Categories: IndeksPendidikan

Rektor UMS Beri Penguatan 151 Mahasiswa KKN Kemitraan Internasional di Malaysia

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum memberikan penguatan kepada mahasiswa yang mengikuti KKN KI di Malaysia, Kamis (1/10/2026). Foto: Ist.

SOLO – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sekaligus Ketua Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah ’Aisyiyah (ALPTK PTMA), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memberikan penguatan kepada mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang mengikuti Kuliah Kerja Nyata Kemitraan Internasional (KKN KI) di Malaysia, Kamis (1/10/2026).

Penguatan tersebut berlangsung di Kantor Gedung Pusat Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan ini diikuti 151 mahasiswa dari 14 perguruan tinggi di Indonesia yang berasal dari berbagai wilayah, Sabang hingga Merauke, serta lebih dari 30 DPL.

KKN KI menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat sekaligus membangun pengalaman dalam lingkungan internasional. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa akan berinteraksi dan berbagi pengetahuan dengan masyarakat serta mitra di Malaysia.

.Dalam pengarahannya, Prof., Harun berpesan kepada mahasiswa agar mampu beradaptasi dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di lokasi KKN.

“Membumilah dengan masyarakat sasaran di lokasi KKN KI masing-masing, di mana bumi dipijak, di situlah langit dijunjung,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya mahasiswa membangun komunikasi yang positif dan santun selama menjalankan program pengabdian. Menurutnya, kemampuan berkomunikasi dan menghargai lingkungan sosial menjadi bagian penting dalam keberhasilan mahasiswa menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Selain itu, Prof. Harun mendorong mahasiswa untuk memperkuat kolaborasi serta memperluas jaringan dengan masyarakat sekitar. KKN KI tidak hanya menjadi ruang untuk memberikan kontribusi, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar memahami karakter, potensi, dan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.

“Bangun komunikasi yang positif dan santun,” pesannya.

Ia juga mengajak mahasiswa dan DPL untuk meneguhkan sinergi antarpotensi yang dimiliki sehingga kegiatan KKN KI dapat diarahkan pada terciptanya kemandirian dan kedewasaan dalam menjalani kehidupan secara holistik.

“Perkuat kolaborasi dan perluasan jaringan dengan masyarakat sekitar. Teguhkan sinergi antarpotensi untuk satu destinasi kemandirian dan kedewasaan dalam berkehidupan holistik,” lanjutnya.

Keikutsertaan 14 perguruan tinggi dalam KKN KI tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas ruang pengabdian mahasiswa Indonesia sekaligus memperkuat kemitraan perguruan tinggi dengan masyarakat dan mitra di luar negeri.

Indospektrum

Recent Posts

UMKM Didorong Berdayakan Pangan Lokal Bernilai Jual Tinggi

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi terus mendorong peningkatan nilai jual produk pangan lokal…

1 jam ago

Jateng Optimis Produksi Jagung Mampu Lampaui Target

SUKOHARJO — Produksi jagung Jawa Tengah pada Januari hingga September 2026 sudah mencapai mencapai 2,68…

1 jam ago

Kisah Miranda Aisyah Putri, Lulusan FKG UMS yang Berprestasi Internasional dan Aktif Berorganisasi

SOLO - Masih dalam momen kebahagiaan Wisuda Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Periode I Tahun…

2 jam ago

Pemprov Jateng Siap Bangun Infrastruktur untuk Majukan Usaha Tani

SUKOHARJO — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyerap berbagai aspirasi dari petani saat acara Panen…

2 jam ago

Pemprov Jateng Terus Upayakan Tanggulangi Kebakaran TPA Jatibarang

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan berbagai upaya untuk ikut memadamkan kebakaran yang terjadi…

2 jam ago

Perkuat Komunikasi Kesehatan, UMS Kolaborasi Bareng DKK Surakarta dan Balai POM Awasi Iklan PIRT

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id melalui Pusat Studi Penyakit Kronis Fakultas Ilmu Kesehatan…

2 jam ago

This website uses cookies.