Categories: IndeksNews

Pemkab Sukoharjo Minta Perajin Etanol Patuh Izin Usaha

Kepala Satpol PP Sukoharjo, Sunarto. Foto: Indospektrum/Deni Suryanti.

SUKOHARJO – Pemkab Sukoharjo, Jawa Tengah mengumpulkan seluruh pelaku usaha industri tradisional pembuatan etanol di Kecamatan Polokarto dan Mojolaban. Para perajin diminta patuh aturan dan tidak menjual produk dalam bentuk setengah jadi atau yang biasa disebut dengan ciu.

Kepala Satpol PP Sukoharjo, Sunarto mengungkapkan, izin yang diberikan untuk pelaku usaha rumahan pembuatan etanol di dua kecamatan tersebut memang diberikan oleh pemerintah daerah dan legal. Tetapi sekali lagi, izin tersebut pembuatan etanol atau alkohol medis dengan kadar di atas 70 persen.

“Ketentuan ambang batas kadar alkohol sudah ada dalam izin usaha,” katanya.

Namun, praktik di lapangan diakui tidak sepenuhnya patuh. Ada oknum yang sengaja memperjualbelikan olahan etanol setengah jadi atau berkadar 30-40 persen untuk dikonsunsumsi sebagai minuman keras jenis ciu.

Sunarto menjelaskan, atas laporan keresahan warga sekitar sentra industri etanol yang mendapati Ciu dijual bebas, maka pihaknya melakukan penertiban. Mendatangi para perajin etanol dan mengecek kepemilikian izin pada para perajin.

Lalu ada temuan beberapa pelaku usaha yang sudah tidak beroperasi lagi dan juga produsen yang menjual produk etanol setengah jadinya. Para pelanggar langsung didata dan dilaporkan ke polisi untuk penindakan pelanggaran.

“Ciu yang sudah dikemas siap edar disita sebagai barang bukti. Pemilik barang dalam proses penindakan oleh kepolisian,” tambahnya.

Menurut Sunarto, sentra industri rumahan etanol di Sukoharjo terpusat di Kecamatan Mojolaban dan Kecamatan Polokarto. Ada sekitar 130 pelaku usaha di dua kecamatan tersebut yang merupakan pelaku usaha mikro kecil menengah.

“Kalau penerbitan izin kan wewenang Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan. Kami bertanggung jawab atas pengawasan sesuai amanat peraturan daerah,” ungkapnya.

Sebelumnya, pemerintah daerah telah memperingatkan agar para perajin yang memiliki izin usaha produksi etanol melakukan kegiatan legal sesuai perizinan. Pemda akan mencabut izin perajin yang sengaja melanggar aturan.

Deni Suryanti

Recent Posts

Raih QS Performance Improvement Dua Tahun Berturut-turut, UNS Tembus Peringkat 158 Asia

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) meraih penghargaan QS Recognition Award for Performance Improvement dari…

1 jam ago

Pura Mangkunegaran Gelar Bleketepe dan Adang Sepisan, Tandai Dimulainya Dhaup Ageng Gusti Sura

SOLO – Pura Mangkunegaran melakukan pemasangan Bleketepe, pembukaan Singup Tuwuhan, dan Adang Sepisan pada Rabu…

2 jam ago

Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award dari Monash University Australia

SOLO - Dosen Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Muhammad…

6 jam ago

Dulu Rusak dan Berlubang, Kini Jalur Alternatif Jepara-Pati Makin Mulus

JEPARA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di bawah komando Gubernur Ahmad Luthfi, terus menggenjot peningkatan…

7 jam ago

Taj Yasin Minta Pembangunan Talud Kudus-Colo Selesai Sebelum Puncak Kunjungan Wisata Religi

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta kontraktor mempercepat pembangunan talud di…

7 jam ago

Ahmad Luthfi Buka Dialog Bareng Serikat Buruh dan Apindo Bahas UMP 2027

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi berdialog dengan perwakilan serikat buruh, serikat pekerja, dan…

8 jam ago

This website uses cookies.