Categories: IndeksNews

Semarak Iduladha, Warga Sukorejo Solo Pererat Kebersamaan Lewat Kurban

Suasana penyembelihan hewan kurban di lingkungan RT 01, 02, dan 03 RW 20, Kampung Sukorejo, Banjarsari, Kota Solo. Pada Rabu (27/5/2026). Foto: Ist.

SOLO – Semangat gotong royong dan toleransi tampak kental mewarnai perayaan Iduladha 1447 H di lingkungan RT 01, 02, dan 03 RW 20, Kampung Sukorejo, Banjarsari, Kota Solo. Pada Rabu (27/5/2026), warga muslim setempat menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban sebagai wujud syukur dan mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Kegiatan yang berpusat di halaman SMP Negeri 18 Surakarta dan Masjid Attaqwa Sukorejo, diawali dengan pelaksanaan Salat Iduladha bersama. Usai ibadah, kehangatan semakin terasa saat sekitar 110 warga dari tiga RT berkumpul untuk sarapan bersama di kediaman Bapak Jamal Wiwoho.

Ketua panitia kegiatan, Ibu Lelly Nurhayati, merinci bahwa tahun ini warga berhasil mengumpulkan 1 ekor sapi dan 5 ekor kambing. Hewan-hewan kurban berasal dari partisipasi para warga yang menjadi shohibul kurban.

“Untuk kurban sapi, ada tujuh orang shohibul kurban, yaitu Bp Sriyono, Bp Rahmad, Bp Bambang Sulistyo, Ibu Jamal Wiwoho, Bp Zunan Kurniawan, Bp Yanuar Dwi Anggara, dan Bp Andriyan Risky Sigit,” jelas Lelly.

Sementara itu, untuk lima ekor kambing, kurban dipersembahkan oleh Bp Agus Susanto (atas nama almarhumah Ibu Sukarti), Zara Farm, AlDinar Wiwoho, Ibu Narsi, dan Ibu Wakiyen.

Setelah sarapan, prosesi penyembelihan yang dipimpin Bapak Jamal Wiwoho langsung dilakukan di area kebun yang berada di sekitar lokasi. Berkat kekompakan warga, sebanyak kurang lebih 255 bungkus daging kurban berhasil disiapkan dan didistribusikan secara merata kepada seluruh warga di lingkungan tiga RT tersebut, setelah sebelumnya didahului dengan agenda makan siang bersama.

Agus Susanto, selaku Ketua RT 02 RW 20, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif warga. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar ibadah ritual, melainkan wadah untuk menumbuhkan rasa kebersamaan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan kurban 2026 ini merupakan agenda rutin setiap tahun bagi warga kami dalam menyemarakkan Idul Adha,” ujar Slamet Mulato, salah satu warga setempat, di sela-sela kegiatan.

Kegiatan kurban di Kampung Sukorejo menjadi potret nyata nilai-nilai persatuan dan toleransi di tengah masyarakat. Kekompakan warga dalam mengelola kurban menjadi model harmonisasi dalam perbedaan yang layak menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

Indospektrum

Recent Posts

Sungkeman dan Sengkeran Awali Rangkaian Dhaup Ageng di Pura Mangkunegaran Solo

SOLO - Acara Sungkeman dan Sengkeran yang dijalani G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo (Gusti Sura) mengawali…

9 jam ago

Musim Hujan Tiba, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Mitigasi Bencana dan Infrastruktur Diperkuat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta penguatan mitigasi bencana seiring mulai datangnya musim…

9 jam ago

Cegah Korupsi, Pemprov Jateng Perkuat Sistem Pengawasan Terintegrasi Bareng KPK dan BPK

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperkuat sistem pengawasan terintegrasi sebagai upaya mencegah praktik korupsi…

9 jam ago

Pemprov Jateng Gelontorkan Rp65,5 Miliar untuk Rehabilitasi Irigasi dan Perpipaan Pertanian

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan anggaran Rp65,5 miliar pada 2026 untuk rehabilitasi jaringan…

10 jam ago

Pemprov Jateng Salurkan 1.507 Alsintan demi Perkuat Lumbung Pangan Nasional

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan 1.507 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) selama…

10 jam ago

Penggeledahan di Sukoharjo, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah oleh informasi yang…

13 jam ago

This website uses cookies.