Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS Gelar Edukasi dan Senam Hamil di Baki Sukoharjo

Mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS melaksanakan kegiatan edukasi dan praktik senam hamil bagi ibu hamil di sejumlah posyandu di Kecamatan Baki, Sukoharjo. Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kesehatan masyarakat melalui pengabdian berbasis keilmuan. Komitmen tersebut diwujudkan mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS melalui kegiatan edukasi dan praktik senam hamil bagi ibu hamil di sejumlah posyandu di Kecamatan Baki, Sukoharjo.

PIC Kegiatan, Andi Muhammad Zaki, memaparkan bahwa kegiatan itu menjadi bentuk nyata penerapan ilmu fisioterapi di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga mendampingi peserta secara langsung dalam melakukan aktivitas fisik yang aman dan bermanfaat selama masa kehamilan.

“Program tersebut turut mendukung upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan ibu selama kehamilan,” ungkapnya, Selasa (18/8/2026).

Ia juga berharap dengan hadirnya mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS di tengah masyarakat dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil mengenai pentingnya menjaga kebugaran serta mempersiapkan kondisi fisik menjelang persalinan.

Dosen Pendamping, Isnaini Herawati, Ftr., M.Sc., PhD., mengungkapkan kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional melalui penerapan ilmu di lapangan. Interaksi langsung dengan masyarakat memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam menyampaikan edukasi kesehatan dan memberikan pendampingan secara komunikatif, aplikatif, serta sesuai dengan kebutuhan kelompok sasaran.

Kegiatan yang bertajuk “Dari Baki untuk Ibu Hebat: Senam Hamil Bersama Fisioterapi” itu menyasar kelompok ibu hamil dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang. Pelaksanaan dilakukan di beberapa posyandu di Kecamatan Baki, antara lain Desa Menuran, Gentan, dan Kadilangu, dengan pendampingan dari tenaga kesehatan serta dosen pendamping UMS.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan kelas ibu hamil yang disampaikan oleh bidan desa. Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai kesehatan ibu dan janin, perubahan yang terjadi selama kehamilan, serta persiapan menghadapi persalinan. Materi diberikan sebagai bekal agar ibu dapat menjalani masa kehamilan dengan lebih sehat, nyaman, dan percaya diri.

Setelah kelas ibu hamil, mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS memberikan edukasi mengenai senam hamil. Peserta mendapatkan penjelasan mengenai pengertian, tujuan, dan manfaat senam hamil, antara lain membantu menjaga kebugaran tubuh, mengurangi keluhan selama kehamilan, serta mendukung fleksibilitas dan kekuatan otot.

Senam hamil juga diperkenalkan sebagai salah satu bentuk latihan untuk membantu mempersiapkan kondisi fisik ibu menjelang persalinan. Dalam penyampaiannya, mahasiswa memperhatikan kondisi kehamilan peserta sehingga gerakan yang diberikan dapat dilakukan secara aman dan sesuai dengan kemampuan masing-masing ibu hamil.

Sebagai implementasi materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik senam hamil bersama. Mahasiswa memperagakan berbagai gerakan senam hamil, kemudian peserta mengikuti gerakan tersebut dengan pendampingan secara langsung. Peserta yang mengikuti kegiatan memiliki usia kehamilan 14 hingga 30 minggu atau berada pada trimester II dan III.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS, Andi Muhammad Zaki, sebagai ketua kegiatan atau PIC. Pelaksanaan di lapangan turut didukung Pembimbing Lahan Anissa Amaliah, AMF, serta Dosen Pendamping Isnaini Herawati, Ftr., M.Sc., PhD. Sementara itu, kegiatan berada dalam koordinasi layanan kesehatan dengan Kepala Puskesmas, dr. Agus Kristiyanto, M.Si.

Kegiatan itu telah sukses terlaksana pada 18–23 Juli 2026 di beberapa posyandu di Kecamatan Baki, Sukoharjo. Melalui kegiatan ini, mahasiswa Profesi Fisioterapis UMS diharapkan terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat sekaligus mendorong penerapan aktivitas fisik yang tepat untuk mendukung kesehatan ibu dan janin hingga proses persalinan.

Indospektrum

Recent Posts

Pemprov Jateng Minta Seluruh Jalur Pendakian Gunung Ditutup Sementara untuk Antisipasi Karhutla

SEMARANG — Pasca kebakaran hutan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu dan Gunung Sumbing, Pemerintah…

12 jam ago

Santri Diberi Kesempatan Kembangkan Potensi Sepak Bola Lewat Football Santri 2026

KENDAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong pembinaan pemain sepak bola berbakat…

13 jam ago

Enam Kado untuk Santri Jateng di HSN 2026, Ada Beasiswa hingga Jaminan Pesantren Aman

TEGAL - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan enam kado program untuk para santri pada peringatan…

13 jam ago

Para Santri Kini Bisa Rasakan Kuliah Sampai Luar Negeri

SEMARANG – Berawal dari keinginan sederhana untuk belajar bahasa Mandarin saat duduk di bangku kelas…

13 jam ago

Santri Masa Kini Diharapkan Ikut Berjuang Sejahterakan Masyarakat

TEGAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, semangat perjuangan santri pada masa…

13 jam ago

Pemprov Jateng Berikan 6 Kado Program di Hari Santri Nasional 2026

TEGAL - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan enam kado program untuk para santri pada peringatan…

16 jam ago

This website uses cookies.