Categories: IndeksPendidikan

UMS Edukasi Siswa MI Muhammadiyah Gedongan agar Peduli Lingkungan

UMS mendorong peningkatan kepedulian lingkungan sejak dini melalui edukasi pemilahan sampah bagi siswa MI Muhammadiyah Gedongan, Karanganyar. Foto : Ist.

SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mendorong peningkatan kepedulian lingkungan sejak dini melalui edukasi pemilahan sampah bagi siswa MI Muhammadiyah Gedongan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan menuju Adiwiyata.

Kegiatan tersebut merupakan wujud pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) melalui program Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) : Dosen-Tendik Berkontribusi bertajuk “Gerakan Sekolah Ceria : Cerdas Sains, Sehat, dan Peduli Lingkungan”.

Kegiatan tersebut didampingi dosen Farmasi UMS, apt. Wahyu Utami M.Si Ph.D bersama dua tenaga kependidikan UMS, yakni Anisa Dewi Rahayu S.Si, selaku ketua, dan Nindy Samira Rahmi S.Si, selaku anggota. Pelaksanaannya juga melibatkan 13 mahasiswa Fakultas Farmasi UMS dari jenjang sarjana, magister, dan doktor.

Edukasi ini dilatarbelakangi oleh masih perlunya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemilahan dan penanggulangan sampah. Sekolah menjadi salah satu tempat strategis untuk menanamkan kebiasaan peduli lingkungan sejak dini agar dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.

“Permasalahan sampah merupakan momok penting yang masih telaten menjadi permasalahan umum masyarakat hingga sekarang. Permasalahan ini muncul seiring dengan kurangnya pemahaman masyarakat mengenai pemilahan sampah dan penanggulangannya,” ujar Anisa, Senin (12/10/2026).

Untuk meningkatkan ketertarikan siswa, tim menyelenggarakan edukasi secara interaktif melalui pemaparan materi menggunakan presentasi power point (PPT) dengan konten menarik. Kegiatan dilengkapi dengan pretest dan posttest untuk mengetahui pemahaman siswa, serta kuis berhadiah yang disambut antusias oleh para peserta.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik melukis tempat sampah organik dan anorganik menggunakan galon bekas. Aktivitas kreatif ini bertujuan mendorong siswa menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah di lingkungan sekolah.

Peningkatan pemahaman siswa terlihat dari antusiasme mereka dalam menjelaskan perbedaan sampah organik dan anorganik beserta contohnya. Melalui pemaparan materi dan kuis, siswa juga memperoleh kesempatan untuk memperkuat pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sesuai jenisnya.

UMS berharap, edukasi pemilahan sampah dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan peduli lingkungan di kalangan siswa MI Muhammadiyah Gedongan. Penanaman kesadaran sejak dini diharapkan turut mendukung terwujudnya sekolah Adiwiyata yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Indospektrum

Recent Posts

Prodi Fisioterapi UMS Gelar Kuliah Umum Internasional, Bahas Pemanfaatan USG untuk Cedera Olahraga

SOLO - Memantau pemulihan cedera olahraga tidak cukup hanya dengan melihat kemampuan seseorang kembali bergerak.…

10 menit ago

Cegah Penularan TBC, Pemprov Jateng Integrasikan Program Speling dan Cek Kesehatan Gratis di Jepara

JEPARA – Warga Desa Sukodono, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara antusias melakukan pemeriksaan kesehatan gratis pada…

7 jam ago

Tim VELOCE CUBE UMS Sabet Juara 1 AI&ME Festival 2026 Lewat Riset Distraksi Ponsel saat Berkendara

SOLO - Mengetahui larangan dalam penggunaan ponsel saat berkendara ternyata tidak selalu membuat seseorang meninggalkan…

7 jam ago

Dampingi Menko Pangan dan Mendag, Gubernur Ahmad Luthfi Tinjau Operasional Koperasi Merah Putih di Sukoharjo

SUKOHARJO — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi kunjungan kerja Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan…

8 jam ago

Telkom Targetkan Penataan 50 Entitas Anak Usaha Rampung pada 2026

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining)…

8 jam ago

Indonesia Ditarget Masuk Sepuluh Besar Asian Para Games di Nagoya

SURAKARTA — Sebanyak 219 atlet, pelatih, dan ofisial akan berjuang untuk meraih prestasi tertinggi pada…

22 jam ago

This website uses cookies.