SOLO – Rumah Sakit (RS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id A.R. Fachrudin menjalani kredensialing BPJS Kesehatan sebagai langkah memperkuat kesiapan pelayanan dan memperluas akses kesehatan bagi masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di RS UMS A.R. Fachrudin, Surakarta, menjadi bagian dari proses penilaian kelayakan fasilitas kesehatan untuk menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Kredensialing dilakukan untuk menilai kesiapan fasilitas, sumber daya manusia, sistem pelayanan, serta pemenuhan standar mutu dan keselamatan pasien. Proses ini menjadi tahapan penting bagi rumah sakit dalam memastikan penyelenggaraan pelayanan kesehatan sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Kegiatan tersebut dihadiri Badan Pembina Harian (BPH) RS UMS A.R. Fachrudin, yakni Prof. Dr. Absori, S.H., M.Hum., Prof. Ir. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., dan Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE, Dipl. STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV.
Turut hadir Direktur RS UMS A.R. Fachrudin, Prof. Dr. dr. EM Sutrisna, M.Kes., FISQua, bersama jajaran manajemen rumah sakit yang mendampingi rangkaian kegiatan kredensialing.
“Proses kredensialing melibatkan tim penilai dari sejumlah institusi, meliputi BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Solo, dan Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) Solo,” ujar Direktur RS, Jumat (23/10/2026).
Sementara itu, BPJS Kesehatan Cabang Surakarta diwakili Niken Sawitri, S.E., beserta tim. Dinas Kesehatan Kota Surakarta diwakili Dimar Siswi Utami, S.K.M., M.Kes., dan Siti Sri Mulyani, S.Farm., Apt.
Perwakilan PERSI Solo, dr. Arief Budiman, M.Si.Med., Sp.B., M.H., MARS., FINACS., FISQua, serta perwakilan ARSSI Solo, dr. Wiliam Tanoyo, M.Kes., turut mengikuti kegiatan tersebut.
“Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan fasilitas kesehatan melalui penilaian yang mencakup aspek administratif, teknis, dan mutu pelayanan,” tambah Em Sutrisna.
Dalam kegiatan itu, Em memberikan apresiasi kepada tim kredensialing. Ia juga memaparkan profil rumah sakit yang mencakup identitas kelembagaan, pengembangan fasilitas, sumber daya pelayanan, serta arah strategis pengembangan rumah sakit.
Pemaparan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kapasitas RS UMS A.R. Fachrudin dalam mengembangkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
“Sebagai bagian dari UMS, RS UMS A.R. Fachrudin turut menjalankan peran pelayanan kesehatan yang selaras dengan misi sosial dan kemanusiaan Muhammadiyah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pengembangan pelayanan yang mengedepankan kompetensi profesional, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap masyarakat,” tegasnya.
Perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Surakarta, Niken Sawitri, S.E., menjelaskan maksud dan tujuan kredensialing sebagai bagian dari proses penilaian kesiapan fasilitas kesehatan untuk menjalin kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Niken menekankan pentingnya pemenuhan standar pelayanan, peningkatan mutu, dan penerapan prinsip keselamatan pasien secara konsisten. Ia juga menyampaikan apresiasi atas upaya RS UMS A.R. Fachrudin dalam mengikuti tahapan kredensialing.
“Aspek mutu menjadi perhatian penting dalam penilaian fasilitas kesehatan. Kesiapan rumah sakit tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas dan tenaga profesional, tetapi juga mencakup tata kelola, kesinambungan pelayanan, pengelolaan risiko, serta perlindungan keselamatan pasien,” ungkap Niken.
Melalui proses evaluasi ini, rumah sakit diharapkan dapat terus memperkuat sistem pelayanan dan membangun budaya peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Bagi RS UMS A.R. Fachrudin, kredensialing BPJS Kesehatan yang dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan pelayanan yang lebih luas dan inklusif. Proses ini sekaligus menjadi momentum untuk mengevaluasi kesiapan institusi, memperkuat tata kelola, dan memastikan pelayanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Apabila seluruh persyaratan dan tahapan kerja sama terpenuhi, RS UMS A.R. Fachrudin berpeluang memperluas akses pelayanan bagi masyarakat peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Langkah ini sejalan dengan kontribusi UMS dan Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan kesehatan nasional melalui pelayanan yang bermutu, berkeadilan, dan berpusat pada pasien.
Melalui penguatan kesiapan institusi dan komitmen terhadap mutu pelayanan, RS UMS A.R. Fachrudin terus berupaya mengembangkan layanan kesehatan yang profesional, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
SEMARANG — Pasca kebakaran hutan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu dan Gunung Sumbing, Pemerintah…
KENDAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mendorong pembinaan pemain sepak bola berbakat…
TEGAL - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan enam kado program untuk para santri pada peringatan…
SEMARANG – Berawal dari keinginan sederhana untuk belajar bahasa Mandarin saat duduk di bangku kelas…
TEGAL – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan, semangat perjuangan santri pada masa…
TEGAL - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan enam kado program untuk para santri pada peringatan…
This website uses cookies.