Categories: IndeksPendidikan

Menyusuri Jejak Pengabdian: Kisah Guru Muchtar yang Menginspirasi Sekda Jateng

Sekda Jateng Sumarno naik perahu compreng menyusuri jejak yang dilintasi Guru Muchtar menuju SMA Negeri 1 Kampung Laut, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Kamis, 22 Januari 2026. Foto: Ist.

CILACAP – Sebuah kisah keteladanan datang dari pria yang bernama Muchtar. Seorang guru mata pelajaran agama yang mengajar di SMA Negeri 1 Kampung Laut, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap.

Sejak tahun 2008, setiap hari ia menempuh perjalanan selama tiga jam. Ia harus berjibaku menempuh jalur darat dan laut menuju tempatnya mengajar di SMA Negeri 1 Kampung Laut. Setiap hari, ia harus berangkat pukul 04.00 WIB dari rumahnya di Purbalingga menuju sekolah yang lokasinya berdekatan dengan pulau Nusakambangan.

Kisah kesungguhan dan keteledanan Guru Muchtar ini, menginspirasi Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Pada Kamis, 22 Januari 2026, Sumarno menyusuri jejak yang dilintasi Guru Muchtar dan mengunjungi sekolah tersebut.

Berangkat dari Dermaga Sleko yang terletak di dekat pusat Kota Cilacap, pukul 06.00 WIB, Sumarno menggunakan perahu compreng, lalu menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam.

Dermaga Sleko merupakan bagian dari Pelabuhan Tanjung Intan yang menjadi penghubung dengan gugusan pulau-pulau kecil di Laguna Segara Anakan, termasuk kecamatan Kampung Laut.

Sumarno sempat mencoba mengemudikan perahu tersebut. Dia tiba di Dermaga Klaces pukul 08.30 WIB. Selanjutnya, Sumarno melanjutkan langkah menuju sekolah. Perjalanan dari dermaga ke sekolah ditempuh sekitar 15 menit, dengan berjalan kaki.

“Saya bertemu Pak Muchtar ini di TVRI, saat dia menjadi tokoh inspirator pada Peringatan Hari Korpri,” katanya saat memberikan sambutan pada kunjungannya ke SMAN 1 Kampung Laut.

Sekda Jateng Sumarno melihat langsung proses belajar mengajar di SMA Negeri 1 Kampung Laut, Kecamatan Kampung Laut, Kabupaten Cilacap, Kamis, 22 Januari 2026. Foto: Ist.

Di depan para siswa dan guru SMAN 1 Kampung Laut, Sumarno berpesan agar para siswa selalu bersemangat untuk menuntut ilmu. Menurutnya, peradaban dunia berkembang dari pendidikan. Semakin tinggi pendidikan, maka peradaban juga semakin tinggi.

“Pendidikan itu menjadi kunci yang sangat penting kalau kita pengin menjadi negara yang maju,” tuturnya.

Sumarno memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru yang luar biasa perjuangannya mengajar di sekolah tersebut. Perkembangan fasilitas untuk kemajuan pendidikan juga sudah memadai. Para guru juga memperoleh fasilitas menggunakan perahu untuk dipergunakan dari Dermaga Sleko menuju Dermaga Klaces.

Dia mengatakan, sarpras sekolah sudah terpenuhi. Justru, yang menjadi tantangan adalah memotivasi siswa untuk konsisten sekolah. Hal itu diakui dia masih menjadi pekerjaan rumah, lantaran budaya masyarakat setempat yang mengutamakan mata pencaharian.

“Ini butuh perhatian kita semua, agar anak-anak tetap rajin sekolah. Kami sangat berharap tidak ada anak putus sekolah di Kampung Laut,” tandasnya.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kampung Laut, Muhammad Lutfi Khamdan menyambut gembira kehadiran Sekda Sumarno. Sekolahnya saat ini memiliki 230 peserta didik. Meskipun berada di wilayah terluar Kabupaten Cilacap, prestasinya tidak bisa dipandang sebelah mata.

Beberapa waktu lalu, dua peserta didik berhasil menjadi finalis Olimpiade Sains Nasional, mewakili Kabupaten Cilacap, untuk mata pelajaran astronomi dan Kimia.

Pada kesempatan itu, Sumarno juga menyerahkan bantuan berupa bantuan renovasi masjid SMA Negeri 1 Kampung Laut Tahap II senilai Rp25 juta, dan bantuan pengurukan akibat rob sebesar Rp50 juta.

Sumarno juga menyerahkan bantuan tas sekolah secara simbolis yang diperuntukkan kepada sejumlah siswa setempat.

Indospektrum

Recent Posts

Menyulam Damai di Langit Magelang: 2.570 Lampion Waisak Warnai Malam Borobudur

MAGELANG – Malam itu, pelataran Candi Borobudur tak lagi berkawan gulita. Ribuan lampion mendaki dan…

3 jam ago

Jalan Randublatung-Cepu Masuk Proses Lelang, Pemprov Jateng Prioritaskan Perbaikan Ruas Rusak Berat

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memastikan perbaikan Jalan Raya Randublatung-Cepu di Kabupaten Blora sudah…

4 jam ago

Adeging Mangkunegaran 2026: Motor Penggerak Ekonomi Solo dengan Multiplier Effect Rp87,9 Miliar

SOLO – Adeging Mangkunegaran 2026 tak lagi sekadar agenda budaya tahunan. Acara yang memadukan budaya,…

24 jam ago

PMI Solo Luncurkan Program ‘Rising Heroes’ untuk Gaet Donor Darah Generasi Z

SOLO - PMI Kota Surakarta (Solo) meluncurkan program Rising Heroes sebagai upaya meningkatkan partisipasi donor…

1 hari ago

Wisuda Periode IV 2026, UNS Luluskan 593 Mahasiswa Termasuk Satu Lulusan Internasional

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo meluluskan 593 lulusan pada Wisuda Periode IV Tahun…

2 hari ago

Politeknik AKBARA Surakarta Sembelih Hewan Kurban Bersama Griya PMI Peduli

SOLO – Politeknik AKBARA Surakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya unggul…

2 hari ago

This website uses cookies.