Categories: IndeksPendidikan

Peringati Dies Natalis ke-50, Pimpinan UNS Gelar Ziarah ke Makam Pendiri dan Rektor Pertama di Imogiri

Ziarah para pendiri dan tokoh perintis serta Rektor Pertama UNS di Kompleks Makam Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Rabu (11/2/2026). Foto: Ist.

SOLO – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-50, Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menyelenggarakan kegiatan ziarah kepada para pendiri dan tokoh perintis serta Rektor Pertama UNS.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa para pendiri, sekaligus momentum refleksi atas nilai-nilai pengabdian, perjuangan, dan keteladanan yang telah diwariskan bagi seluruh sivitas akademika UNS.

Ziarah dilaksanakan dengan penuh khidmat di Kompleks Makam Imogiri, Bantul, Yogyakarta, Rabu (11/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Rektor beserta jajaran pimpinan universitas berziarah ke peristirahatan Paku Buwono X serta para tokoh pendiri dan perintis UNS, yakni K.G.P.H. Hadiwidjojo, Mr. K.G P.H. Djojokusumo, dan Rektor UNS periode 1976–1977, G.P.H. Haryo Mataram, S.H.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Keraton Surakarta atas penerimaan dan kesempatan yang diberikan sehingga kegiatan ziarah dapat terlaksana dengan baik.

“Kegiatan ini bukan sekadar tradisi rutin, melainkan wujud penghormatan kami kepada para tokoh yang telah meletakkan fondasi berdirinya UNS. Kami menyampaikan terima kasih yang tulus kepada keluarga besar Keraton Surakarta atas dukungan dan kesempatan yang diberikan,” ujar Prof. Hartono.

Ziarah ini memiliki makna mendalam, mengingat peran besar para tokoh dalam sejarah berdirinya dan berkembangnya UNS. G.P.H. Haryo Mataram dikenal sebagai perintis, pendiri sekaligus Rektor pertama UNS pada periode 1976–1977. Dalam masa kepemimpinannya, beliau berperan penting dalam mengonsolidasikan berbagai fakultas dan institusi yang tergabung dalam universitas yang baru berdiri saat itu.

Selain itu, beliau turut membentuk Statuta Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret sebagai landasan kelembagaan awal UNS.
Peran tersebut sangat menentukan dalam meletakkan fondasi tata kelola, identitas, dan arah pengembangan universitas pada masa awal berdiri.

Sementara itu, K.G.P.H. Hadiwidjojo dan Mr. K.G.P.H. Djojokusumo merupakan tokoh yang turut berperan dalam proses perintisan dan penguatan berdirinya perguruan tinggi negeri di Surakarta. Dukungan pemikiran, jaringan, serta legitimasi sosial-kultural yang mereka berikan menjadi faktor penting dalam memastikan UNS dapat tumbuh dan berkembang menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul dan membanggakan hingga saat ini.

Melalui kegiatan ziarah ini, UNS menegaskan kembali komitmennya untuk melanjutkan cita-cita luhur para pendiri melalui karya, pengabdian, dan dedikasi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ziarah adalah momen refleksi untuk mengenang jasa para pendiri, mendoakan mereka, serta menumbuhkan kembali semangat untuk terus beramal dan berkarya demi kemajuan UNS,” tambahnya.

Dengan semangat Dies Natalis ke-50, UNS berharap nilai-nilai keteladanan para pendiri senantiasa menjadi inspirasi dalam membangun universitas yang semakin unggul, bermartabat, dan berdampak.

Kegiatan ini diharapkan membawa keberkahan, memperkuat kebersamaan sivitas akademika, serta meneguhkan komitmen bersama untuk terus melanjutkan perjuangan dan cita-cita luhur para pendiri UNS.

Sementara itu, Putri Alm. Mr. K.G.P.H. Djojokusumo, KBRAy. Siti Fatimah Retno Hapsari, S.H. dalam kesempatan tersebut menyampaikan atas nama keluarga besar, pihaknya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pimpinan UNS yang telah berkenan hadir untuk melakukan ziarah ke makam almarhum K.G.P.H. Hadiwidjojo dan Mr. K.G.P.H. Djojokusumo serta G.P.H. Haryo Mataram.

Kehadiran Pimpinan UNS ini merupakan suatu kehormatan dan bentuk perhatian yang sangat berarti bagi keluarga.

“Kami sungguh mengapresiasi doa, penghormatan, dan ketulusan yang diberikan. Semoga silaturahmi dan penghargaan yang terus terjaga ini menjadi amal kebaikan serta membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar KBRAy. Siti Fatimah.

Indospektrum

Recent Posts

Dukung Asta Cita, Korem 074/Warastratama Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Makan Bergizi Gratis

SOLO - Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., menegaskan pentingnya…

2 jam ago

Bukan Superman Tapi Super Team, Pesan Ahmad Luthfi untuk Kader PMII Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, butuh keterlibatan para mahasiswa dalam upaya bersama-sama…

3 jam ago

Rayakan Dies Natalis ke-50, UNS Hadirkan Peraih Nobel Ekonomi 2024 Daron Acemoglu

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan kiprahnya di panggung global melalui penyelenggaraan…

4 jam ago

Mahasiswa UMS Sabet Juara di JCC International Conference Usai Teliti Program CSR di Kudus

SOLO – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Salwa Talitha Zahra…

5 jam ago

Ahmad Luthfi Dorong Sertifikasi Halal bagi 17.500 Pedagang Bakso di Jawa Tengah

SEMARANG — Pedagang bakso di Jawa Tengah berdasarkan catatan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Nusantara…

6 jam ago

Dosen FAI UMS Kupas Tuntas Perbedaan Makna Infak dan Sedekah dalam Islam

SOLO - Agama Islam merupakan agama yang tidak berkutat pada urusan spiritual. Islam juga menekankan…

6 jam ago

This website uses cookies.