Categories: Gaya HidupIndeks

UMS Gelar Seminar Farmasi 2026, Hadirkan dr. Gia Pratama untuk Edukasi Jantung dan Stroke

Pemaparan materi dari dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Gia Pratama Putra. Foto: Ist.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Seminar Nasional Gebyar Mahasiswa Farmasi 2026 bertema Empowering Health: From Pharmaceutical Innovation to Public Awareness, Selasa (14/7/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Seminar Lantai 8 Gedung Ahmad Syafii Maarif Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMS.

Salah satu sesi seminar menghadirkan dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Gia Pratama Putra, dengan moderator apt. Ahmad Farras Musayyaf, S.Farm. Pada kesempatan tersebut, dokter Gia mengajak ratusan mahasiswa farmasi dari berbagai daerah untuk meningkatkan kesadaran terhadap penyakit jantung dan stroke yang masih menjadi penyebab kematian tertinggi di Indonesia.

Menurutnya, persepsi masyarakat mengenai penyebab kematian masih banyak dipengaruhi oleh informasi yang viral di media sosial maupun media massa, seperti pembunuhan, kecelakaan, atau bunuh diri. Padahal, berdasarkan fakta kesehatan, penyebab kematian terbesar di Indonesia justru berasal dari penyakit tidak menular.

“Yang menjadi penyebab kematian nomor satu dan nomor dua di Indonesia sampai saat ini adalah serangan jantung dan stroke,” ujar dokter Gia.

Melalui berbagai aktivitas edukasi, baik melalui buku maupun media sosial, Gia mengaku memiliki visi untuk mencegah satu juta masyarakat Indonesia mengalami serangan jantung dan stroke. Ia berharap mahasiswa kesehatan dapat menjadi agen edukasi yang mampu menyebarkan informasi kesehatan berbasis bukti kepada masyarakat.

Dalam pemaparannya, Gia menjelaskan bahwa serangan jantung umumnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Penyumbatan pembuluh darah koroner berlangsung secara bertahap akibat kerusakan pada lapisan pembuluh darah (endotel), sehingga prosesnya memerlukan waktu yang cukup lama.

Ia juga meluruskan anggapan yang masih banyak berkembang di masyarakat bahwa berbagai keluhan kesehatan selalu dikaitkan dengan “masuk angin”. Menurutnya, kebiasaan tersebut dapat membuat masyarakat terlambat memperoleh penanganan medis terhadap penyakit yang sebenarnya lebih serius.

“Jangan semua keluhan dianggap masuk angin. Bisa saja penyebabnya infeksi, penyakit lain, atau bahkan serangan jantung. Karena itu penting untuk mengenali gejalanya,” jelasnya.

Ia mengingatkan dua tanda utama serangan jantung yang wajib dikenali masyarakat, yaitu nyeri dada yang menjalar ke lengan kiri, leher, atau punggung atas, serta munculnya keringat dingin berlebihan.

“Kalau dua gejala itu muncul bersamaan, jangan ragu untuk segera menuju instalasi gawat darurat. Keraguan adalah musuh keselamatan pasien,” tegasnya.

Selain itu, ia menjelaskan sejumlah faktor yang kerap menjadi pencetus serangan jantung, seperti kelelahan akibat bekerja berlebihan, stres berkepanjangan, konsumsi makanan berlebihan, hingga gaya hidup yang tidak sehat.

Pada sesi berikutnya, Gia memperlihatkan proses penanganan pasien serangan jantung di rumah sakit. Ia menjelaskan bahwa dokter akan memastikan diagnosis melalui pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) dan enzim jantung sebelum menentukan tindakan lanjutan, termasuk pemasangan ring jantung apabila ditemukan sumbatan pada arteri koroner.

Indospektrum

Recent Posts

Dosen PAI UMS Raih Penghargaan Top Lecturer in International PAI Publication di AICIRE 2026

SOLO - Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah…

2 jam ago

Hadir Format Baru 1 Hari 4 Panggung, Projek-D Vol.5 Siap Digelar September 2026 di De Tjolomadoe

SOLO - Festival musik Projek-D Vol.5 akan kembali hadir pada 5 September 2026 di De…

17 jam ago

Flow Before Flight: Sensasi Relaksasi Yoga dengan Latar Pemandangan Pesawat di Bandara Adi Soemarmo

BOYOLALI - Bandara Adi Soemarmo sukses menggelar acara olahraga inovatif yang mengusung tema "Yin Yoga…

19 jam ago

15 Santri Jateng Tembus Beasiswa Luar Negeri, Puluhan Calon Mahasiswa S1-S3 Jalani Tes Akhir Wawancara

SEMARANG - Seleksi calon penerima beasiswa santri dan pengasuh pesantren Pemprov Jateng tahun 2026 memasuki…

2 hari ago

Momen Hari Anak Nasional, DPD PP PAUD Jateng Dorong Pendidikan Karakter dan Pengasuhan Komprehensif

SEMARANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) harus menjadi momentum bagi seluruh orang tua, pendidik,…

2 hari ago

Perkuat Sinergi Pendidikan, BIM University Sambangi SMA Santo Yoseph Denpasar

DENPASAR - BIM University kembali melaksanakan kunjungan ke sekolah menengah atas di Bali sebagai bagian…

2 hari ago

This website uses cookies.