Categories: IndeksNews

Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Solo Didorong Layani BPJS Kesehatan

Menkes Budi Gunadi Sadikin bersama Duta Besar UEA H.E. Abdulla Salem Al Dhaheri saat mengunjungi Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Kota Solo, Kamis (29/1/2026). Foto: Ist.

SOLO – Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin bersama Duta Besar Uni Emirates Arab (UEA) untuk Indonesia H.E. Abdulla Salem Al Dhaheri mengunjungi Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia (RKEI) di Kota Solo, Kamis (29/1/2026). Dalam kesempatan itu, Menkes berdialog dengan pasien serta memantau tim medis melaksanakan tindakan medis intervensi jantung terpadu.

“Kita masih dalam proses mendapatkan persetujuan BPJS untuk rumah sakit ini. Pak Wali (Wali Kota Solo) tadi sudah menyampaikan akan membantu mempercepat, nanti teman-teman dari Solo yang BPJS bisa menikmati ini nggak usah bayar. Tapi ini juga terbuka,” kata Budi Gunadi Sadikin saat memberikan keterangan pers usai kunjungan.

Wali Kota Solo Respati Ardi mengatakan, sesuai kesepakatan dengan RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta selaku pengampu, Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia akan diserahkan ke Pemkot Solo dalam kurun waktu 5 tahun.

“Kami mendorong dukungan kemudahan rujukan dan jaminan pembiayaan. Untuk BPJS sedang diupayakan dalam kurun waktu 5 bulan dari sekarang,” kata Respati Ardi.

Direktur Utama (Dirut) RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta dr. Eniarti, M.Sc, Sp.KJ, MMR, QHIA mengatakan, Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia merupakan hasil sebuah perjalanan dan transformasi. Pihaknya bercita-cita, rumah sakit ini berkembang menjadi pusat layanan kardiovaskuler yang secara khusus didedikasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan jatung yang berkualitas di Indonesia.

Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia di Kota Solo telah diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025. Rumah sakit bertaraf internasional ini, merupakan hasil hibah Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) senilai Rp417,3 miliar, yang menjadi simbol nyata persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Adapun pelayanan yang sudah dilakukan, diantaranya mengakses layanan rawat jalan, rawat inap, Cathlab, Medical Check Up (MCU) jantung, dan cathlab. Rumah Sakit ini dilengkapi dengan total 100 tempat tidur dari regular, VIP, hingga President Suite dan intensive care unit.

Layanan 24 jam Kegawatdaruratan, Laboratorium, dan Radiologi. Dengan dukungan Teknologi Medis MRI 1,5 Tesla, dan MSCT 125 Slice. Adapun sebagai rumah sakit khusus, tersedia poliklinik Spesilistik di antaranya jantung, bedah vaskuler, dan penyakit dalam. Dan RS Kardiologi Emirates Indonesia ini telah menyandang Status Lulus Akreditasi Tingkat Paripurna dari LAM KPRS pada 15 Desember 2025.

Indospektrum

Recent Posts

Kapolda Jateng Kunjungi Kudus: Bangun Fasilitas Publik hingga Tinjau Program Gizi

KUDUS - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo memperkuat transformasi pelayanan dan pendidikan…

8 jam ago

Wujudkan Pemerataan Pendidikan, Ahmad Luthfi Targetkan Hapus Daerah Blank Spot di Jateng

TEMANGGUNG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginginkan adanya pemerataan pendidikan untuk warganya yang tinggal…

9 jam ago

Bulog Serap 3,01 Juta Ton Beras, Capai 75 Persen Target Nasional 2026

SOLO – Perum Bulog kembali mencatatkan capaian monumental dalam pelaksanaan penugasan pemerintah untuk pengadaan gabah…

10 jam ago

Wagub Taj Yasin Dorong Sinergi Pengusaha dan Buruh Jaga Iklim Investasi Jateng

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mendorong kebersamaan pengusaha dan serikat pekerja…

11 jam ago

FKI UMS Jalin Kerja Sama dengan Yuan Ze University dan NDHU Taiwan untuk Perkuat Jejaring Global

SOLO - Fakultas Komunikasi dan Informatika Universitas Muhammadiyah Surakarta (FKI UMS) ums.ac.id melaksanakan kunjungan kerja…

12 jam ago

Ahmad Luthfi Minta Perbankan Daerah Jadi Benteng UMKM dari Jeratan Pinjol

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) memperkuat peran dalam…

13 jam ago

This website uses cookies.