Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa UMS Ajarkan Pemrograman dan Literasi Rupiah bagi Anak Indonesia di Sabah

Penyerahan mahasiswa KKN Dik FKIP UMS kepada pihak CLC. Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pengabdian Kepada Masyarakat-Kemitraan Internasional (PKM KI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS melaksanakan kegiatan pengabdian di Community Learning Center (CLC) Tunas Harapan Bangsa dan CLC 26 Ladang pada 14-15 Januari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari penerjunan resmi Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN Dik) FKIP UMS 2026, sekaligus peneguhan peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri.

Tim KKN Dik FKIP UMS diketuai oleh M. Fahmi Johan Syah.,Ph.D., yang juga menjabat sebagai Kepala Laboratorium Microteaching, Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), dan KKN Dik FKIP UMS, didampingi oleh Agus Triyono, M.Si dan Sukirman, Ph.D.

Antusiasme siswa menyambut kehadiran mahasiswa KKN Dik UMS yang membawa suasana dan aktivitas pembelajaran baru. Foto: Ist.

Dalam kegiatan tersebut, dua mahasiswa KKN Dik, yakni Azzun Adna (Pendidikan Teknik Informatika) dan Sadad Al Faza (Pendidikan Jasmani), terjun langsung mendampingi proses pembelajaran di CLC.

Kegiatan yang dilaksanakan di kedua CLC, meliputi pengenalan uang rupiah dan nilai keindonesiaan, pengelolaan keuangan sederhana, serta pengenalan dasar pemrograman kepada siswa.

Menurut M. Fahmi Johan Syah,,Ph.D., kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan literasi finansial, kecakapan abad 21, serta memperkuat identitas kebangsaan siswa di tengah keterbatasan fasilitas pendidikan.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa CLC, khususnya dalam pengenalan uang rupiah sebagai simbol identitas nasional serta pengenalan pemrograman sebagai bekal keterampilan masa depan,” ujarnya, Jumat (16/1/2026).

Ia menambahkan bahwa antusiasme siswa muncul karena kehadiran mahasiswa KKN Dik membawa suasana dan aktivitas pembelajaran yang baru.

“Anak-anak sangat bersemangat karena ada mahasiswa KKN Dik yang datang, sehingga muncul kegiatan-kegiatan baru yang sebelumnya belum pernah mereka dapatkan,” jelasnya.

Meski berlangsung lancar, Fahmi mengakui adanya tantangan tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan. Keterbatasan sarana belajar serta minimnya jumlah guru di CLC menjadi kendala utama yang dihadapi.

“CLC sangat membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, terutama perguruan tinggi, agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan lebih optimal,” ungkapnya.

Penyerahan mahasiswa KKN Dik FKIP UMS kepada pihak CLC menjadi salah satu momen penting yang di-highlight dalam kegiatan ini, sebagai simbol kolaborasi dan komitmen berkelanjutan antara UMS dan lembaga pendidikan di Sabah.

Ke depan, Fahmi berharap program KKN Dik FKIP UMS dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun di CLC-CLC Sabah.

“Harapannya, KKN Dik ini terus berjalan dan mampu memberikan berbagai pengalaman baru sesuai dengan keilmuan yang dimiliki mahasiswa, sekaligus memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri,” ucapnya.

Dengan semangat pengabdian dan kolaborasi, UMS terus meneguhkan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen pada penguatan pendidikan, kemanusiaan, dan keindonesiaan lintas batas negara.

Indospektrum

Recent Posts

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menggelar EXIT 2026: Architecture of…

9 jam ago

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon…

9 jam ago

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) menggulirkan program…

9 jam ago

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

SEMARANG — Rencana investasi pembangunan mini refinery berkapasitas 10 ribu barel per hari senilai Rp5…

9 jam ago

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan…

12 jam ago

Ribuan Warga Padati Simpang Lima, Meriahkan Malam MTQ Nasional XXXI di Semarang

SEMARANG - Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI sangat tinggi.…

12 jam ago

This website uses cookies.