SOLO – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara mengenai pemberian gelar dari kerajaan di Lampung yang dikait kaitkan dengan isu politik. Sebab dalam acara, ada prosesi menginjak kepala kerbau yang diibaratkan seperti menginjak kepala banteng.
“Itu kan bentuk penghormatan dari masyarakat adat di Lampung. Bentuk penghormatan dari Istana Kedatun Kerajaan Lampung, dan saya merasa terhormat diberikan penghargaan,” kata Jokowi saat dijumpai di kediamannya, Jalan Kutai Utara Nomor 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Selasa (7/7/2026).
Dirinya berharap jangan semua hal ditarik ke ranah politik karena dinilai sering tidak sambung. Jokowi menegaskan bahwa semua harus terus menghargai adat istiadat, kearifan lokal, dan kebudayaan Indonesia yang sangat beragam.
Disinggung dalam mengenai prosesi menginjak kepala kerbau dan kemudian dikaitkan sebagai simbol menginjak kepala banteng, Jokowi menegaskan bahwa hal itu merupakan Itu ritual adat.
“Sekali lagi, itu ritual adat yang tidak sekali dua kali, sudah ratusan kali dilakukan,” ucap Jokowi.
Sebagaimana diketahui, Jokowi menerima gelar kehormatan “Baginda Pemuka Bangsa” di Kedatun Keagungan Lampung. Saat pemberian gelar, ada prosesi Jokowi meletakkan ujung jari kaki di atas kepala kerbau . Prosesi menjadi sorotan karena banyak yang mengaitkan kepala kerbau dengan kepala banteng yang jadi simbol PDI Perjuangan.
SOLO - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) membeberkan isi pembicaraannya dengan mantan Wakil Presiden Jusuf…
SOLO - Perbincangan mengenai tradisi tahlilan kembali menjadi sorotan publik setelah sejumlah unggahan di media…
JAKARTA – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memasuki usia ke-61 tahun. Beragam kegiatan dilaksanakan…
BANYUMAS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen melepas langsung 3.761 mahasiswa Universitas Jenderal…
SOLO – Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., didampingi jajaran…
SOLO - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menegaskan kesiapannya untuk hadir dalam sidang dugaan…
This website uses cookies.