Categories: IndeksPendidikan

PPK Ormawa HMP PTI UMS, Desa Seboto Siap Jadi Sentra Kopi Berbasis Teknologi

Pembukaan program PPK Ormawa 2026 yang dilaksanakan HMP PTI FKIP UMS di Balai Desa Seboto, Kabupaten Boyolali. Foto: Ist.

SOLO – Rangkaian program PPK Ormawa 2026 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id diluncurkan di Aula Balai Desa Seboto, Kabupaten Boyolali. Kegiatan dilaksanakan Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) Pendidikan Teknik Informatika (PTI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS.

Peluncuran menjadi penanda dimulainya implementasi program pemberdayaan masyarakat yang melibatkan sivitas akademika UMS, pemerintah desa, serta kelompok petani kopi Desa Seboto. Kegiatan dihadiri perangkat desa, petani, dosen pendamping, mahasiswa, dan berbagai mitra yang akan berkolaborasi dalam pelaksanaan program.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembangan Talenta-Inovasi UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., menegaskan bahwa program PPK Ormawa tidak hanya menjadi wadah pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.

Ia berharap program yang diinisiasi mahasiswa HMP PTI dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan sektor pertanian, khususnya komoditas kopi di Desa Seboto. Menurutnya, penguatan potensi desa melalui inovasi teknologi juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam mendorong ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapannya hasil panen kopi petani Desa Seboto semakin dikenal luas sehingga desa ini dapat berkembang menjadi sentra pertanian kopi yang memiliki daya saing,” ungkapnya, Jumat (3/7/2026).

Sebagai simbol dimulainya program, Ihwan melakukan pemukulan gong yang menandai peluncuran resmi PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) atau Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UMS yang diwakili Wakil Rektor I dengan Pemerintah Desa Seboto yang diwakili Kepala Desa Seboto.

Kerja sama tersebut menjadi landasan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat yang akan berlangsung selama masa pelaksanaan PPK Ormawa.

Usai seremoni, tim pelaksana memaparkan program yang akan dijalankan kepada seluruh peserta. Pemaparan disampaikan oleh Rifqi Rengga Praseno dan Sholikul Mubtadin yang menjelaskan konsep program, tahapan pelaksanaan, hingga pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai inovasi utama dalam mendukung budidaya kopi di Desa Seboto.

Mereka menjelaskan cara kerja perangkat IoT yang dikembangkan tim, mulai dari fungsi pemantauan hingga manfaatnya dalam membantu petani memperoleh informasi kondisi lahan secara lebih efektif. Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya sekaligus mendukung peningkatan produktivitas hasil panen.

Ketua Tim PPK Ormawa HMP PTI UMS, Ivan Budi, mengatakan bahwa launching menjadi momentum untuk memperkenalkan program kepada seluruh pemangku kepentingan sekaligus memperkuat komitmen kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Launching ini merupakan bentuk perilisan resmi program kepada seluruh pihak yang terlibat. Kami berharap seluruh program dapat berjalan optimal dengan dukungan aktif dari pemerintah desa maupun petani sebagai mitra utama sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, petani, dan berbagai mitra ini mampu menciptakan inovasi yang berkelanjutan serta memberikan dampak nyata bagi pengembangan pertanian kopi di Desa Seboto.

Indospektrum

Recent Posts

Cetak Pendapatan Rp22,4 Triliun, Blibli Melesat ke Posisi 59 Fortune Indonesia 100

JAKARTA - Konsistensi PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) dalam memperkuat fundamental usahanya kembali membuahkan…

2 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Minta Pengembangan KBT Semarang—Batang Rampung dalam Dua Tahun

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta pengembangan kawasan berorientasi transit (KBT) di wilayahnya…

2 jam ago

Mahasiswa Teknik Sipil UMS Raih Juara 3 Nasional Lewat Desain Gedung Vokasi Hijau

SOLO - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali menorehkan prestasi…

3 jam ago

EXIT 2026 Arsitektur UMS Hadirkan Karya Desain untuk Merespons Persoalan Masyarakat

SURAKARTA – Program Studi Arsitektur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ menggelar EXIT 2026: Architecture of…

23 jam ago

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendukung penuh pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon…

24 jam ago

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) menggulirkan program…

24 jam ago

This website uses cookies.