Categories: IndeksPendidikan

Pererat Silaturahmi, Pondok Shabran UMS Gelar Halal Bihalal Bersama Warga Sekitar

Pondok Hajjah Nuriyah Shabran UMS menggelar halal bihalal di Masjid Al Munajat Komplek Pondok Shabran Timur, Sabtu (11/4/2026). Foto: Ist.

SOLO – Pondok Hajjah Nuriyah Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses menyelenggarakan kegiatan halal bihalal pada Sabtu (11/4/2026) di Masjid Al Munajat Komplek Pondok Shabran Timur. Kegiatan ini berlangsung hangat dengan melibatkan masyarakat sekitar pondok.

Kepala Pondok Shobron UMS, Yayuli, S.Ag., M.P.I., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan halal bihalal pertama Pondok Shabran UMS dengan mengundang warga sekitar sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara pondok dan masyarakat.

“Acara ini merupakan halal bihalal pertama Pondok Shabran yang mengundang warga sekitar. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi penyambung antara pondok dengan masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor III UMS Dr. Mutohharun Jinan, M.Ag., yang juga merupakan alumni Pondok Shabran UMS, menyampaikan bahwa tradisi halal bihalal telah menjadi bagian dari budaya di lingkungan UMS sebagai sarana memperkuat silaturahmi.

“Budaya halal bihalal itu sudah ditradisikan oleh pimpinan di semua level, baik di rektorat, fakultas maupun di setiap prodi,” ungkapnya.

Memasuki sesi tausiyah, Drs. H. Muhammad Widodo, M.Pd., menekankan pentingnya kembali kepada fitrah, dan selalu mensyukuri kondisi yang dimiliki. “Kita ini manusia pilihan, maka kembalilah ke fitrah dengan mensyukuri kondisi kita saat ini,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa manusia tidak dapat hidup sendiri sehingga penting untuk bersosialisasi dengan masyarakat.

“Sepintar apapun manusia, tidak bisa hidup sendiri. Maka kita harus dekat dengan masyarakat,” lanjutnya.

Selain itu, ia mengingatkan agar tidak mudah berprasangka buruk serta menghindari sikap merasa lebih baik dari orang lain.

“Jangan suka menggoreng berita, hindari berpikir negatif dan jangan merasa lebih baik dari orang lain,” tegasnya.

Di akhir tausiyah, ia mengajak seluruh peserta untuk membudayakan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

“Apa yang perlu kita budayakan adalah berlomba-lomba dalam menyediakan kebaikan bagi orang lain,” pungkasnya.

https://pondokshabran.ums.ac.id/

https://www.ums.ac.id/

https://www.ums.ac.id/profile/yayuli

https://www.ums.ac.id/profile/mutohharun-jinan

Indospektrum

Recent Posts

KAI Daop 6 Gelar Safety Rangers Goes to School di SDN Kabangan Solo

SOLO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menggelar kegiatan Safety…

6 jam ago

Keikutsertaan Indonesia Gabung BoP Digugat ke MK, Persetujuan DPR Jadi Sorotan

SOLO - Langkah Presiden RI, Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung ke Board of Peace…

7 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Kadin “Keroyok” Kemiskinan Ekstrem di Jawa Tengah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berkolaborasi dalam…

8 jam ago

FHIP UMS Gelar ICRTLAW ke-5: Soroti Tantangan Keamanan Siber dan Perlindungan HAM di Era Digital

SOLO - Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) http://ums.ac.id menyelenggarakan International…

8 jam ago

Brebes Bakal Jadi Lokasi Mega Farm Terbesar di Indonesia, Kapasitas 30 Ribu Ekor Sapi

SEMARANG – Peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berskala besar dengan kapasitas mencapai 30 ribu…

8 jam ago

Pemprov Jateng Dorong Percepatan Raperda Garis Sempadan demi Ketertiban Ruang

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong percepatan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Garis…

11 jam ago

This website uses cookies.