Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa Keperawatan UMS Inovasikan SWEETDROP: Solusi Imunisasi Bayi Tanpa Trauma Berbasis Mangga Arumanis

Mahasiswa UMS mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan bayi berbasis prinsip atraumatic care. Foto: Ist.

SOLO – Inovasi pelayanan kesehatan bayi berbasis prinsip atraumatic care dikembangkan mahasiswa Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan produk bernama SWEETDROP.

Inovasi dirancang untuk membantu menekan rasa nyeri pada bayi saat menjalani imunisasi, sehingga menciptakan pengalaman pelayanan kesehatan yang lebih nyaman dan minim trauma. SWEETDROP berangkat dari kebutuhan pelayanan keperawatan anak yang menekankan pendekatan holistik.

Dalam praktik imunisasi, bayi kerap mengalami rasa nyeri yang dapat menimbulkan trauma, sehingga diperlukan solusi pendukung yang aman dan mudah diaplikasikan untuk meningkatkan kenyamanan pasien anak.

“Ide pengembangan SWEETDROP berawal dari pembelajaran pada mata kuliah keperawatan anak. Dari sana, kami melihat peluang untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung dalam praktik pelayanan kesehatan, khususnya pada tindakan imunisasi bayi,” jelas Ketua Tim SWEETDROP, Putri Azzahra Namora, Jumat (30/1/2026).

Sebagai bahan dasar utama, Putri menjelaskan bahwa SWEETDROP memanfaatkan mangga arumanis yang memiliki kandungan sukrosa relatif tinggi dibandingkan buah lokal lainnya. Pemilihan bahan alami ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pemanfaatan sumber daya pangan lokal dalam pengembangan inovasi produk kesehatan.

Melalui inovasi SWEETDROP, ia berharap bersama timnya dapat berkontribusi dalam meningkatkan angka cakupan imunisasi dasar di Indonesia. Pendekatan atraumatic care yang diusung diyakini mampu meningkatkan kepatuhan imunisasi, karena imunisasi dipandang sebagai upaya perlindungan kesehatan anak di masa depan.

Salah satu anggota tim, Asrofi Noor Masithoh, memaparkan bahwa proses pengembangan SWEETDROP dilakukan menggunakan metode Research and Development (R&D). Tahapan riset meliputi pemilihan bahan, proses ekstraksi, hingga pengujian untuk memperoleh formulasi yang sesuai dengan kebutuhan dan standar keamanan.

“Dalam proses riset, kami menghadapi tantangan pada tahap penentuan formulasi. Beberapa percobaan menghasilkan kadar sukrosa yang belum sesuai, ditambah dengan keterbatasan ketersediaan buah mangga yang bersifat musiman, sehingga membutuhkan waktu riset yang lebih panjang,” ungkap Asrofi.

SWEETDROP memiliki sejumlah keunggulan, tambah Asrofi, di antaranya penggunaan bahan alami yang minim efek samping, mudah diaplikasikan pada bayi, serta tidak menimbulkan rasa sakit tambahan selama proses imunisasi.

Inovasi ini juga mendapatkan respons positif dari para penilai karena dinilai sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang kesehatan yang baik dan kesejahteraan. SWEETDROP dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut melalui riset lanjutan agar semakin aman, aplikatif, dan efektif.

Berkat inovasi SWEETDROP tersebut, tim mahasiswa Keperawatan UMS berhasil meraih Silver Medal dalam ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) 2026 yang diselenggarakan oleh Indonesian Young Scientist Association (IYSA).

Penghargaan diserahkan di Graha Widya Wisuda Kampus IPB Dramaga pada Minggu (18/1/2026). Tim mahasiswa Keperawatan UMS terdiri dari Putri Azzahra Namora, Mufida Nur Afifah, Asrofi Noor Masithoh, Muhammad Reza Kurniawan, Nabila Putri Krisnardiantie, dan Radhiyalifa Naura Syilfanda, yang berhasil mengharumkan nama UMS di kancah internasional.

Indospektrum

Recent Posts

FAI UMS Jadi Lokasi Riset Kolaboratif, Soroti Literasi Tafsir Al-Qur’an Mahasiswa di Era Digital

SOLO - Kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi keagamaan di ruang digital menjadi salah satu tantangan…

50 menit ago

Usung Collaborative Government, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak UGM Ikut Bangun Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak kepada sivitas akademika Universitas Gajah Mada (UGM)…

4 jam ago

Jadikan Solo Raya Percontohan Ekonomi Aglomerasi, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Regional Leadership

KARANGANYAR — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Agglomeration Leadership Award untuk kategori Regional…

8 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Jawa Tengah

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi…

19 jam ago

Antisipasi Penimbunan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi Minta Satgas Pengendalian Harga Diperkuat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian…

19 jam ago

Pemprov Jateng Gulirkan 19 Program Intervensi di Sragen, Genjot Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggulirkan 19 bentuk intervensi di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan,…

23 jam ago

This website uses cookies.