Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa UMS Kembangkan ‘Smart Teacher Emotion’, Media Pembelajaran Sosial Emosional Berbasis Web

Mahasiswa UMS mengembangkan Smart Teacher Emotion, sebuah inovasi media pembelajaran sosial emosional berbasis web. Foto: Ist.

SOLO – Kemampuan guru dalam mengenali dan mengelola emosi menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang positif. Berangkat dari kebutuhan tersebut, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id , Ryan Brilian Fatsena, mengembangkan Smart Teacher Emotion, sebuah inovasi media pembelajaran sosial emosional berbasis web yang ditujukan bagi calon guru dan guru.

Inovasi bertajuk “Smart Teacher Emotion: Bijak Mengelola Emosi, Menjadi Teladan” tersebut dikembangkan untuk membantu calon guru dan guru memahami pentingnya kesadaran diri, pengelolaan emosi, hubungan positif, serta pengambilan keputusan yang bertanggung jawab dalam konteks pembelajaran.

Smart Teacher Emotion dikembangkan sebagai bagian dari tugas pada mata kuliah Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dalam Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan UMS. Mata kuliah tersebut diampu oleh Dr. Supriyono, S.Pd., M.Pd.

Ryan menjelaskan bahwa gagasan Smart Teacher Emotion berangkat dari pemahaman bahwa guru tidak hanya berperan menyampaikan materi, tetapi juga menjadi teladan bagi peserta didik dalam berkomunikasi, mengelola emosi, mengambil keputusan, dan membangun hubungan di lingkungan pembelajaran.

“Guru berhadapan dengan berbagai situasi di kelas yang membutuhkan kemampuan untuk mengenali dan mengelola emosi. Oleh karena itu, saya mencoba menghadirkan media pembelajaran yang dapat membantu calon guru maupun guru untuk lebih sadar terhadap emosinya sebelum menentukan respons dalam pembelajaran,” ujar Ryan, Sabtu (3/10/2026).

Smart Teacher Emotion dikembangkan dalam bentuk media pembelajaran berbasis web yang menghubungkan konsep Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) dengan situasi yang dekat dengan pengalaman guru dalam proses pembelajaran. Pengembangan karya tersebut juga mengintegrasikan konsep CASEL 5 dan EMC² sebagai bagian dari landasan pembelajaran. Karya tersebut bisa diakses di laman https://cobaiyan.my.canva.site/smart-teacher-emotion.

Menurut Ryan, salah satu tantangan dalam pengembangan karya tersebut adalah menerjemahkan konsep pembelajaran sosial emosional yang bersifat konseptual menjadi media digital yang sederhana dan mudah digunakan.

“Konsep PSE cukup luas dan tidak semuanya mudah diterjemahkan ke dalam media digital. Tantangannya adalah bagaimana membuat media yang tetap memiliki dasar pembelajaran, tetapi juga mudah dipahami dan relevan dengan situasi yang mungkin dihadapi guru di kelas,” jelas Ryan.

Dalam proses pengembangannya, Ryan menyusun konsep, materi, struktur, serta tampilan media secara terpadu. Format berbasis web dipilih agar karya dapat digunakan sebagai media pembelajaran sekaligus sarana refleksi yang mudah diakses oleh calon guru maupun guru.

Pengembangan Smart Teacher Emotion menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi digital dalam bidang pendidikan, khususnya untuk mendukung penguatan kompetensi sosial emosional. Karya ini juga menghubungkan pemahaman PSE dengan situasi pembelajaran yang dapat dihadapi guru dalam praktik sehari-hari.

Sebagai bentuk perlindungan terhadap karya yang dikembangkan, Smart Teacher Emotion telah memperoleh Hak Cipta. Perlindungan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga orisinalitas dan mendokumentasikan karya digital yang dikembangkan dalam bidang pendidikan.

Ryan berharap Smart Teacher Emotion tidak berhenti sebagai produk tugas perkuliahan, tetapi dapat terus dikembangkan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi calon guru maupun guru.

“Harapannya, Smart Teacher Emotion tidak hanya menjadi karya untuk memenuhi tugas perkuliahan, tetapi juga dapat terus dikembangkan menjadi media yang bermanfaat bagi calon guru maupun guru. Saya ingin karya ini membantu mengingatkan bahwa sebelum mendidik peserta didik, guru juga perlu mampu mengenali dan mengelola dirinya sendiri,” ujar Ryan.

Melalui perpaduan PSE dan teknologi informasi, Smart Teacher Emotion menjadi salah satu bentuk inovasi mahasiswa UMS dalam mengembangkan media pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidik di era digital.

Indospektrum

Recent Posts

Prodi Doktor Pendidikan Bahasa Indonesia UMS Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

SOLO – Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Program Doktor (PBIPD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan…

2 jam ago

Taj Yasin Buka Rumdin Wagub Jateng untuk Kegiatan Masyarakat: Ini Rumahnya Warga

SEMARANG – Rumah dinas Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen tak hanya menjadi tempat…

8 jam ago

UMS dan Liaoning University China Perkuat Kerja Sama Akademik Internasional

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melalui Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI)…

8 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong MES Jateng Gerakkan Sektor UMKM dan Ekonomi Rakyat

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Pengurus Wilayah Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jateng…

8 jam ago

UMS dan LLHPB PWA Jawa Tengah Gelar TOT SPAB, Perkuat Peran Kader Aisyiyah dalam Penanggulangan Bencana

SOLO - Seringkali pemahaman tentang penanggulangan dan mitigasi bencana hanya dipahami oleh kaum laki-laki. Dari…

9 jam ago

Porprov XVII Jateng 2026 Diikuti 7.990 Atlet, Taj Yasin: Ajang Pembinaan Menuju Prestasi Dunia

SEMARANG – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah tahun 2026 akan diikuti sebanyak…

10 jam ago

This website uses cookies.