Categories: IndeksPendidikan

PGSD UMS Gelar Kuliah Umum Kelas Bilingual, Siapkan Lulusan Bersaing di Kancah Global

Program Studi PGSD FKIP UMS menggelar kuliah umum di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Siti Walidah UMS, Senin (25/5/2026). Foto: Ist.

SOLO – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kuliah umum bertajuk “Membangun Generasi Unggul melalui Kelas Bilingual: Peluang dan Realita di Lapangan”. Acara digelar Senin (25/5/2026) di Ruang Seminar Lantai 7 Gedung Siti Walidah UMS.

Kegiatan yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) PGSD UMS, bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait konsep, peluang, dan tantangan implementasi pembelajaran bilingual di sekolah dasar sebagai bagian dari tuntutan pendidikan global.

Selain itu, kuliah umum ini juga menjadi upaya PGSD UMS dalam memperluas wawasan karier mahasiswa, tidak hanya berorientasi pada profesi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga membuka peluang berkarier di sekolah-sekolah bilingual yang memiliki daya saing global.

Kaprodi PGSD UMS Dr. Murfiah Dewi Wulandari, S.Psi., M.Psi., menyampaikan bahwa PGSD UMS berpandangan untuk mencetak calon guru yang kaya akan kompetensi.

“Melalui kegiatan itu, UMS turut mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini sekaligus mendukung pengembangan kelas bilingual di lingkungan PGSD UMS,” ujarnya, Rabu (27/5/2026).

Kuliah umum menghadirkan dua narasumber, yakni Kepala Sekolah SD Muhammadiyah PK Andong Boyolali, Teja Nurcahya, M.Pd., serta Kepala Sekolah SD Focus Independent School, Elisabet Anita Sulistiyani.

Dalam pemaparannya, Teja Nurcahya menjelaskan bahwa kelas bilingual merupakan pembelajaran yang mengintegrasikan dua bahasa, khususnya Bahasa Inggris, dalam proses belajar mengajar. Dia juga menguraikan berbagai peluang, manfaat, dan tantangan dalam implementasi pembelajaran bilingual di sekolah dasar.

Sementara itu, Elisabet Anita Sulistiyani menyampaikan bahwa sekolah bilingual tidak hanya berfokus pada penggunaan bahasa, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kemampuan berpikir, dan kesiapan peserta didik dalam menghadapi tantangan global.

Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa PGSD semester 4 dan berlangsung secara tertib serta interaktif. Antusiasme peserta terlihat melalui partisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

“Melalui kuliah umum ini mahasiswa diharapkan dapat memahami implementasi pembelajaran bilingual secara lebih mendalam serta memiliki kesiapan dalam mengembangkan kompetensi diri untuk menghadapi berbagai peluang karier dan tantangan pendidikan di era global,” tutup Murfiah.

Indospektrum

Recent Posts

Event Lari Masif di Jawa Tengah: Dorong Gaya Hidup Sehat dan Geliat Sport Tourism

SOLO - Event olahraga lari kian masif di berbagai daerah Jawa Tengah beberapa tahun terakhir.…

2 jam ago

Borobudur 100: Berlari Cerdas, Berbagi Kasih untuk Anak Penyandang Cerebral Palsy

MEGELANG - Event olahraga lari Borobudur 100 tidak hanya menjadi ajang unjuk kebugaran, tetapi juga…

4 jam ago

Gajah Trail Run Ultra 2026: 900 Pelari dari 7 Negara Taklukkan 3 Gunung di Semarang

SEMARANG – Sebanyak 900 pelari dari tujuh negara meramaikan Gajah Trail Run (GTR) Ultra 2026…

5 jam ago

BPJS Kesehatan Apresiasi Langkah UMS Lindungi Mahasiswa jadi Peserta JKN

SURAKARTA - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat komitmen dalam mendukung perlindungan dan layanan kesehatan…

19 jam ago

Bikin Bangga! Wisudawan Farmasi UMS Berprestasi ini Semangati Sesama Lulusan

SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di…

19 jam ago

Istri Dubes RI untuk Kolombia jadi Wisudawan Doktor Ilmu Hukum di UMS

SURAKARTA - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Wisuda Periode I Tahun Akademik 2026/2027 di…

19 jam ago

This website uses cookies.