Categories: IndeksOlahraga

UMS Gelar Bahagia Cup 2, Pererat Silaturahmi Dosen dan Tenaga Kependidikan

Wakil Rektor 1 UMS, Ihwan Susila menyerahkan penghargaan kepada juara pertama, Tim Jenderal Sudirman. Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar turnamen sepak bola internal Bahagia Cup 2 Tahun 2026. Turnamen yang mempertemukan dosen dan tenaga kependidikan (tendik), digelar di Lapangan Psikologi UMS pada 3–4 Juli 2026.

Kegiatan berlangsung meriah dengan mengusung semangat kebersamaan, sportivitas, dan kebahagiaan. Kegiatan sebagai komitmen UMS dalam membangun budaya kerja yang sehat, harmonis, dan kolaboratif.

Turnamen yang diinisiasi Tim DOSKAR UMS FC, diikuti oleh lima tim, yakni Tim Mas Mansur, Tim AR Fakhrudin, Tim Jenderal Sudirman, Tim Buya Hamka, dan Tim KH Ahmad Dahlan. Masing-masing tim diperkuat tujuh pemain yang berasal dari berbagai unsur di lingkungan UMS, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga petugas keamanan, sehingga mencerminkan kolaborasi lintas unit.

Penutupan turnamen sekaligus penyerahan piala dilakukan oleh Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., yang mengapresiasi terselenggaranya kegiatan sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat dan menyenangkan di lingkungan universitas.

“Bahagia Cup bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi menjadi media untuk memperkuat persaudaraan dan kolaborasi antardosen maupun tenaga kependidikan,” ungkap Ihwan, Sabtu (4/7/2026).

Ia menilai nilai utama dari turnamen ini bukanlah kemenangan, melainkan terciptanya kerja sama tim yang baik, sportivitas, serta semangat kebersamaan yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja.

Ihwan juga menjelaskan bahwa semangat utama penyelenggaraan Bahagia Cup adalah menjaga kesehatan, kebugaran, dan kebahagiaan sivitas akademika UMS. Melalui aktivitas olahraga, para dosen dan tenaga kependidikan diharapkan memiliki kondisi fisik yang prima sehingga mampu mendukung produktivitas dan kinerja di tempat kerja.

Keunikan turnamen ini juga terlihat dari komposisi pemain yang tidak disusun berdasarkan unit kerja. Setiap tim dibentuk secara acak sehingga mempertemukan dosen, tenaga kependidikan, dan petugas keamanan dalam satu kesebelasan. Konsep tersebut dinilai efektif membangun komunikasi, kerja sama, dan rasa saling mengenal antarpersonel dari berbagai unit di lingkungan UMS.

Ihwan menegaskan bahwa UMS akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan olahraga internal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan civitas academica.

“Selain sepak bola, UMS juga memfasilitasi berbagai cabang olahraga lain seperti bulu tangkis dan tenis sebagai wadah untuk menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan,” ucapnya.

Selama dua hari pertandingan, seluruh peserta menampilkan permainan yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Atmosfer pertandingan berlangsung penuh keakraban karena setiap tim saling memberikan dukungan dan semangat, sejalan dengan tujuan utama turnamen sebagai sarana mempererat silaturahmi keluarga besar UMS.

Berdasarkan hasil akhir kompetisi, Tim Jenderal Sudirman berhasil keluar sebagai juara pertama setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang turnamen. Posisi kedua diraih Tim AR Fakhrudin, disusul Tim Buya Hamka di peringkat ketiga. Sementara itu, Tim KH Ahmad Dahlan menempati posisi keempat dan Tim Mas Mansur berada di posisi kelima.

Selain penghargaan untuk tim terbaik, panitia juga memberikan apresiasi kepada pemain berprestasi. Gelar pencetak gol terbanyak (top scorer) diraih Dayang dari Tim Jenderal Sudirman, sedangkan penghargaan kiper terbaik diberikan kepada Alfiandy, yang juga berasal dari Tim Jenderal Sudirman.

Melalui Bahagia Cup 2 Tahun 2026, UMS kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan penuh semangat kolaborasi. Dengan mengedepankan nilai sportivitas, silaturahmi, dan kebahagiaan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin yang semakin memperkuat soliditas keluarga besar UMS.

Indospektrum

Recent Posts

Warga Kerten Solo Digegerkan Penemuan Jenazah Bayi di Selokan

SOLO - Warga di Jalan Pisang 2, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Kota Solo gempar Sabtu…

2 jam ago

Warga Banyumas Antusias Manfaatkan Program Dokter Spesialis Keliling di Cilongok

BANYUMAS – Program Dokter Spesialis Keliling (Speling) Provinsi Jawa Tengah, yang digelar di Klinik NU…

3 jam ago

UMS Gelar Alumni Entrepreneur Summit 2026, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan dan UMKM

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Alumni Entrepreneur Summit 2026 pada Sabtu (4/7/2026).…

3 jam ago

Transformasi RS Daerah di Jateng: Fokus pada Peran, Bukan Lagi Sekadar Status

SOLO — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan arah baru pengembangan rumah sakit (RS) daerah…

4 jam ago

UMS Gelar Cultural Immersion 2026, Ajak 110 Mahasiswa Internasional Kenali Budaya Indonesia

SOLO - Direktorat Reputasi, Kemitraan, dan Urusan Internasional (DRKUI)Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Cultural…

4 jam ago

Gus Yasin Harapkan Doa Ulama dan Ahli Toriqoh untuk Kelancaran Pemerintahan

CILACAP - Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen berharap doa para ahli toriqoh (tarekat)…

4 jam ago

This website uses cookies.