SOLO – Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Aria Bima sepakat dengan wacana pemotongan gaji menteri dan anggota DPR yang dilontarkan Presiden Prabowo Subianto. Politisi PDIP ini menilai gagasan itu sebagai wujud dukungan moral atas kesulitan masyarakat.
“Situasi ekonomi yang tidak mudah dengan banyaknya pengangguran dan minimnya lapangan pekerjaan, serta daya beli yang turun,” kata Aria Bima di Kantor DPC PDIP Kota Solo, Rabu (18/3/2026) malam.
pemotongan-pemotongan semacam itu, lanjutnya, sebagai wujud empati moral bagi pejabat publik. Namun demikian, yang jauh lebih penting adalah kebijakan untuk menyelesaikan persoalan ekonomi terkait daya beli, lapangan pekerjaan, dan pengangguran.
Pada sisi lain, kegiatan-kegiatan semacam itu jangan sampai hanya sekadar untuk menjadi perdebatan publik dan tidak berdampak terhadap penyelesaian yang cepat. Sebagai pejabat, yang terpenting adalah keputusan atas persoalan situasi ekonomi nasional dan global tersebut harusnya seperti apa.
SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan mendukung penuh upaya penegakan hukum terhadap penyalahgunaan…
SOLO - Sidang gugatan ganti rugi Rp4,2 miliar yang diajukan mantan terpidana kasus penyebaran informasi…
SOLO - Kepedulian terhadap kesehatan lanjut usia (lansia) mendorong mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Guru…
SEMARANG — Sebanyak 1.100 orang pelari meramaikan Bank Jateng Friendship Run di Kota Semarang pada…
SOLO – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id berlangsung meriah dan…
SOLO - Berawal dari tanaman daun salam di halaman rumah nenek, mahasiswa Pendidikan Biologi Fakultas…
This website uses cookies.