Kamis, 10 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Resmikan Revola di Banjarnegara, Ahmad Luthfi Instruksikan Pengaktifan Lahan Tidur

Indospektrum by Indospektrum
10 Agustus 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur Ahmad Luthfi meninjau program Revola Jateng Optimis di Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Senin, 10 Agustus 2026. Foto: Ist.

BANJARNEGARA – Lahan tidur yang selama bertahun-tahun tak produktif di Jawa Tengah akan diaktifkan untuk kembali menghasilkan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menargetkan program Revolusi Lahan (Revola) Jateng Optimis direplikasi di seluruh 35 kabupaten/kota sebagai langkah memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

Target itu disampaikan Ahmad Luthfi saat meresmikan dan meninjau langsung program Revola Jateng Optimis di Desa Susukan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Senin, 10 Agustus 2026.

Menurutnya, persoalan lahan tidur bukan hanya terjadi di Banjarnegara. Masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal di berbagai daerah. Karena itu, pemerintah provinsi harus hadir untuk mendorong agar lahan tersebut kembali produktif dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Saya pengen seluruh kabupaten/kota harus punya Revola, karena saya yakin di seluruh kabupaten/kota masih banyak lahan kita yang tidur nyenyak. Lahan tidur yang tidak pernah digarap, provinsi harus turun tangan,” kata Luthfi.

Revola Jateng Optimis, lanjut Luthfi, bukan sekadar membuka atau menggarap kembali lahan yang terbengkalai. Program ini dirancang sebagai model pertanian terintegrasi yang menghubungkan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, teknologi, hingga pemberdayaan masyarakat.

Di Desa Susukan, konsep tersebut diterapkan di lahan seluas 10 hektare yang sebelumnya sekitar 12 tahun tidak digarap secara optimal. Lahan eks tanaman teh itu kini dikembangkan dengan konsep integrated smart farming.

Komoditas kopi dan alpukat ditanam sebagai tanaman konservasi untuk membantu menahan erosi. Di kawasan yang sama dikembangkan pula tanaman hortikultura, padi, perikanan, serta peternakan ayam dan kambing.

Teknologi pertanian juga menjadi bagian penting dari program tersebut. Pengelolaannya diarahkan melibatkan petani milenial yang nantinya dapat mengoperasikan berbagai teknologi pertanian, mulai dari drone, sistem penyiraman hingga teknologi untuk mengukur unsur tanah.

“Semua tersambung, campur baur, sehingga ujungnya masyarakat sejahtera, masyarakat tidak nganggur, serta lahannya terpakai tidak pernah berhenti,” ujar Luthfi.

Bagi Luthfi, konsep tersebut tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pangan. Revola juga diproyeksikan menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat dalam upaya menekan kemiskinan.

Ia mencontohkan masyarakat miskin di Banjarnegara dapat memperoleh akses untuk terlibat dalam aktivitas pertanian, peternakan maupun usaha produktif lainnya. Dengan demikian, mereka memiliki sumber pendapatan dan secara bertahap dapat meningkatkan taraf hidup.

“Misalnya di daerah Banjarnegara ini banyak yang miskin. Dengan cara itu mereka akan naik kelas sehingga tidak miskin dan miskin ekstrem lagi,” katanya.

Kepala Desa Susukan, Hasyim Abdullah, mengatakan, masyarakat menyambut antusias program Revola Jateng Optimis. Sebab, lahan yang sebelumnya tidak produktif kini mulai dimanfaatkan untuk menghasilkan berbagai komoditas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga.

Konsep pertanian terintegrasi membuat masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari hasil pertanian, tetapi juga peternakan dan perikanan. Sebagian hasilnya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sementara kelebihannya dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan.

“Revola ini juga memberdayakan masyarakat miskin yang ada di desa kami. Program ini kan baru berjalan sebulan, jadi untuk awal hasil telur ayam akan dimanfaatkan sendiri untuk peningkatan gizi, ke depannya akan meningkatkan pendapatan bagi keluarga miskin,” kata Hasyim.

Ia menilai keberadaan tanaman kopi dan alpukat juga memberikan manfaat ekologis karena berfungsi sebagai tanaman konservasi untuk membantu menjaga kondisi lahan.

Sementara itu, petani Desa Susukan, Nur Fauzi, mengatakan, program Revola memberikan kesempatan bagi petani untuk kembali mengolah lahan yang selama 12 tahun tidak dimanfaatkan secara optimal.

Menurut dia, lahan bekas tanaman teh tersebut kini mulai diarahkan untuk berbagai komoditas, seperti kopi, alpukat, cabai, terong, padi, serta dikembangkan bersama usaha peternakan dan perikanan.

“Saya ikut ternak kambing. Selain kambing, ada juga yang ikut ternak ayam, perikanan, dan lainnya seperti menanam kopi, alpukat, hortikultura seperti cabai, terong hingga padi,” ujarnya.

Fauzi juga mengapresiasi keterlibatan petani muda dalam program tersebut. Menurutnya, pemanfaatan teknologi smart farming dapat menjadi pintu masuk bagi generasi muda untuk kembali melihat sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan.

Petani milenial nantinya dapat berperan dalam pengoperasian drone, mesin penyiram, hingga teknologi pengukuran unsur tanah.

“Sangat baik karena anak-anak muda juga dilibatkan karena bisa untuk regenerasi petani. Soalnya kebanyakan anak muda sini setelah lulus sekolah dan tidak melanjutkan, banyak merantau atau bekerja di luar desa,” katanya.

Dengan konsep tersebut, Revola Jateng Optimis diharapkan tidak berhenti sebagai proyek percontohan di Banjarnegara. Jika direplikasi di berbagai daerah dengan menyesuaikan potensi lokal masing-masing, program ini dapat menjadi salah satu strategi Jawa Tengah untuk mengubah lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi sumber pangan, lapangan kerja, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa Tengahlahan tidurRevola Jateng Optimis
Previous Post

Tingkatkan Etika Profesi, UMS Dorong Dosen Petakan Diri dan Jaga Integritas Akademik

Next Post

Perkuat Sinergi dan Mutu Akademik, FEB UMS Hadiri Forum AFEB PTMA 2026 di UMJ

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

by Indospektrum
9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

by Indospektrum
9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

by Indospektrum
9 September 2026
Next Post
Jajaran pimpinan fakultas dan ketua program studi di lingkungan FEB UMS menghadiri AFEB PTMA 2026. Foto: Ist.

Perkuat Sinergi dan Mutu Akademik, FEB UMS Hadiri Forum AFEB PTMA 2026 di UMJ

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

9 September 2026
Bangkai ikan sapu-sapu di Bendung Karet Sungai Juana, Kabupaten Pati. Foto: Ist.
Indeks

Atasi Bau Bangkai Ikan di Bendung Karet Pati, Bangkai Akan Dikubur dan Aliran Air Dikaji

9 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum