Categories: EkonomiIndeks

Optimalkan Puncak Panen, Bulog Surakarta Gencarkan Pembelian Gabah Petani

Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta menggencarkan pembelian gabah dan beras di Solo Raya. Foto: Ist.

SOLO – Perum Bulog Kantor Cabang Surakarta gencarkan pembelian gabah dan beras saat puncak musim panen di Solo Raya. Ini bentuk reaksi cepat atas penugasan yg diberikan kepada Bulog Surakarta.

Tahun 2026, Bulog Surakarta mendapatkan target serapan sebanyak 93.750 ton setara beras untuk Solo Raya yang meliputi Surakarta, Klaten, Boyolali, Karanganyar, Sukoharjo, Wonogiri dan Sragen. Hingga Maret 2026, total penyerapan Bulog Surakarta mencapai 29.523 ton atau
31,5% dari target yang diberikan.

Pemimpin Kantor Cabang Surakarta Nanang Harianto menyampaikan, Bulog Surakarta sudah melakukan penyerapan mulai pertengahan Januari karena sudah terdapat beberapa spot panen di beberapa wilayah Solo Raya. Panen musim pertama mulai masif pada awal Februari. Tren ini akan terus meningkat karena hampir seluruh wilayah sudah terjadi panen yang merata.

“Kami melakukan penyerapan langsung ke petani, Gabungan Kelompok Tani dan bekerja sama dengan penggilingan-pengilingan setempat dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah Rp6.500 per kg untuk gabah kering panen. Harga ini merupakan yang terbaik saat ini karena dapat mencukupi biaya operasional yang sudah dikeluarkan oleh petani,” kata Nanang Harianto, Minggu (28/3/2026).

Bahkan dengan hadirnya Bulog, harga tersebut menjadi patokan minimum, sehingga petani bisa mendapatkan harga jual yang lebih baik lagi. Pencapaian penyerapan ini tentu hasil kerja sama yang baik antara Bulog bersama Pemda, Babinsa dan Satuan Kerja PPL.

Dikatakannya, stok yang dikuasi Bulog Surakarta saat ini 76.000 ton setara beras dengan tempat penyimpanan 9 gudang induk Bulog dan 10 gudang sewa. Seiring dengan penyerapan yang masih berjalan, stok ini akan terus bertambah. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dengan karena stok di Solo Raya lebih dari cukup.

Selain menjaga harga jual di petani, pemerintah juga memberikan kepercayaan kepada Bulog untuk menjaga harga beras di tingkat Konsumen melalui beras SPHP dengan target penyaluran tahun 2026 sejumlah 19.663 ton dan bantuan pangan Februari-Maret dengan jumlah 17.472 ton.

Indospektrum

Recent Posts

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menggelar EXIT 2026: Architecture of…

18 jam ago

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon…

19 jam ago

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) menggulirkan program…

19 jam ago

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

SEMARANG — Rencana investasi pembangunan mini refinery berkapasitas 10 ribu barel per hari senilai Rp5…

19 jam ago

Ahmad Luthfi Minta Penataan Kawasan PRPP Jawa Tengah Jadi Prioritas Utama

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta pembenahan kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan…

22 jam ago

Ribuan Warga Padati Simpang Lima, Meriahkan Malam MTQ Nasional XXXI di Semarang

SEMARANG - Antusiasme masyarakat Jawa Tengah menyambut Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI sangat tinggi.…

22 jam ago

This website uses cookies.