Categories: EkonomiIndeks

Sepanjang Tahun 2025, Daop 6 Amankan 1.306 Barang Pelanggan Tertinggal di Stasiun dan Kereta Api

Ilustrasi – Barang bawaan milik penumpang yang tertinggal di kereta api dan stasiun. Foto: Ist.

YOGYAKARTA – KAI Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta kembali menunjukkan integritasnya dalam melayani pelanggan. Melalui layanan Lost and Found, sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, KAI Daop 6 berhasil mengamankan total 1.306 barang milik pelanggan yang tertinggal baik di stasiun maupun di atas kereta api.

Total nilai barang yang diamankan ditaksir mencapai Rp2,46 miliar. Jenis barang yang ditemukan cukup beragam, meliputi 622 unit barang berharga, 659 unit barang kategori biasa, dan 25 paket makanan.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengungkapkan bahwa dari ribuan barang tersebut, mayoritas sudah kembali ke tangan pemiliknya.

“Sebanyak 909 barang telah berhasil kami kembalikan kepada pemiliknya. Sementara itu, 278 barang telah diserahkan kepada dinas sosial, dan 119 barang lainnya saat ini masih dalam proses penelusuran kepemilikan,” ujar Feni dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (22/1/2026).

Feni menekankan bahwa meskipun barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing penumpang, KAI tetap menyediakan layanan Lost and Found sebagai bentuk komitmen memberikan rasa aman dan nyaman.

“Setiap barang yang tertinggal ditangani secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab hingga kembali ke tangan pemiliknya,” tambahnya.

Keberhasilan pengembalian barang ini disebut tidak lepas dari peran aktif petugas di lapangan serta sistem pelayanan yang terintegrasi. Petugas KAI selalu sigap melakukan penyisiran setelah kereta api sampai di stasiun tujuan maupun saat patroli di area stasiun.

Pihak KAI juga mengimbau pelanggan untuk selalu waspada dan teliti. Beberapa tips yang disarankan agar terhindar dari kehilangan barang antara lain:

– Jangan Datang Terburu-buru: Merencanakan perjalanan dengan tiba di stasiun lebih awal.

– Cek Kembali Sebelum Turun: Memastikan area kursi dan bagasi bersih dari barang pribadi sebelum meninggalkan kereta atau stasiun.

– Bawa Barang Sesuai Aturan: Membawa muatan yang wajar agar lebih mudah dipantau.

Bagi pelanggan yang merasa kehilangan atau tertukar barang, KAI Daop 6 menyarankan untuk segera:

– Melapor kepada petugas stasiun atau petugas di atas kereta yang sedang berdinas.

– Mendatangi kantor Customer Service di stasiun terdekat.

– Menghubungi Contact Center KAI 121.

“KAI Daop 6 akan terus meningkatkan kualitas layanan demi memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan terpercaya bagi seluruh masyarakat,” tutup Feni.

Indospektrum

Recent Posts

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Jawa Tengah

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi…

1 jam ago

Antisipasi Penimbunan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi Minta Satgas Pengendalian Harga Diperkuat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian…

2 jam ago

Pemprov Jateng Gulirkan 19 Program Intervensi di Sragen, Genjot Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggulirkan 19 bentuk intervensi di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan,…

5 jam ago

BEI Resmi Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal Indonesia

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yaitu PT Kliring…

6 jam ago

Perkuat Swasembada Pangan, Pemprov Jateng Genjot Elektrifikasi Penggilingan Padi Skala Kecil

MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya swasembada pangan melalui modernisasi sektor pertanian…

7 jam ago

Perkuat Reputasi Global, UMS Hadiri QS Higher Ed Summit Asia Pacific 2026 dan Tembus Top PTS Jawa Tengah

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id berpartisipasi dalam QS Higher Ed Summit Asia Pacific…

7 jam ago

This website uses cookies.