting untuk meningkatkan kemampuan clinical reasoning mahasiswa.

Indospektrum

Recent Posts

Jadikan Solo Raya Percontohan Ekonomi Aglomerasi, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Regional Leadership

KARANGANYAR — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Agglomeration Leadership Award untuk kategori Regional…

46 menit ago

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Jawa Tengah

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi…

11 jam ago

Antisipasi Penimbunan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi Minta Satgas Pengendalian Harga Diperkuat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian…

12 jam ago

Pemprov Jateng Gulirkan 19 Program Intervensi di Sragen, Genjot Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggulirkan 19 bentuk intervensi di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan,…

15 jam ago

BEI Resmi Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal Indonesia

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yaitu PT Kliring…

16 jam ago

Perkuat Swasembada Pangan, Pemprov Jateng Genjot Elektrifikasi Penggilingan Padi Skala Kecil

MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya swasembada pangan melalui modernisasi sektor pertanian…

17 jam ago

This website uses cookies.