Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa PG PAUD FKIP UMS Praktikkan Teori Lewat Outbound Ceria Bersama Anak Usia Dini

Mahasiswa PG-PAUD UMS menggelar outbound ceria, latih mahasiswa hadapi dunia nyata pendidikan anak pada Sabtu (9/5/2026) di Lapangan Kampus IV UMS. Foto: Ist.

SOLO – Laboratorium Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan kegiatan Outbound Ceria (OC) pada, Sabtu (9/5) di Lapangan Kedokteran Kampus IV UMS.

Kegiatan bertema “Bersama Trainer dari Mahasiswa PG-PAUD FKIP UMS” itu menjadi rangkaian implementasi dari pelatihan Training of Trainer (ToT) yang sebelumnya digelar di Laboratorium Microteaching PG-PAUD UMS pada 23-24 April 2026.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PG-PAUD UMS didorong untuk mengimplementasikan teori pembelajaran yang selama ini dipelajari di ruang kuliah ke dalam praktik langsung di lapangan bersama anak-anak usia dini.

Kepala Laboratorium PG-PAUD UMS, Dr. Sri Slamet, M.Hum., M.Pd. menjelaskan bahwa Outbound Ceria dirancang sebagai sarana mahasiswa untuk belajar memimpin, mengelola tim, mendidik, sekaligus menangani karakter anak secara nyata.

“Teori yang didapat mahasiswa perlu diimplementasikan di lapangan agar mereka memahami bagaimana pelaksanaannya secara langsung. Di sini mereka bisa bereksperimen, berkontribusi, sekaligus belajar mendidik dan mengenal karakter masing-masing anak-anak,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembentukan karakter kepemimpinan dan manajerial mahasiswa. Tidak hanya memimpin diri sendiri dan tim, mahasiswa juga dilatih untuk mengelola dinamika anak-anak dalam aktivitas luar ruang.

“Sebagai calon guru, mereka harus siap menghadapi situasi nyata. Tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga bagaimana mengendalikan anak-anak di luar ruang dengan berbagai karakteristik yang berbeda,” jelas Sri.

Berbeda dengan praktik microteaching di kelas yang menggunakan teman sebaya sebagai peserta simulasi, dalam kegiatan ini mahasiswa benar-benar berhadapan langsung dengan anak usia dini dari berbagai lembaga pendidikan.

Konsep outbound dipilih karena dinilai efektif sebagai media pembelajaran anak usia dini melalui pendekatan bermain sambil belajar. Selain memanfaatkan area terbuka milik UMS, kegiatan ini juga memberi ruang eksplorasi yang luas bagi mahasiswa dan peserta didik.

“Kami bersyukur memiliki fasilitas lapangan yang luas sehingga mahasiswa dapat menyiapkan area bermain dan belajar secara maksimal. Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mereka,” katanya.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai lembaga mitra PAUD dan TK, yakni TK ABA Aisyiyah Mardi Siwi Surakarta, TK Aisyiyah Idola Surakarta, PAUD Saymara Kartasura, dan TK Aisyiyah Bolon Karanganyar. Peserta dipilih secara terbatas menyesuaikan jumlah mahasiswa dan kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Menurut Sri Slamet, pelibatan berbagai lembaga itu bertujuan agar mahasiswa memahami cara menangani anak dengan karakter dan kemampuan yang beragam. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana berbagi praktik baik antar lembaga pendidikan anak usia dini.

“Kami ingin mahasiswa memahami bagaimana menangani anak dengan berbagai kondisi. Sekaligus menjadi ruang transfer pengetahuan antar lembaga pendidikan,” ungkapnya.

Menariknya, kegiatan ini turut melibatkan tim D’Miracle, yang merupakan alumni PG-PAUD UMS. Tim tersebut hadir mendampingi pelaksanaan outbound sebagai bentuk implementasi pengalaman dan kompetensi yang telah mereka bangun setelah lulus.

Sri berharap model pembelajaran seperti ini dapat terus dikembangkan karena dinilai mampu meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja secara nyata, termasuk membuka peluang pengembangan kompetensi di bidang outbound training anak usia dini.

“Harapannya, mahasiswa PG-PAUD UMS tidak hanya siap menjadi guru di kelas, tetapi juga memiliki kemampuan membangun tim, mengelola kegiatan luar ruang, bahkan mengembangkan event organizer pendidikan anak di masa depan,” tutupnya.

Indospektrum

Recent Posts

Buka Wawasan Karier, Siswa SMA Muhammadiyah 1 Banjarnegara Kunjungi Kampus UMS

SOLO - Persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif mendorong siswa sekolah menengah untuk mulai mempersiapkan…

10 jam ago

Sebar Kebaikan, UNS Jangkau Daerah Pelosok lewat Program Kurban 2026

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UNS menyelenggarakan program…

10 jam ago

Suhu Udara Tembus 35°C, Kenali Bahaya Micro-sleep dan Dehidrasi Saat Berkendara

SEMARANG - Cuaca panas yang melanda sejumlah wilayah dalam beberapa pekan terakhir menjadi tantangan tersendiri…

11 jam ago

Blibli Hadirkan Penawaran Eksklusif Peluncuran OPPO Find X9s dan X9 Ultra

JAKARTA - Era baru mobile photography dan performa flagship kini hadir sebagai bagian dari gaya…

12 jam ago

Prodi Ilkom UMS Gelar Seminar Nasional COMFEAST 2026, Bedah Strategi PR di Era Digital

SOLO - Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Seminar…

12 jam ago

Rembug Pembangunan Kedungsepur: Pemkab/Pemkot Selaras dengan Visi Jateng Genjot Ekonomi Syariah

GROBOGAN – Pemerintah kabupaten/kota bersinergi dan mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang akan…

12 jam ago

This website uses cookies.